
KeuskupanAtambua.org – Delapan utusan dari Keuskupan Atambua siap berangkat menuju Jakarta pada Senin, 3 November 2025, untuk mengikuti Sidang Agung Gereja Katolik Indonesia (SAGKI) V yang akan berlangsung di Hotel Mercure, Ancol, Jakarta Utara, sejak 3 hingga 7 November 2025. Rombongan dijadwalkan terbang menggunakan pesawat Lion Air dengan nomor penerbangan IU 797 dan waktu boarding pukul seharusnya 10.25 WITA, namun delay hingga baru bisa terbang pada pkl. 15.00 WITA.
Adapun utusan Keuskupan Atambua berjumlah sembilan orang, termasuk Uskup Atambua, Mgr. Dominikus Saku, Pr, yang telah berangkat lebih dahulu pada tanggal 2 November 2025. Sementara itu, delapan peserta lainnya akan menyusul berangkat hari ini, 3 November. Mereka terdiri atas: Bapak Yosef Hello, Pater Salvator, Rm. Yudel, Rm. Rio, Suster Klarentin, Ibu Yohana, Sdr. Ernesto Manek Tobu, dan Sdri. Rossie Lake. Mereka akan bergabung bersama 374 peserta lainnya dari 39 keuskupan di seluruh Indonesia, termasuk satu Keuskupan Militer.

Kegiatan SAGKI yang diselenggarakan setiap lima tahun sekali ini menjadi forum nasional bagi Gereja Katolik Indonesia untuk bersama-sama meneguhkan arah pastoral dan misi Gereja dalam konteks kehidupan bangsa. Berdasarkan data panitia, peserta SAGKI V terdiri dari 254 laki-laki dan 120 perempuan. Dari jumlah tersebut, terdapat 41 uskup (terdiri dari 37 uskup aktif dan 4 uskup emeritus), 107 imam, 2 bruder, 3 frater, serta 101 awam pria. Sementara itu, peserta perempuan terdiri atas 31 biarawati dan 89 awam.

Kegiatan akan diawali dengan Misa Pembuka yang dipimpin oleh Presidium Konferensi Waligereja Indonesia (KWI), disusul dengan seremoni pembukaan resmi SAGKI V. Selama kegiatan berlangsung, para peserta akan mengikuti berbagai sesi refleksi, diskusi, dan pameran kreatif Gereja Katolik di Indonesia.

Salah satu peserta utusan dari Keuskupan Atambua, Sdri. Rossie Lake, yang juga mewakili Orang Muda Katolik (OMK), menyampaikan antusiasmenya menjelang keberangkatan. “Kami merasa bangga bisa menjadi bagian dari SAGKI V. Ini kesempatan langka untuk belajar, berjejaring, dan membawa semangat sinodalitas dalam kehidupan OMK di Keuskupan Atambua,” ungkapnya. Ia juga menambahkan bahwa OMK Atambua siap berkontribusi dengan membawa gagasan kreatif untuk pelayanan Gereja yang lebih hidup dan relevan dengan dunia kaum muda.

Sementara itu, Bapak Yosef Hello selaku Person in Charge (PIC) Keuskupan Atambua menegaskan kesiapan seluruh peserta dalam mengikuti kegiatan nasional ini. “Semua peserta sudah siap secara mental, spiritual, dan logistik. Kami juga membawa produk-produk lokal Keuskupan Atambua untuk dipamerkan di sela-sela kegiatan SAGKI, sebagai wujud partisipasi dan kebanggaan atas kekayaan budaya serta karya umat di wilayah kita,” ujarnya dengan penuh semangat.
oleh Yudel Neno
