Keuskupanatambua.org- Fakultas Teologi Universitas Sanata Dharma Yogyakarta menggandeng Keuskupan-keuskupan dan Lembaga Tinggi Pastoral melakukan penelitian terhadap praktek keimanan dalam masa pandemi covid-19 melalui Misa Online atau Live Streaming. Keuskupan Atambua pun diikutsertakan pada penelitian ini dalam hal ini Pusat Pastoral dan Sekolah Tinggi Pastoral Santo Petrus Keuskupan Atambua di Kefamenanu.

Pastor Dr. Francis Purwanto SCJ selaku Ketua Program Penelitian ini kepada Pusat Pastoral Keuskupan Atambua yang diwakili oleh sekretaris Umum Puspas, Bapak Yosef Hello, mengatakan “Sejak pertengahan Maret hingga Juni 2020, kita semua mengalami situasi khusus yang diakibatkan oleh pandemi Covid 19. Keuskupan-keuskupan mengambil keputusan untuk mengadakan Misa Online dan meniadakan Misa bersama umat di Gereja atau pun Lingkungan-lingkungan”. Karena itu, lanjut beliau,”kita perlu melakukan suatu penelitian untuk mengetahui sejauhmana adanya perubahan-perubahan yang terjadi dalam kehidupan umat kristiani sebagai akibat dari krisis kehidupan yang ditimbulkan karena pandemi Covid-19 ini. Untuk itu kami mau mengajak Keuskupan Atambua untuk terlibat dalam penelitian ini. Apakah bapak berminat?”

Sebagai Sekretaris Umum Puspas, bapak Yosef Hello langsung menjawab “Ya, kami dari Pusat Pastoral keuskupan Atambua berminat untuk terlibat dalam proyek penelitian tersebut”. Selanjutnya, Romo yang pernah terlibat dalam penelitian di Keuskupan Atambua tahun 2013 ini, mengatakan, “Oke. Keuskupan Atambua akan kami tambahkan!” Langkah selanjutnya adalah menginformasikan dan meminta izin kepada Vikjend atau Uskup, dan menyebarluaskan link survey yang disampaikan secara online pada alamat: https://bit.ly/5pilargereja. Maka Sekum Puspas pun menginformasikan dan meminta izin kepada Vikjend sebagai PLH Puspas Keuskupan Atambua. Pater Vincentius Wun SVD pun mengiyakan agar Puspas Keuskupan Atambua dilibatkan. Maka sejak tanggal 14 Juni 2020 Penelitian itu dilaksanakan dan hingga berita ini diturunkan, penelitian tersebut sedang berlangsung.

Update data peserta penelitian dari Keuskupan Atambua per-21 Juni 2020 sebanyak 98 orang mengisi survey tersebut dengan total responden seluruh Indonesia 10274. Masih diharapkan umat mengisi survey ini. *** (Jose)

Diedit oleh Yosef Hello

SHARE