Close Menu
  • Home
  • KEUSKUPAN
  • PUSPAS
  • DEKENAT
  • PAROKI
  • RENUNGAN
  • PENGUMUMAN
  • DOKUMEN GEREJA
Facebook X (Twitter) Instagram
Trending
  • Kecerdasan Manusiawi dan Kecerdasan Buatan menurut Ensiklik Magnifica Humanitas oleh Paus Leo XIV
  • Ribuan Umat Paroki Seon Sambut Kedatangan Sr. Maria Alfonsa SJMJ dalam Rangka Misa Syukur Kaul Kekal
  • Temu Persaudaraan se-Dekenat Malaka, Deken Malaka Ajak para Imam Teladani Hati Santo Yohanes Maria Vianney
  • Konkretisasi Pendidikan Plus dan Kurikulum Berbasis Cinta, SMAK Santa Filomena Mena Siapkan 76 Bedeng untuk Tanam Lombok
  • Pancasila sebagai Dasar Etika Cinta bagi Kurikulum Berbasis Cinta
  • Sosialisasi BKSN di Dekenat Mena, Peserta Diajak Mengenal Yesus sebagai Guru yang Penuh Kuasa
  • Iman Lahir dari Pendengaran, Tatapan Ekaristis Meneguhkannya
  • Tutup Jumpa Orang Muda se-Nusra, Ketua Komkep KWI Ajak OMK Jangan Kehilangan Arah
Facebook Instagram
  • Home
  • KEUSKUPAN
  • PUSPAS
  • DEKENAT
  • PAROKI
  • RENUNGAN
  • PENGUMUMAN
  • DOKUMEN GEREJA
Login
Keuskupanatambua.orgKeuskupanatambua.org
Home»Berita Keuskupan Atambua»Paus Fransiskus Pada Doa Ratu Surga: Berani dan Nyatakanlah Sukacita Paskah!
Berita Keuskupan Atambua

Paus Fransiskus Pada Doa Ratu Surga: Berani dan Nyatakanlah Sukacita Paskah!

Komsos Keuskupan AtambuaBy Komsos Keuskupan AtambuaApril 19, 2022No Comments7 Views
Facebook WhatsApp Twitter Telegram Pinterest LinkedIn Reddit Email
Share
Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email
Berkat Paskah, Paus Fransiskus (sumber: kompas.com)

keuskupanatambua.org,  – Pada hari Senin dalam Oktaf Paskah, Paus Fransiskus mendorong kita untuk mencamkan kata-kata Tuhan Yang Bangkit yang menenangkan, “Jangan takut”, dan untuk berbagi sukacita Paskah sebagai saksi kebenaran yang membebaskan kita.

Paus Fransiskus berbicara kepada para peziarah yang berkumpul di Lapangan Santo Petrus pada pagi musim semi yang cerah sehari setelah Paskah menjelang pendarasan Doa Ratu Surga.

Paus merenungkan pembacaan Injil hari ini (Mat. 28:8-15), yang menceritakan ketika Yesus yang bangkit menampakkan diri kepada para wanita yang pergi ke makam-Nya, mengatakan dua hal kepada mereka yang juga dapat kita ingat.

Jangan takut
Paus menjelaskan bahwa Tuhan Yang bangkit pertama-tama meyakinkan para wanita dengan mengatakan “Jangan takut.” Kata-kata yang menghibur itu, kata Paus, mengenali bagaimana ketakutan dapat melumpuhkan kita semua – baik kematian, penyakit, atau kesengsaraan hidup. Dan siapakah yang lebih baik daripada Yesus, yang dapat menaklukkan kematian yang dapat memberitahu kita dengan meyakinkan untuk tidak takut?, kata Paus, dengan mengatakan Tuhan “mengundang kita untuk keluar dari kubur ketakutan kita,” mengetahui sepenuhnya bagaimana ketakutan akan kematian selalu mengintai di pintu hati, tetapi juga memberi tahu kami bahwa Dia mengalami dan mengatasi kematian dan menyertai kita selamanya.

Pergi dan beri tahu orang lain
Yesus kemudian memberi tahu para wanita di kubur itu untuk “Pergi dan katakanlah kepada saudara-saudara-Ku, supaya mereka pergi ke Galilea, dan di sanalah mereka akan melihat Aku.”

Paus Fransiskus berkata bahwa kita juga diundang untuk “pergi dan memberi tahu” Kabar Baik ini kepada orang lain – untuk melepaskan rasa takut yang dapat mengelilingi kita – dan pergi memberi tahu orang lain tentang sukacita yang luar biasa dari kebangkitan Tuhan dan harapan bagi kita semua.

Paus mengamati bahwa kita mungkin berpikir bahwa ini memerlukan keterampilan atau kemampuan khusus, tetapi sama seperti para wanita dalam kisah Injil, kita harus mendengar undangan Tuhan, melepaskan keraguan, dan maju serta mewartakan sukacita yang tidak dapat disimpan sendiri dan justru berlipat ganda saat membagikannya.

“Jika kita membuka diri dan membawa Injil, hati kita akan terbuka dan mengatasi rasa takut.”

 

Paus Fransiskus Paskah 2022 (sumber: kompas.com)

Kontra pewartaan yang menantang
Paus memperingatkan bahwa kepalsuan dapat ditemui dan menghadirkan hambatan untuk mewartakan dan membagikan Injil. Bapa suci mengingat bagaimana para prajurit dalam catatan Injil menerima uang untuk bersaksi palsu bahwa Tuhan tidak bangkit, tetapi bahwa tubuh-Nya dicuri dari kubur, membuat semacam “pemberitaan tandingan.”

Penyembunyian atau penentangan terhadap kebenaran ini menghadirkan tantangan yang juga dapat kita hadapi dan itu mengarah kembali ke kubur, sedangkan Yesus ingin kita keluar dari kubur kepalsuan kita. Terkadang pula pada hari ini kita mungkin tersandung oleh kebohongan yang terungkap tentang orang atau masyarakat, Paus Fransiskus mengamati, tetapi ia mengatakan bahwa kita harus melihat ke dalam diri kita juga dan menyebutkan kebohongan kita sendiri yang kita simpan dan membiarkan terang Yesus yang Bangkit untuk menghilangkan kegelapan ini di dalam hati kita.

Tuhan ingin kita menjadi “saksi yang transparan dan bercahaya untuk sukacita Injil”, dan “kebenaran yang akan memerdekakan kamu.”

Paus Fransiskus mengakhiri renungannya dengan meminta agar Bunda Yang Terberkati “membantu kita mengatasi ketakutan kita dan memberi kita semangat untuk menyampaikan kebenaran.” ***

Penulis  : Rm. Jefry Ndun, Pr (dari berbagai sumber)

Editor   : Yosef M.L. Hello

Share. Facebook WhatsApp Twitter Telegram Pinterest LinkedIn Tumblr Email

BERITA TERKAIT

Sosialisasi BKSN di Dekenat Mena, Peserta Diajak Mengenal Yesus sebagai Guru yang Penuh Kuasa

July 25, 2026

Tutup Jumpa Orang Muda se-Nusra, Ketua Komkep KWI Ajak OMK Jangan Kehilangan Arah

July 5, 2026

Dari Ritapiret, Gubernur NTT Ajak OMK Menjadi Generasi Literat, Produktif, dan Kolaboratif

July 5, 2026

Ketika Seks Direduksi Jadi Komoditas, OMK Diajak Mengembalikan Tubuh pada Martabatnya

July 4, 2026

Di Aula Ritapiret, Rm. Patris Allegro Ajak OMK Berakar dalam Iman dan Berdampak di Dunia Digital

July 4, 2026

Peserta NYD III Berziarah di Maumere, Uskup Ajak OMK Berjalan Bersama

July 4, 2026

Comments are closed.

BERITA TERBARU

Kecerdasan Manusiawi dan Kecerdasan Buatan menurut Ensiklik Magnifica Humanitas oleh Paus Leo XIV

August 25, 2026

Ribuan Umat Paroki Seon Sambut Kedatangan Sr. Maria Alfonsa SJMJ dalam Rangka Misa Syukur Kaul Kekal

August 8, 2026

Temu Persaudaraan se-Dekenat Malaka, Deken Malaka Ajak para Imam Teladani Hati Santo Yohanes Maria Vianney

August 5, 2026

Konkretisasi Pendidikan Plus dan Kurikulum Berbasis Cinta, SMAK Santa Filomena Mena Siapkan 76 Bedeng untuk Tanam Lombok

August 4, 2026

Pancasila sebagai Dasar Etika Cinta bagi Kurikulum Berbasis Cinta

August 1, 2026

Sosialisasi BKSN di Dekenat Mena, Peserta Diajak Mengenal Yesus sebagai Guru yang Penuh Kuasa

July 25, 2026
KALENDER LITURGI

Tentang Kami
Tentang Kami

Keuskupanatambua.org merupakan website resmi Keuskupan Atambua yang menyajikan update informasi seputar Keuskupan Atambua dan paroki-paroki di wilayah keuskupan tersebut.

Alamat

Alamat:
Jl. Nela Raya No. 17, Lalian Tolu, Atambua 85702, Timor – Nusa Tenggara Timur.

Media Sosial
  • Facebook
  • Instagram
  • YouTube
  • TikTok
© 2026 Keuskupanatambua.org. Designed by Tim Keuskupan Atambua.

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.

Sign In or Register

Welcome Back!

Login to your account below.

Lost password?