Close Menu
  • Home
  • KEUSKUPAN
  • PUSPAS
  • DEKENAT
  • PAROKI
  • RENUNGAN
  • PENGUMUMAN
  • DOKUMEN GEREJA
Facebook X (Twitter) Instagram
Trending
  • Berikanlah Sedekah dan Semuanya Menjadi Bersih
  • Menjadi Imam dari Padang Gurun dalam Kesadaran Tak Layak Membuka Tali Kasut
  • Para Agen Pastoral Paroki St. Paulus Wedomu Mengikuti Sosialisasi Migrasi Aman dan Prosedural dari Komisi KP-PMP Keuskupan Atambua
  • Paroki Katedral Atambua Menggelar Prosesi Tri Harta Iman ke-38
  • Kristus Tanda Keselamatan
  • TNI, POLRI MERAYAKAN SYUKUR HUT TNI KE 81, RD. YORIS SAMUEL GIRI TEGASKAN TANGGUNG JAWAB PRAJURIT.
  • Undangan Terbuka
  • Kebahagiaan Sejati: Lebih Dari Sekedar Hubungan Darah
Facebook Instagram
  • Home
  • KEUSKUPAN
  • PUSPAS
  • DEKENAT
  • PAROKI
  • RENUNGAN
  • PENGUMUMAN
  • DOKUMEN GEREJA
Login
Keuskupanatambua.orgKeuskupanatambua.org
Home»Berita Keuskupan Atambua»Uskup Atambua Sambangi PT Timor FAM Nusantara: “Saya Datang untuk Belajar”
Berita Keuskupan Atambua

Uskup Atambua Sambangi PT Timor FAM Nusantara: “Saya Datang untuk Belajar”

Komsos Keuskupan AtambuaBy Komsos Keuskupan AtambuaMarch 18, 2025No Comments397 Views
Facebook WhatsApp Twitter Telegram Pinterest LinkedIn Reddit Email
Share
Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email

Fatuoni, Senin, 17 Maret 2025 – KeuskupanAtambua.com – Suasana penuh semangat menyelimuti pertemuan antara Bapak Uskup Atambua, Mgr. Dominikus Saku, Pr, dengan Sancho Soares Marques, Direktur PT Timor FAM Nusantara, beserta timnya. Kunjungan ini berlangsung pada Senin, 17 Maret 2025, setelah Bapak Uskup memberikan rekoleksi kategorial hari pertama di Dekenat Mena.

PT Timor FAM Nusantara sendiri berlokasi di Maukabatan, Kecamatan Biboki Anleu, Paroki Fatuoni, Keuskupan Atambua, Kabupaten TTU, dan bergerak di bidang pertanian serta peternakan dengan pendekatan inovatif yang dikenal sebagai Metode Nusantara.

Dalam kunjungan ini, Bapak Uskup didampingi oleh Rm. Yohanes Seran Nahak, Pr (Deken Dekenat Mena), Rm. Frans Naikofi, Pr (Pastor Paroki Fatuoni), Dewan Pastoral Paroki (DPP), para Suster, Rm. Zebedeus Nahas, Pr (Kepala SMAK Santa Filomena Mena), serta Ibu Kepala SMAK Harneno. Pak Sancho dan timnya menyambut hangat kehadiran Bapak Uskup yang tertarik untuk belajar lebih dalam tentang pertanian dan peternakan berkelanjutan.

Dalam pertemuan ini, berbagai aspek penting dalam pengelolaan peternakan dan pertanian dibahas, termasuk peran gereja dalam mendukung pemberdayaan umat melalui sektor pertanian dan peternakan.

Pak Sancho menjelaskan bahwa sistem peternakan yang mereka kembangkan berfokus pada penggunaan pakan organik dengan formulasi khusus. Prinsip utama yang diterapkan adalah tidak menggunakan sisa makanan sebagai pakan, tetapi memastikan keseimbangan kandungan protein dan energi dalam formula yang telah dirancang.

“Saat ini, kami masih dalam tahap eksperimen untuk menyempurnakan komposisi pakan yang ideal. Kami juga merancang sistem kandang yang memperhatikan kesejahteraan hewan, sehingga mereka tumbuh sehat dan tidak mengalami ketidakseimbangan tubuh,” jelas Pak Sancho.

Selain peternakan, beliau juga berbagi pandangan tentang pentingnya pertanian yang mandiri dan berkelanjutan. PT Timor FAM Nusantara berupaya mengurangi ketergantungan petani pada pupuk bantuan pemerintah dengan mendorong penggunaan pupuk organik dari sumber daya alam yang tersedia.

Meskipun menghadapi berbagai tantangan dalam tahap awal pengembangan, PT Timor FAM Nusantara tetap berkomitmen menjalankan program ini. Sistem pertanian yang mereka kembangkan mencakup lahan kering seluas 23 hektare di Desa Maukabatan untuk pertanian dan peternakan, lahan basah seluas 18 hektare di Desa Oesoko, Kecamatan Insana Utara, serta 60 hektare di Desa Sekon, Kecamatan Insana, yang direncanakan untuk pengembangan ternak ruminansia seperti sapi dan kambing.

Saat ini, lahan yang sudah dikelola mencapai total 35 hektare, terdiri dari 20 hektare di Desa Maukabatan dan 15 hektare di Desa Oesoko. Pak Sancho menegaskan bahwa kesejahteraan petani adalah faktor fundamental dalam pembangunan bangsa. Menurutnya, jika petani tidak sejahtera, maka kedaulatan negara juga belum dapat dikatakan kuat.

Menanggapi berbagai inovasi yang dipaparkan, Bapak Uskup memberikan apresiasi yang tinggi terhadap upaya PT Timor FAM Nusantara. Beliau menyatakan ketertarikannya untuk memahami lebih dalam tentang formulasi pakan organik, termasuk bahan dasar pembuatan pelet serta proses pembuatannya.

Menurut Bapak Uskup, gereja tidak hanya bertanggung jawab atas pembinaan rohani umat, tetapi juga harus turut serta dalam pemberdayaan ekonomi mereka. Beliau menekankan pentingnya membangun ekosistem pertanian yang lebih luas melalui kemitraan dengan berbagai pihak.

“Ketahanan ekonomi umat sangat penting agar mereka semakin kuat dalam menghadapi tantangan hidup,” ujar Bapak Uskup. Selain itu, beliau juga menyoroti pentingnya transformasi pendidikan di sekolah-sekolah Katolik. Ia mengusulkan konsep Sekolah Plus, yaitu sistem pendidikan yang tidak hanya berfokus pada aspek akademik, tetapi juga mengembangkan kreativitas dan produktivitas siswa dalam bidang pertanian dan ekonomi.

Sebagai bagian dari program pemberdayaan, PT Timor FAM Nusantara telah mendirikan Sentra Pelatihan Tani Merdeka, yang menggunakan pendekatan Metode Nusantara dalam pengelolaan pertanian. Saat ini, mereka telah mengelola 22 hektare lahan kering, dengan 20 hektare yang sudah diolah, serta 15 hektare lahan basah untuk pertanian.

Bapak Uskup berharap, tempat seperti yang dikelola Pak Sancho dapat menjadi inspirasi bagi sekolah-sekolah Katolik dalam menciptakan kurikulum yang lebih aplikatif dan relevan.

Diskusi ini mencerminkan sinergi yang kuat antara gereja dan dunia pertanian dalam menciptakan ekosistem yang mandiri dan berkelanjutan. Dengan kolaborasi yang baik, diharapkan umat semakin diberdayakan dan pertanian yang berdaulat dapat terwujud, membawa kesejahteraan bagi banyak orang.

Oleh Yudel Neno, Pr

Share. Facebook WhatsApp Twitter Telegram Pinterest LinkedIn Tumblr Email

BERITA TERKAIT

Para Agen Pastoral Paroki St. Paulus Wedomu Mengikuti Sosialisasi Migrasi Aman dan Prosedural dari Komisi KP-PMP Keuskupan Atambua

October 12, 2026

Paroki Katedral Atambua Menggelar Prosesi Tri Harta Iman ke-38

October 12, 2026

TNI, POLRI MERAYAKAN SYUKUR HUT TNI KE 81, RD. YORIS SAMUEL GIRI TEGASKAN TANGGUNG JAWAB PRAJURIT.

October 11, 2026

RD Yoris Samuel Giri Memberi Pesan Kepada Para Pajurit TNI Katolik Untuk Manfaatkan Bulan Rosario untuk Menimba Semangat Baru Dalam Tugas dan Pengabdian

October 3, 2026

Meriahkan Bulan Kitab Suci Nasional 2026 Pastor Paroki Katedral Atambua bersama Dewan Pengurus Pastoral adakan lomba Kitab Suci

September 29, 2026

Momen 25 Tahun Imamat Rm. Yustus Ati Bere, Ketua Panitia Soroti Pentingnya Doa dalam Hidup Keluarga 

September 24, 2026

Comments are closed.

BERITA TERBARU

Berikanlah Sedekah dan Semuanya Menjadi Bersih

Sponsor: Pusat Pastoral Keuskupan AtambuaOctober 13, 2026

Menjadi Imam dari Padang Gurun dalam Kesadaran Tak Layak Membuka Tali Kasut

Sponsor: Pusat Pastoral Keuskupan AtambuaOctober 12, 2026

Para Agen Pastoral Paroki St. Paulus Wedomu Mengikuti Sosialisasi Migrasi Aman dan Prosedural dari Komisi KP-PMP Keuskupan Atambua

October 12, 2026

Paroki Katedral Atambua Menggelar Prosesi Tri Harta Iman ke-38

October 12, 2026

Kristus Tanda Keselamatan

Sponsor: Pusat Pastoral Keuskupan AtambuaOctober 12, 2026

TNI, POLRI MERAYAKAN SYUKUR HUT TNI KE 81, RD. YORIS SAMUEL GIRI TEGASKAN TANGGUNG JAWAB PRAJURIT.

October 11, 2026
KALENDER LITURGI

Tentang Kami
Tentang Kami

Keuskupanatambua.org merupakan website resmi Keuskupan Atambua yang menyajikan update informasi seputar Keuskupan Atambua dan paroki-paroki di wilayah keuskupan tersebut.

Alamat

Alamat:
Jl. Nela Raya No. 17, Lalian Tolu, Atambua 85702, Timor – Nusa Tenggara Timur.

Media Sosial
  • Facebook
  • Instagram
  • YouTube
  • TikTok
© 2026 Keuskupanatambua.org. Designed by Tim Keuskupan Atambua.

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.

Sign In or Register

Welcome Back!

Login to your account below.

Lost password?