
Atambua, KeuskupanAtambua.org– Uskup Keuskupan Atambua, Mgr. Dominikus Saku, Pr pimpin Misa Krisma di Katedral Atambua, dihadiri ratusan imam dan sejumlah umat, Senin, 25 Maret 2024. Perayaan berlangsung pasca refleksi imamat bersama yang dibawakan oleh Bapak Uskup Atambua.

Pada kata pengantar dalam Perayaan Misa, Bapak Uskup mengajak para Imam untuk kembali merefleksikan karya-karya pastoral yang telah dilakukan, sembari menegaskan tentang pentingnya komitmen untuk meretas jalan, sebagaimana yang telah disiapkan oleh Tuhan demi keselamatan banyak orang.
Ajakan dan pencerahan Uskup Atambua menukik lebih dalam ketika membawakan homili. Pada mulanya, Uskup mengajak para imam untuk belajar dari Khotbah Programatis oleh Tuhan, di mana satu kalimat merangkum semua bentuk khotbah.

Bapak Uskup mengajak para imam untuk belajar melihat kegenapan keselamatan yang disampaikan oleh Yesus, yang datang untuk pemenuhan keselamatan. Sembari mengutip pernyataan terkenal Julius Caesar tentang; (Veni, Vidi, Vici – Saya datang, Saya Lihat, Saya menang), Bapak Uskup menimba dan menegaskan bahwa spirit pastoral dalam karya pastoral, sesungguhnya terletak pada komitmen dan kesetiaan selalu ada di tengah-tengah umat, melihat dan merasakan problem pastoral, dan bekerja bersama untuk keluar dari problem pastoral.
Menurut Bapak Uskup, pewartaan yang dilakukan tidak boleh diragukan penghayatannya apalagi sudah dibekali dengan berbagai ilmu pastoral selama bertahun-tahun. Supaya ilmu menjadi berguna, maka sangat diperlukan kerendahan hati dan keterbukaan diri untuk diresapi oleh Sabda Tuhan. Kesaksian hidup seperti ini menjadi penting, mengingat bahwa Kebenaran Sabda Allah pada prinsipnya, daya resapnya mengalami kendala apabila umat dan para pelayan pastoral bersikap tegar tengkuk, keras hati dan kepala.
Untuk menjadi pewarta yang baik, tegas Bapak Uskup, diperlukan kerendahan hati untuk mengerti, memaknai Sabda Allah dan membangun sikap terhadap Salib. Inilah tugas paling membahagiakan bagi para Imam, tambah Bapak Uskup. Semoga dengan taat dan memahami, warta keselamatan Injil, dapat diwartakan kepada semakin banyak umat.
Sembari mengajak para Imam untuk mendoakan umat yang mengalami berbagai kesulitan dalam hidup, Bapak Uskup menegaskan bahwa cirikhas seorang Pewarta Sabda Tuhan ialah adalah menjadi Pemersatu Umat Allah dan bukan sebaliknya.
Perayaan Ekaristi dipimpin Bapak Uskup sebagai Selebran Utama didampingi Pater Vikjen Keuskupan Atambua (Pater Vincent Wun, SVD), Pater Provinsial SVD Timor (Pater John Eduk, SVD), Deken Mena (Rm. John Seran Nahak, Pr), Deken Kefa (Rm.Kanis Oki, Pr), Deken Malaka (Pater Roni Moesaku, SVD) dan Deken Belu Utara (Rm. Agus Seran) sebagai Imam Konselebran.
Perayaan berlangsung khidmat dan meriah dalam lantunan lagu-lagu dan melodi indah dari Koor Sponsor Katedral Atambua.
Laporan : RD. Yudel Neno, Editor : Rm. Inno Nahak, Pr
