Romo Eman Kiik Mau, Pr (Sekretaris Komisi Liturgi Keuskupan Atambua)
Dalam masa pandemi, di saat beberapa orang tidak bisa beribadah di gereja, tentu ada kerinduan untuk kembali merasakan suasana berdoa di gereja. Ada umat yang berbagi pengalaman bagaimana suasana doa di rumah dan gereja yang menurutnya berbeda. Bila di rumah, seringkali ada gangguan dalam suasana berdoa.
Memang saat ini, beberapa gereja telah menjalankan peribadatan walaupun dengan aneka pembatasan baik dari segi usia maupun waktu berada di gereja. Ada tempat tertentu yang sudah mulai kembali normal kegiatan ibadat di Gereja.
Tantangan ini harus mampu kita jawab dengan bagaimana kita mampu menjadikan rumah tempat tinggal sebagai tempat berdoa yang bisa tetap fokus pada Tuhan dan mengurangi bahkan menghilangkan semua gangguan itu.
Yang paling penting ialah mempersiapkan hati kita untuk layak berdoa. Kita harus memiliki hati yang bersih supaya bisa mampu fokus dalam doa. Jangan sampai hati kita jadi sarang penyamun yang penuh keburukan. Kita harus bertobat dan membersihkan hati sebelum berdoa.
Yesus tak ingin hati kita sama seperti seorang penyamun maka ketika Yesus membersihkan Bait Allah, sesungguhnya Ia ingin membersihkan kita dari dosa, membersihkan perilaku kejahatan yang mengotori jiwa, hati dan pikiran kita.
Marilah kita menjaga hati dan berdoa agar Tuhan selalu menyertai kita dan membantu kita agar dijauhkan dari praktek kehidupan yang menjauhkan kita dari Allah.
Ya Yesus, ampunilah kami dari segala dosa dan bersihkan hati kami dari segala iri hati, dengki dan kesombongan. Semoga hati kami tidak menjadi sarang penyamun. Semoga kami fokus di dalam doa dan semakin setia mendekatkan diri pada-Mu. Amin.
Selamat pagi dan selamat hari baru. Dalam Yesus kita bersaudara. Tuhan memberkati.
Salam Kasih dan Doa.
Romo Eman Kiik Mau, Pr
Trending
- Kecerdasan Manusiawi dan Kecerdasan Buatan menurut Ensiklik Magnifica Humanitas oleh Paus Leo XIV
- Ribuan Umat Paroki Seon Sambut Kedatangan Sr. Maria Alfonsa SJMJ dalam Rangka Misa Syukur Kaul Kekal
- Temu Persaudaraan se-Dekenat Malaka, Deken Malaka Ajak para Imam Teladani Hati Santo Yohanes Maria Vianney
- Konkretisasi Pendidikan Plus dan Kurikulum Berbasis Cinta, SMAK Santa Filomena Mena Siapkan 76 Bedeng untuk Tanam Lombok
- Pancasila sebagai Dasar Etika Cinta bagi Kurikulum Berbasis Cinta
- Sosialisasi BKSN di Dekenat Mena, Peserta Diajak Mengenal Yesus sebagai Guru yang Penuh Kuasa
- Iman Lahir dari Pendengaran, Tatapan Ekaristis Meneguhkannya
- Tutup Jumpa Orang Muda se-Nusra, Ketua Komkep KWI Ajak OMK Jangan Kehilangan Arah
