Close Menu
  • Home
  • KEUSKUPAN
  • PUSPAS
  • DEKENAT
  • PAROKI
  • RENUNGAN
  • PENGUMUMAN
  • DOKUMEN GEREJA
Facebook X (Twitter) Instagram
Trending
  • Kecerdasan Manusiawi dan Kecerdasan Buatan menurut Ensiklik Magnifica Humanitas oleh Paus Leo XIV
  • Ribuan Umat Paroki Seon Sambut Kedatangan Sr. Maria Alfonsa SJMJ dalam Rangka Misa Syukur Kaul Kekal
  • Temu Persaudaraan se-Dekenat Malaka, Deken Malaka Ajak para Imam Teladani Hati Santo Yohanes Maria Vianney
  • Konkretisasi Pendidikan Plus dan Kurikulum Berbasis Cinta, SMAK Santa Filomena Mena Siapkan 76 Bedeng untuk Tanam Lombok
  • Pancasila sebagai Dasar Etika Cinta bagi Kurikulum Berbasis Cinta
  • Sosialisasi BKSN di Dekenat Mena, Peserta Diajak Mengenal Yesus sebagai Guru yang Penuh Kuasa
  • Iman Lahir dari Pendengaran, Tatapan Ekaristis Meneguhkannya
  • Tutup Jumpa Orang Muda se-Nusra, Ketua Komkep KWI Ajak OMK Jangan Kehilangan Arah
Facebook Instagram
  • Home
  • KEUSKUPAN
  • PUSPAS
  • DEKENAT
  • PAROKI
  • RENUNGAN
  • PENGUMUMAN
  • DOKUMEN GEREJA
Login
Keuskupanatambua.orgKeuskupanatambua.org
Home»Berita Keuskupan Atambua»Pendamping Keluarga Mesti Menjadi Pendengar dan Pelayan Yang Baik dan Setia
Berita Keuskupan Atambua

Pendamping Keluarga Mesti Menjadi Pendengar dan Pelayan Yang Baik dan Setia

Komsos Keuskupan AtambuaBy Komsos Keuskupan AtambuaJune 9, 2023No Comments36 Views
Facebook WhatsApp Twitter Telegram Pinterest LinkedIn Reddit Email
Share
Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email

 

keuskupanatambua.org – Hal tersebut dikatakan  Sekretaris Eksekutif Komisi Keluarga KWI, pada misa pengukuhan dan perutusan para Pendamping Keluarga se- Keuskupan Atambua di Emaus (Jumat, 9/6-2023).

Rm. Aristanto Hari Setiawan MSF dalam arahannya dihadapan 105 peserta lokakarya itu mengatakan, “seorang pendamping keluarga harus memiliki kebebasan untuk menjadi pendengar yang baik dan pelayan yang setia. Sebab hanya dengan sikap itu bapak dan ibu bisa menjadi pendamping keluarga”, tandasnya.

Bagi Romo Aristanto, seksi keluarga hendaknya menjadi pendamping keluarga, baik di dalam keluarga sendiri, di Komunitas umat basis, lingkungan, paroki, dekenat maupun di tingkat keuskupan.

“Pendamping keluarga itu berlaku seumur hidup walaupun akan ada pergantian Dewan Pastoral Paroki, atau Dewan Pastoral Dekenat setiap tiga tahun”.

Menurut Imam dari Kongregasi Keluarga Kudus itu, panggilan untuk menjadi pelayan dan pendamping keluarga hendaknya ditanggapi oleh para seksi keluarga dengan baik. Sebab dengan itu, bapak-ibu telah menjadi perpanjangan tangan Tuhan untuk menyelamatkan keluarga-keluarga.

Dalam pesannya pada misa Pengukuhan Tim Kerja Komisi Keluarga Keuskupan Atambua itu, Sekretaris Eksekutif Komisi Keluarga Konferensi Waligereja Indonesia (KWI) menekankan tiga hal berikut:

Pertama, Mencintai dan melayani mereka yang kita layani. Kita bukan pencipta mujizat dan solusi dari setiap masalah.

Kedua,  Menjadi pelayan itu seumur hidup walau jadi tugas sebagai pendamping bisa berakhir 3 atau 6 tahun;

Ketiga, Menjadi pendamping itu akan menghadapi tantangan yang banyak. Kita dikira mengurus keluarga orang lain, dijengkeli orang, difitnah dan diabaikan.

Dalam hal ini, Rm. Aristanto memberi contoh: “Misalnya Pastor Paroki butuh kita baru dia datangi kita. Kita harus belajar dari Tuhan Yesus. Tuhan Yesus saja menderita apalagi kita murid-murid-Nya. Maka kita harus ambil bagian dalam memikul salib Yesus melalui tugas pelayanan kita”.

Sementara itu, Ketua Komisi Keluarga Keuskupan Atambua dalam arahan awal kegiatan memohon agar para seksi Keluarga Paroki tetap menjadi pendamping-pendamping keluarga yang setia agar semakin tercipta keluarga-keluarga Katolik yang unggul, cerdas dan sejahtera di Keuskupan Atambua.

Sr. Fridolin Teme, SSpS mengajak Seksi Keluarga Paroki dan Penghubung Keluarga Dekenat untuk bekerja keras mendampingi keluarga-keluarga agar mereka juga mengalami kemandirian dan kesejahteraan  sesuai dengan visi dan misi komisi Keluarga Keuskupan Atambua.

Lokakarya Pengukuhan Tim Kerja Komisi Keluarga Keuskupan Atambua bagi pasutri penghubung dekenat dan seksi keluarga paroki se- Keuskupan Atambua dan Perjalanan Katekumenat Menuju Perkawinan dilaksanakan di Emaus, selama dua hari, Kamis dan Jumat, 8-9 Juni 2023 dengan narasumber utama, Rm. Aristanto Hari Setiawan, MSF.

Lokakarya ini  diikuti oleh 105 orang peserta dari keempat dekenat yakni Dekenat Belu, Dekenat Malaka, Dekenat Kefamenanu dan Dekenat Mena. ***

Peliput : Sr. Fridolin Teme, SSpS

Editor: Yosef M.L. Hello

 

Share. Facebook WhatsApp Twitter Telegram Pinterest LinkedIn Tumblr Email

BERITA TERKAIT

Sosialisasi BKSN di Dekenat Mena, Peserta Diajak Mengenal Yesus sebagai Guru yang Penuh Kuasa

July 25, 2026

Tutup Jumpa Orang Muda se-Nusra, Ketua Komkep KWI Ajak OMK Jangan Kehilangan Arah

July 5, 2026

Dari Ritapiret, Gubernur NTT Ajak OMK Menjadi Generasi Literat, Produktif, dan Kolaboratif

July 5, 2026

Ketika Seks Direduksi Jadi Komoditas, OMK Diajak Mengembalikan Tubuh pada Martabatnya

July 4, 2026

Di Aula Ritapiret, Rm. Patris Allegro Ajak OMK Berakar dalam Iman dan Berdampak di Dunia Digital

July 4, 2026

Peserta NYD III Berziarah di Maumere, Uskup Ajak OMK Berjalan Bersama

July 4, 2026

Comments are closed.

BERITA TERBARU

Kecerdasan Manusiawi dan Kecerdasan Buatan menurut Ensiklik Magnifica Humanitas oleh Paus Leo XIV

August 25, 2026

Ribuan Umat Paroki Seon Sambut Kedatangan Sr. Maria Alfonsa SJMJ dalam Rangka Misa Syukur Kaul Kekal

August 8, 2026

Temu Persaudaraan se-Dekenat Malaka, Deken Malaka Ajak para Imam Teladani Hati Santo Yohanes Maria Vianney

August 5, 2026

Konkretisasi Pendidikan Plus dan Kurikulum Berbasis Cinta, SMAK Santa Filomena Mena Siapkan 76 Bedeng untuk Tanam Lombok

August 4, 2026

Pancasila sebagai Dasar Etika Cinta bagi Kurikulum Berbasis Cinta

August 1, 2026

Sosialisasi BKSN di Dekenat Mena, Peserta Diajak Mengenal Yesus sebagai Guru yang Penuh Kuasa

July 25, 2026
KALENDER LITURGI

Tentang Kami
Tentang Kami

Keuskupanatambua.org merupakan website resmi Keuskupan Atambua yang menyajikan update informasi seputar Keuskupan Atambua dan paroki-paroki di wilayah keuskupan tersebut.

Alamat

Alamat:
Jl. Nela Raya No. 17, Lalian Tolu, Atambua 85702, Timor – Nusa Tenggara Timur.

Media Sosial
  • Facebook
  • Instagram
  • YouTube
  • TikTok
© 2026 Keuskupanatambua.org. Designed by Tim Keuskupan Atambua.

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.

Sign In or Register

Welcome Back!

Login to your account below.

Lost password?