Close Menu
  • Home
  • KEUSKUPAN
  • PUSPAS
  • DEKENAT
  • PAROKI
  • RENUNGAN
  • PENGUMUMAN
  • DOKUMEN GEREJA
Facebook X (Twitter) Instagram
Trending
  • Paroki Kristus Raja Seon Selenggarakan Misa Penutupan Kursus Persiapan Perkawinan
  • Paroki Fafinesu Gelar Dialog Gereja Berdikari
  • Paroki Naekake Gelar Giat Animasi dan Pendampingan Lektor
  • Peserta Diklat Kesekretariatan Kembali Bersemangat lewat Sesi Ice Breaking di Emaus
  • Bekali Sekretaris Paroki Se-Keuskupan Atambua Keterampilan Menulis Berita, Ini Kata Romo Yudel Neno
  • Sekretaris Paroki se-Keuskupan Atambua Antusias Ikuti Diklat Kesekretariatan
  • Usai Panen Jagung, SMAK Santa Filomena Mena Siapkan Lahan untuk Tanam Lombok
  • Animasi di Dekenat Mena, Animator-Animatris Diajak Jadi Orang Tua Kedua
Facebook Instagram
  • Home
  • KEUSKUPAN
  • PUSPAS
  • DEKENAT
  • PAROKI
  • RENUNGAN
  • PENGUMUMAN
  • DOKUMEN GEREJA
Login
Keuskupanatambua.orgKeuskupanatambua.org
Home»Berita Keuskupan Atambua»Uskup Domi Kembali Menahbiskan Tiga Frater Menjadi Diakon
Berita Keuskupan Atambua

Uskup Domi Kembali Menahbiskan Tiga Frater Menjadi Diakon

Komsos Keuskupan AtambuaBy Komsos Keuskupan AtambuaAugust 24, 2021Updated:August 28, 2021No Comments19 Views
Facebook WhatsApp Twitter Telegram Pinterest LinkedIn Reddit Email
Share
Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email

 

Ket. foto : Diambil saat perayaan berlangsung, Selasa, 24 Agustus 2021

Keuskupan Atambua.org, -Keuskupan Atambua patut bersyukur karena hari ini (24 Agustus 2021), Mgr. Dominikus Saku kembali menahbiskan tiga orang fraternya menjadi diakon. Ketiga frater ini merupakan bagian dari delapan frater Keuskupan Atambua angkatan tahun ini dari Seminari Tinggi St. Mikhael Penfui Kupang. Mereka rencananya ditahbiskan bersama-sama pada 29 Mei lalu. Ketika itu Uskup Domi hanya menahbiskam empat frater yang telah menjadi diakon. Mereka telah melaksanakan tugas diakonatnya di paroki hingga sampai saatnya nanti ditahbiskan menjadi imam. Sedangkan empat orang lainnya ditunda karena alasan kesehatan. Dari kempat frater itu, hari ini tiga orang frater menerima tahbisan diakon dari Mgr. Domi, sedangkan yang satu lagi masih dalam tahap proses pemulihan lebih lanjut.
Ketiga diakon itu adalah Diakon Antonius Kolo, Diakon Kristoforus Adeodatus Muti, dan Diakon Norbertus Tri Avelnus Nahak.

Dalam amanatnya, Uskup Domi menegaskan bahwa dengan menyatakan diri siap ditahbiskan menjadi diakon berarti bersedia dipanggil dan diutus untuk menjadi pelayan yang sejati. Tahbisan diakon masuk dalam tahbisan tinggi yang di dalamnya ada dua lagi yaitu tahbisan imam dan tahbisan uskup. Lebih lanjut Uskup Domi berpesan bahwa dikuatkan oleh Roh Kudus maka para diakon akan memberi bantuan kepada Uskup dan para imam dalam pelayanan Sabda, pelayanan altar dan pelayanan kasih sambil menunjukkan diri sebagai pelayan semua orang. “Mereka ditahbiskan menjadi diakon untuk mengambil bagian dalam tugas pelayanan resmi Gereja”. Lanjut Mgr. Domi dalam amanatnya ini. Bapak Uskup sekali lagi berpesan bahwa sesuai dengan pesan Injil hari ini maka para Diakon harus menjadi pengikut Kristus yang sejati, tidak boleh ada kepalsuan. Lanjutnya bahwa rumus-rumus kesejatian itu adalah mengikuti Tuhan, datang menghadap dan bercakap-cakap dengan Tuhan dan membuka hati untuk perkara-perkara atau rahasia-rahasia yang lebih besar. Diakon di dalam Gereja bertugas secara khusus melayani umat yang berkebutuhan khusus, antara lain para janda, orang-orang sakit, orang-orang miskin, dan orang-orang pinggiran. Di dalam Liturgi Diakon harus berdiri di samping imam atau Uskup. Ia menambahkan bahwa waktu Doa Syukur Agung Diakon jangan berdiri terlalu dekat dengan Piala atau sibori karena itu adalah tugas imam. Mereka harus mundur untuk memberi kesempatan terjadinya transformasi dari roti dan anggur menjadi Tubuh dan Darah Kristus. “Waktu berdiri di atas altar, para diakon bukan sekedar berdiri tetapi berada di sana untuk mengalami, merasakan, dan melihat perkara-perkara besar dari Tuhan”. Tegas Ketua Komisi Keadilan, Perdamaian dan Pastoral Migran Perantau KWI ini mengakhiri amanatnya.

Tahbisan diakon hari ini dilakukan di Aula Santo Dominikus, Emaus Pastoral Center. Perayaan Ekaristi yang hanya dihadiri oleh para frater TOR, beberapa imam, dan keluarga terdekat tertahbis, dilakukan dengan memperhatikan protokol kesehatan.

Sementara itu sehari sebelumnya, ketiga diakon ini telah diambil sumpah selibatnya oleh Pater Vikjen Keuskupan Atambua, P. Vincentius Wun, SVD. Pesan Pater Vikjen sangat mendalam. Menurut Pater PLH Puspas KA ini, Kesetiaan dalam selibat itu adalah sesuatu yang wajib. Ketaatan juga merupakan sebuah keharusan. Kesederhanaan itu mutlak. Karena itu jangan tergiur dengan dunia. Selanjutnya ia menambahakan bahwa kebersamaan dalam komunitas itu wajib hukumnya. Kalau makan di pastoran saja harus saling tunggu giliran untuk gantian makan karena sudah tidak bisa makan bersama-sama semeja, lebih baik tidak usah berkotbah di mimbar lagi karena nanti kita hanya seperti kaum munafik yang hanya membebani umat bahkan merintangi umat masuk Kerajaan Surga.

Dengan tahbisan diakon hari ini maka sudah ada tujuh diakon Keuskupan Atambua tahun ini. Empat diakon yang sebelumnya telah ditahbiskan Uskup Domi yaitu Diakon Kornelius F. Etan, Diakon Laurensius Tnopo, Diakon Yanuarius Uskenat, dan Diakon Yohanes Fransiskus Mali. Sementara itu seorang frater yang masih berproses untuk tahbisan diakonnya yaitu Fr. Kristian kali.

Dalam pesannya kepada para diakon sebelum berkat penutup Mgr. Dominikus Saku mengucapkan terima kasih kepada semua pihak yang telah menyukseskan perayaan Ekaristi tahbisan diakon hari ini. “Di Aula Dominikus untuk tahun ini telah dilangsungkan tiga peristiwa penting yaitu satu tahbisan Imam, dan dua kali tahbisan diakon”. Lanjutnya.

Selamat berbahagia kepada para Diakon yang hari ini telah ditahbiskan. Semangat terus dalam tugas pelayanan kepada Gereja sehingga pada akhirnya benar-benar menjadi pelayan sejati. Tiga orang Diakon ini akan bertugas di tempat praktek mereka di wilayah Keuskupan Atambua. Dua orang diakon yaitu Diakon Antonius Kolo dan Diakon Kristoforus A. Muti akan melaksanakan tugas diakonatnya di SMK Bitauni, . Sedangkan Diakon Norbertus T. A. Nahak melaksanakan tugas diakonatnya di paroki Webora.

Penulis: Okto Klau

Editor: Yosef Hello

Share. Facebook WhatsApp Twitter Telegram Pinterest LinkedIn Tumblr Email

BERITA TERKAIT

Paroki Kristus Raja Seon Selenggarakan Misa Penutupan Kursus Persiapan Perkawinan

April 16, 2026

Paroki Fafinesu Gelar Dialog Gereja Berdikari

April 16, 2026

Paroki Naekake Gelar Giat Animasi dan Pendampingan Lektor

April 16, 2026

Peserta Diklat Kesekretariatan Kembali Bersemangat lewat Sesi Ice Breaking di Emaus

April 15, 2026

Bekali Sekretaris Paroki Se-Keuskupan Atambua Keterampilan Menulis Berita, Ini Kata Romo Yudel Neno

April 15, 2026

Sekretaris Paroki se-Keuskupan Atambua Antusias Ikuti Diklat Kesekretariatan

April 15, 2026

Comments are closed.

BERITA TERBARU

Paroki Kristus Raja Seon Selenggarakan Misa Penutupan Kursus Persiapan Perkawinan

April 16, 2026

Paroki Fafinesu Gelar Dialog Gereja Berdikari

April 16, 2026

Paroki Naekake Gelar Giat Animasi dan Pendampingan Lektor

April 16, 2026

Peserta Diklat Kesekretariatan Kembali Bersemangat lewat Sesi Ice Breaking di Emaus

April 15, 2026

Bekali Sekretaris Paroki Se-Keuskupan Atambua Keterampilan Menulis Berita, Ini Kata Romo Yudel Neno

April 15, 2026

Sekretaris Paroki se-Keuskupan Atambua Antusias Ikuti Diklat Kesekretariatan

April 15, 2026
KALENDER LITURGI

Tentang Kami
Tentang Kami

Keuskupanatambua.org merupakan website resmi Keuskupan Atambua yang menyajikan update informasi seputar Keuskupan Atambua dan paroki-paroki di wilayah keuskupan tersebut.

Alamat

Alamat:
Jl. Nela Raya No. 17, Lalian Tolu, Atambua 85702, Timor – Nusa Tenggara Timur.

Media Sosial
  • Facebook
  • Instagram
  • YouTube
  • TikTok
© 2026 Keuskupanatambua.org. Designed by Tim Keuskupan Atambua.

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.

Sign In or Register

Welcome Back!

Login to your account below.

Lost password?