Dari ki-ka: Kepala Kemenag Belu; Ketua Yayasan; Rm. Naris; Vikjen; Ibu Vivi dan Bupati Belu (Foto: Doc. Kemenag Belu)

KEUSKUPANATAMBUA.ORG – Bertempat di Gereja Paroki Santo Mikael Webora – Kecamatan Raimanuk, Kabupaten Belu, Rabu, 15/7-2020, berlangsung Misa Syukur berdirinya Sekolah Menengah Agama Katolik (SMAK) Santo Agustinus Raimanuk di pimpin oleh Vikjen Keuskupan Atambua, P. Vincentius Wun SVD atas nama Bapak Uskup Atambua; dan pelantikan serta pengambilan sumpah Rm. Apolinaris Bouk, Pr sebagai Kepala Sekolah oleh Ketua Yayasan Budi Mulia Jaya Abadi.
Dalam kotbahnya yang bertajuk “Berilmu Untuk Menjadi Rendah Hati”, Pastor Vincent Wun SVD berharap sekolah ini dapat menghasilkan putera-puteri Gereja dan bangsa yang bukan hanya cerdas, tetapi bermoral dan mandiri menggunakan ilmunya demi kehidupan yang lebih baik.
“Semoga SMAK Santo Agustinus ini dapat menghasilkan putera-puteri yang cerdas dan bermoral, mandiri sebagai orang Katolik dalam menggunakan ilmunya demi suatu kehidupan yang lebih baik”, tandasnya.
Lebih lanjut, mantan Provinsial SVD Timor itu mengajak segenap insan pendidikan yang ada di SMAK Santo Agustinus Raimanuk, dalam hal ini pengelola sekolah untuk memperhatikan dan menjaga kepercayaan yang telah diberikan Tuhan kepada mereka melalui Direktorat Jenderal Bimbingan Masyarakat Katolik Kementerian Agama RI supaya menghasilkan output sekolah yang trampil dalam iman, ekonomi dan moral. Bertepatan dengan peristiwa pelantikan Kepala Sekolah ini, Pastor kelahiran Niki-niki, Timor Tengah Selatan itu mengatakan, “Hari ini kita juga merayakan pesta Santo Bonaventura, seorang imam dan Pujangga Gereja. Seorang terdidik yang rendah hati. Semoga kita yang hadir mengikuti perayaan ini dapat menjadi Bonaventura yang artinya bernasib baik”.
Hadir dalam Misa Syukur ini, Bupati Belu, Wilibrodus Lay, SH bersama ibu; Kepala Kantor Kemnterian Agama Kabupaten Belu, Drs. Openg Rafael bersama jajarannya, Ketua Yayasan Budi Mulia jaya Abadi bersama pengurus lainnya, Siswa-siswi SMAK Santo Agustinus Raimanuk dan para orang tua siswa.
Rm. Apolinaris Bouk, Pr S. Fil dalam sambutannya usai pelantikan mengatakan bahwa dengan pelantikan hari ini ia secara sah dapat melaksanakan tugas sebagai kepala sekolah, juga karena restu dari Yang Mulia Bapak Uskup Atambua. Pastor Paroki Santo Mikael Webora ini juga menghaturkan terima kasih atas peristiwa pelantikan hari ini oleh ketua yayasan dan dengan kehadiran semua pihak pada hari ini membuktikan bahwa kami mendapat dukungan untuk pelaksanaan tugas pelayanan ini.

Misa pelantikan Kepala SMAK Raimanuk (foto:doc. kemenag Belu)

Dukungan berbagai Pihak
Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Belu, Drs. Openg Rafael, selaku pendiri SMAK Santo Agustinus dalam sambutannya menguraikan secara panjang lebar sejarah dan proses awal berdirinya SMAK Santo Agustinus Raimanuk. Mantan Kepala Kemenag Kabupaten Nagekeo ini, tiada henti-hentinya bersyukur karena proses yang panjang yang melibatkan berbagai pihak akhirnya boleh membuahkan hasil. Dengan berdirinya SMAK di Raimanuk ini, seorang Dirjen BIMAS Katolik Kementerian Agama RI langsung datang dan berkunjung ke Raimanuk.
“Berdirinya SMAK Santo Agustinus Raimanuk mendatangkan kunjungan langsung dari seorang Dirjen BIMAS Katolik RI yang untuk pertama kalinya bisa menginjakkan kaki di bumi Raimanuk. Saya sangka ini adalah sesuatu yang tidak biasa atau peristiwa langkah. Karena ini menjadi sejarah”, katanya. Pada akhir sambutannya, beliau menyerahkan bola voley dan net kepada Kepala Sekolah sebagai oleh-oleh. Beliau juga dengan terus terang meminta kepada Bupati Belu untuk membantu sekolah ini dalam penataan ruangan karena masih banyak kekurangan.
Sementara itu, Bupati Belu, Wilibrodus Lay, SH dalam sambutannya mengapresiasi berdirinya sekolah ini dengan harapan agar para lulusannya bukan hanya menjadi ahli agama dalam teori, tetapi terutama dalam praktek keagamaan yang baik pula. Bapak Bupati juga berjanji bahwa pemerintah daerah kabupaten Belu akan terus membantu supaya sekolah ini bisa lebih maju ke depannya. Usai menyampaikan sambutan, Wily Lay bersama rombongan melakukan kunjungan langsung untuk menyaksikan dari dekat keadaan ruang sekolah SMAK Santo Agustinus Raimanuk yang untuk sementara waktu menggunakan sebagian ruang dari SMPN Raimanuk. Perayaan misa syukur dan pelantikan kepala SMAK Raimanuk ini masih dalam situasi pandemi covid-19. Karena itu semua umat yang hadir mengikuti misa ini juga mematuhi protokol covid yakni memakai masker, mencuci tangan dan menjaga jarak.*** (YH)

Cuci Tangan sebelum ikut misa (foto:doc.Kemenag Belu)

Diedit oleh Yosef Hello

SHARE