Close Menu
  • Home
  • KEUSKUPAN
  • PUSPAS
  • DEKENAT
  • PAROKI
  • RENUNGAN
  • PENGUMUMAN
  • DOKUMEN GEREJA
Facebook X (Twitter) Instagram
Trending
  • Agen Pastoral Paroki Weoe Dalami Migrasi Prosedural untuk Lindungi Umat
  • Umat Paroki Manamas Terima Arca Hati Kudus Yesus dari Paroki Wini
  • Ratusan OMK Paroki Wini Ikuti Doa Taize di Hadapan Hati Kudus Yesus
  • Seminari Lalian Gelar Upacara dan Pentas Kreasi Peringati Hardiknas 20
  • SMAS Seminari Lalian Tamatkan 62 Peserta Didik Calon Imam
  • SMPK St. Don Bosco Atambua Antar Majalah Dinding ke Seminari Lalian dalam Kerja Sama Literasi Bahasa Inggris
  • SMPK Santo Yosef Noemuti Gelar Kegiatan PBB Bersama TNI
  • SMPK Don Bosco Selenggarakan Lomba Cerdas-Cermat Bahasa Inggris, Wakil Bupati Belu Buka Kegiatan
Facebook Instagram
  • Home
  • KEUSKUPAN
  • PUSPAS
  • DEKENAT
  • PAROKI
  • RENUNGAN
  • PENGUMUMAN
  • DOKUMEN GEREJA
Login
Keuskupanatambua.orgKeuskupanatambua.org
Home»Renungan Harian»Yesus Memberkati Anak-anak!
Renungan Harian

Yesus Memberkati Anak-anak!

Komsos Keuskupan AtambuaBy Komsos Keuskupan AtambuaFebruary 26, 2022No Comments1,688 Views
Facebook WhatsApp Twitter Telegram Pinterest LinkedIn Reddit Email
Share
Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email

Yesus Memberkati Anak-Anak Yang Datang KepadaNya. Sumber Gambar: catatanseorangofs.wordpress.com



Dalam banyak Gereja, sesudah Penerimaan Komuni, ada kebiasaan untuk memberikan berkat kepada anak-anak yang belum menerima Komuni. Suatu kreativitas pelayanan yang sederhana, tetapi mempunyai arti yang besar, baik bagi anak-anak yang menerima berkat maupun bagi seluruh keluarga.

Kebiasaan memberi berkat bagi anak-anak sudah ada pada zaman Yesus. Di lingkungan masyarakat di mana Yesus hidup, ada kebiasaan ibu-ibu membawa anak-anak mereka, khususnya pada saat ulang tahun mereka yang pertama, kepada imam untuk dimintakan berkat.

Peristiwa Yesus memberkati anak-anak ini terjadi dalam urutan Injil Markus sesudah dua kali menubuatkan sengsara dan wafat-Nya, Mrk 8:31-9:1, 9:30-32, menjelang nubuat sengsara yang ketiga.

Bisa dibayangkan suasana hati Yesus pada saat itu. Datangnya anak-anak pastilah menghibur dan menjadi kesempatan bagi Yesus untuk memberikan pengajaran mengenai ciri-ciri hidup sebagai murid: yang mempunyai watak seperti anak-anak inilah yang empunya Kerajaan Allah.

Yesus sendiri pernah menerima berkat, ketika Ia dibaptis dan dari surga terdengar suara, “Engkaulah Anak yang Kukasihi, kepada-Mulah Aku berkenan!” Mrk 1:11. Inilah kata-kata berkat dalam arti yang paling dasar. Arti dasar ini dapat kita temukan dengan meminjam penjelasan dari bahasa Latin.

Dalam bahasa Latin, memberi berkat adalah benedicere. Kata ini terdiri atas dua suku kata yakni bene artinya baik dan dicere berarti berkata-kata.

Dengan demikian, memberi berkat berarti berbicara dengan baik mengenai pribadi yang diberkati. Itulah pula berkat yang diterima oleh Yesus: suara dari surga menyatakan bahwa diri-Nya berkenan kepada Allah. Berkat yang diterima oleh Yesus pada waktu Ia dibaptis itulah yang menjadi kekuatan bagi-Nya untuk menjalankan tugas sampai paripurna. Berkat seperti itulah yang diberikan oleh Yesus kepada anak-anak yang dijumpai-Nya, mereka adalah pribadi-pribadi yang istimewa.

Berkat itu meneguhkan, menguatkan, memberi dorongan, mengharapkan yang baik kepada pribadi yang diberkati.

Sangat indah kata-kata yang diungkapkan oleh Dorthy Law Nolte mengenai berkat dan sebaliknya juga tentang kutuk sebagai berikut:

Jika anak dibesarkan dengan celaan, ia belajar memaki.

Jika anak dibesarkan dengan permusuhan, ia belajar berkelahi.

Jika anak dibesarkan dengan cemoohan, ia belajar rendah diri.

Jika anak dibesarkan dengan hinaan, ia belajar menyesali diri.

Jika anak dibesarkan dengan toleransi, ia belajar menahan diri.

Jika anak dibesarkan dengan dorongan, ia belajar percaya diri

Jika anak dibesarkan dengan pujian, ia belajar menghargai.

Jika anak dibesarkan dengan sebaik-baiknya perlakuan, ia belajar keadilan.

Jika anak dibesarkan dengan rasa aman, ia belajar menaruh kepercayaan.

Jika anak dibesarkan dengan dukungan, ia belajar menyenangi dirinya.

Jika anak dibesarkan dengan kasih sayang dan persahabatan, ia belajar menemukan cinta dalam kehidupan.

Selamat pagi dan selamat hari baru. Selamat akhir pekan. Dalam Yesus kita bersaudara. Tuhan memberkati.
Salam Kasih dan Doa,
Romo Eman Kiik Mau, Pr

Share. Facebook WhatsApp Twitter Telegram Pinterest LinkedIn Tumblr Email

BERITA TERKAIT

Ego Sum Via Veritas Vita : Akulah Jalan, Kebenaran dan Hidup

May 16, 2025

Berilah Dengan Cuma-Cuma

December 7, 2024

Dalam Penderitaan, Ada Harapan Baru

November 28, 2024

Relakah Untuk Memberi?

November 25, 2024

Jangan Pernah Ragu

November 23, 2024

Mengusir Kepentingan Dunia

November 22, 2024

Comments are closed.

BERITA TERBARU

Agen Pastoral Paroki Weoe Dalami Migrasi Prosedural untuk Lindungi Umat

May 15, 2026

Umat Paroki Manamas Terima Arca Hati Kudus Yesus dari Paroki Wini

May 14, 2026

Ratusan OMK Paroki Wini Ikuti Doa Taize di Hadapan Hati Kudus Yesus

May 14, 2026

Seminari Lalian Gelar Upacara dan Pentas Kreasi Peringati Hardiknas 20

May 14, 2026

SMAS Seminari Lalian Tamatkan 62 Peserta Didik Calon Imam

May 13, 2026

SMPK St. Don Bosco Atambua Antar Majalah Dinding ke Seminari Lalian dalam Kerja Sama Literasi Bahasa Inggris

May 13, 2026
KALENDER LITURGI

Tentang Kami
Tentang Kami

Keuskupanatambua.org merupakan website resmi Keuskupan Atambua yang menyajikan update informasi seputar Keuskupan Atambua dan paroki-paroki di wilayah keuskupan tersebut.

Alamat

Alamat:
Jl. Nela Raya No. 17, Lalian Tolu, Atambua 85702, Timor – Nusa Tenggara Timur.

Media Sosial
  • Facebook
  • Instagram
  • YouTube
  • TikTok
© 2026 Keuskupanatambua.org. Designed by Tim Keuskupan Atambua.

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.

Sign In or Register

Welcome Back!

Login to your account below.

Lost password?