Close Menu
  • Home
  • KEUSKUPAN
  • PUSPAS
  • DEKENAT
  • PAROKI
  • RENUNGAN
  • PENGUMUMAN
  • DOKUMEN GEREJA
Facebook X (Twitter) Instagram
Trending
  • Profil 15 Frater Keuskupan Atambua yang akan Ditahbiskan Menjadi Diakon
  • SMA Swasta Seminari Lalian Gandeng BNNK Belu Sosialisasikan Bahaya Narkoba bagi Remaja
  • SMA Swasta Seminari Lalian Juara I Debat Bahasa Indonesia FLS3N Kabupaten Belu
  • Umat Paroki St. Fransiskus Xaverius Wini Rayakan Pentakosta dengan Ritus “Tatama Mau Neu Uis Neno”
  • Umat Lingkungan St. Yosep Pekerja Manufonu Gelar Misa Patroli Rosario Mei
  • Paroki Manufui Gelar Animasi Tupoksi Pastoral bagi Pengurus Lingkungan dan KUB
  • Agen Pastoral Paroki Weoe Dalami Migrasi Prosedural untuk Lindungi Umat
  • Umat Paroki Manamas Terima Arca Hati Kudus Yesus dari Paroki Wini
Facebook Instagram
  • Home
  • KEUSKUPAN
  • PUSPAS
  • DEKENAT
  • PAROKI
  • RENUNGAN
  • PENGUMUMAN
  • DOKUMEN GEREJA
Login
Keuskupanatambua.orgKeuskupanatambua.org
Home»Uncategorized»Santa Anna dan Santo Yoakim, Orangtua Santa Perawan Maria
Uncategorized

Santa Anna dan Santo Yoakim, Orangtua Santa Perawan Maria

Komsos Keuskupan AtambuaBy Komsos Keuskupan AtambuaJuly 26, 2021No Comments79 Views
Facebook WhatsApp Twitter Telegram Pinterest LinkedIn Reddit Email
Share
Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email

Anna dan Yoakim adalah orangtua kandung Santa Perawan Maria, Bunda Yesus, Putera Allah. Keduanya dikenal sebagai keturunan raja Daud yang setia menjalankan kewajiban-kewajiban agamanya serta dengan ikhlas mengasihi dan mengabdi Allah dan sesamanya. Oleh karena itu keduanya layak di hadapan Allah untuk turut serta dalam karya keselamatan Allah.

Dalam buku-buku umat Kristen abad ke-2, nama ibu Anna sangat harum. Diceritakan bahwa sejak perkawinannya dengan Yoakim, Anna tak henti-hentinya mengharapkan karunia Tuhan berupa seorang anak. Namun cukup lama ia menantikan tibanya karunia Allah itu. Sangat boleh jadi bahwa Anna sesekali menganggap keadaan dirinya yang tak dapat menghasilkan keturunan itu sebagai hukuman bahkan kutukan Allah atas dirinya, sebagaimana anggapan umum masyarakat Yahudi pada waktu itu. Karena itu diceritakan bahwa ia tak henti-hentinya tanpa putus asa berdoa kepada Allah agar kiranya kenyataan pahit itu ditarik Allah dari padanya. Setiap tahun, Anna bersama Yoakim suaminya berziarah ke Bait Allah Yerusalem untuk berdoa. Ia berjanji, kalau Tuhan menganugerahkan anak kepadanya, maka anak itu akan dipersembahkan kembali kepada Tuhan.

Syukurlah bahwa suatu hari malaikat Tuhan mengunjungi Anna yang sudah lanjut usia itu membawa warta gembira ini: “Tuhan berkenan mendengarkan doa ibu! Ibu akan melahirkan seorang anak perempuan, yang akan membawa suka cita besar bagi seluruh dunia!” Dengan kegembiraan dan kebahagiaan yang besar, Anna menceritakan warta malaikat Tuhan itu kepada Yoakim. Setelah genap waktunya, lahirlah seorang anak wanita yang manis. Bayi ini diberi nama Maryam, yang kelak akan memperkandungkan Putera Allah, Yesus Kristus, Juru Selamat dunia. Bagi Anna, Maryam lebih merupakan buah rahmat Allah daripada buah koderat manusia. Kelahiran Maryam menyemarakkan bahkan menyucikan kehidupannya dan kehidupan keluarganya.

Kehidupan ibu Anna tidak diceritakan di dalam Injil-Injil. Kisah tentang hidupnya diperoleh dari sebuah cerita apokrif. Cerita ini secara erat berkaitan dengan kisah Perjanjian Lam tentang Anna, ibu Samuel. Ibu Anna dihormati sebagai pelindung kaum ibu, khususnya yang sedang hamil dan sibuk mengurus keluarganya. Orang-orang Yunani mendirikan sebuah basilik khusus di Konstantinopel pada tahun 550 untuk menghormati ibu Anna. Di kalangan Gereja Barat, Paus Gregorius XIII (1572-1585) menggalakkan penghormatan kepada ibu Anna diseluruh Gereja pada tahun 1584. Nama Yoakim dan Anna sungguh sesuai dengan maksud pilihan Allah. Yoakim berarti “Persiapan bagi Tuhan”, sedangkan Anna berarti “Rahmat atau Karunia”.

Sumber : http://www.imankatolik.or.id/kalender/26Jul.html

Share. Facebook WhatsApp Twitter Telegram Pinterest LinkedIn Tumblr Email

BERITA TERKAIT

KC Pantura CUKS Keuskupan Atambua Gelar Lokakarya Pra RAT Tahun Buku 2025

February 6, 2026

Mencermati Asumsi dan Mengkritisi Prasangka: Strategi Membina Dialog Terbuka

January 28, 2026

Bicara di hadapan Ribuan OMK, Uskup Atambua Suarakan Tantangan dan Peluang bagi OMK

September 20, 2025

Profil dan Refleksi Frater Yakobus Adrianus Atolan Bauk yang akan Ditahbiskan menjadi Diakon

May 31, 2025

Vikjen KA Pimpin Misa 40 Hari Bapak Paulus Theo Nahak

March 26, 2025

Uskup Atambua Beri Rekoleksi Kategorial di Dekenat Belu Utara

March 14, 2025

Comments are closed.

BERITA TERBARU

Profil 15 Frater Keuskupan Atambua yang akan Ditahbiskan Menjadi Diakon

May 26, 2026

SMA Swasta Seminari Lalian Gandeng BNNK Belu Sosialisasikan Bahaya Narkoba bagi Remaja

May 26, 2026

SMA Swasta Seminari Lalian Juara I Debat Bahasa Indonesia FLS3N Kabupaten Belu

May 26, 2026

Umat Paroki St. Fransiskus Xaverius Wini Rayakan Pentakosta dengan Ritus “Tatama Mau Neu Uis Neno”

May 26, 2026

Umat Lingkungan St. Yosep Pekerja Manufonu Gelar Misa Patroli Rosario Mei

May 26, 2026

Paroki Manufui Gelar Animasi Tupoksi Pastoral bagi Pengurus Lingkungan dan KUB

May 18, 2026
KALENDER LITURGI

Tentang Kami
Tentang Kami

Keuskupanatambua.org merupakan website resmi Keuskupan Atambua yang menyajikan update informasi seputar Keuskupan Atambua dan paroki-paroki di wilayah keuskupan tersebut.

Alamat

Alamat:
Jl. Nela Raya No. 17, Lalian Tolu, Atambua 85702, Timor – Nusa Tenggara Timur.

Media Sosial
  • Facebook
  • Instagram
  • YouTube
  • TikTok
© 2026 Keuskupanatambua.org. Designed by Tim Keuskupan Atambua.

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.

Sign In or Register

Welcome Back!

Login to your account below.

Lost password?