Close Menu
  • Home
  • KEUSKUPAN
  • PUSPAS
  • DEKENAT
  • PAROKI
  • RENUNGAN
  • PENGUMUMAN
  • DOKUMEN GEREJA
Facebook X (Twitter) Instagram
Trending
  • 274 OMK Paroki Hati Yesus yang Mahakudus Noemuti Dilantik, Pastor Paroki Dorong Semangat Pelayanan
  • 28 Anak Terima Sakramen Baptis di Gereja Hati Yesus Yang Mahakudus Noemuti
  • Paroki Kristus Raja Seon Selenggarakan Misa Penutupan Kursus Persiapan Perkawinan
  • Paroki Fafinesu Gelar Dialog Gereja Berdikari
  • Paroki Naekake Gelar Giat Animasi dan Pendampingan Lektor
  • Peserta Diklat Kesekretariatan Kembali Bersemangat lewat Sesi Ice Breaking di Emaus
  • Bekali Sekretaris Paroki Se-Keuskupan Atambua Keterampilan Menulis Berita, Ini Kata Romo Yudel Neno
  • Sekretaris Paroki se-Keuskupan Atambua Antusias Ikuti Diklat Kesekretariatan
Facebook Instagram
  • Home
  • KEUSKUPAN
  • PUSPAS
  • DEKENAT
  • PAROKI
  • RENUNGAN
  • PENGUMUMAN
  • DOKUMEN GEREJA
Login
Keuskupanatambua.orgKeuskupanatambua.org
Home»Renungan Harian»Kritik
Renungan Harian

Kritik

Komsos Keuskupan AtambuaBy Komsos Keuskupan AtambuaJanuary 18, 2022No Comments3 Views
Facebook WhatsApp Twitter Telegram Pinterest LinkedIn Reddit Email
Share
Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email

Orang-orang Farisi, heraldmalaysia.com

Markus 2:24: “Maka kata orang-orang Farisi kepada-Nya: “Lihat! Mengapa mereka berbuat sesuatu yang tidak diperbolehkan pada hari Sabat?”

Sudah jadi kebiasaan kaum Farisi yang mencari-cari kesalahan apapun dan dimana pun terkait pelaksanaan aturan hari Sabath. Saat menemukan kesalahan Yesus dan murid-murid-Nya, mereka menunjukkan ketidakadilan, ketidakbenaran, ketiadaan kasih, dan sadar atau tidak mereka lebih bersalah dari pada apa yang dilakukan murid-murid Yesus yang dianggap melawan aturan hari Sabath itu. Apa sebenarnya yang mendorong kaum Farisi dalam hal ini? Mereka ingin meremehkan cara hidup Yesus dan dengan demikian cara hidup merekalah yang bisa lebih diutamakan. Dengan demikian dalam mengeritik Yesus dan murid-murid-Nya, mereka gagal menegakkan kebenaran dengan menunjukkan kejahatan yang mereka lakukan dari pada orang yang mereka kritisi.

Kita perlu bertanya pada diri sendiri kalau kita mempunyai kebiasaan mengeritik orang lain, sudahkah kita berlaku benar dalam tingkah laku hidup kita atau belum? Merubah diri sendiri lebih utama dari pada mengeritik orang lain.

Kita berdoa: “Tuhan Yesus bantulah aku agar lebih sering memeriksa diriku sendiri dan berusaha memperbaiki diriku dari pada melihat dan mengeritik sesamaku. Beranikan aku untuk mengatakan kebenaran tentang diriku yang sudah kulakukan dan menyatakan yang benar kepada sesamaku. Amin.”
Salam dan doa,
P. Vincentius Wun, SVD

Share. Facebook WhatsApp Twitter Telegram Pinterest LinkedIn Tumblr Email

BERITA TERKAIT

Ego Sum Via Veritas Vita : Akulah Jalan, Kebenaran dan Hidup

May 16, 2025

Berilah Dengan Cuma-Cuma

December 7, 2024

Dalam Penderitaan, Ada Harapan Baru

November 28, 2024

Relakah Untuk Memberi?

November 25, 2024

Jangan Pernah Ragu

November 23, 2024

Mengusir Kepentingan Dunia

November 22, 2024

Comments are closed.

BERITA TERBARU

274 OMK Paroki Hati Yesus yang Mahakudus Noemuti Dilantik, Pastor Paroki Dorong Semangat Pelayanan

April 19, 2026

28 Anak Terima Sakramen Baptis di Gereja Hati Yesus Yang Mahakudus Noemuti

April 18, 2026

Paroki Kristus Raja Seon Selenggarakan Misa Penutupan Kursus Persiapan Perkawinan

April 16, 2026

Paroki Fafinesu Gelar Dialog Gereja Berdikari

April 16, 2026

Paroki Naekake Gelar Giat Animasi dan Pendampingan Lektor

April 16, 2026

Peserta Diklat Kesekretariatan Kembali Bersemangat lewat Sesi Ice Breaking di Emaus

April 15, 2026
KALENDER LITURGI

Tentang Kami
Tentang Kami

Keuskupanatambua.org merupakan website resmi Keuskupan Atambua yang menyajikan update informasi seputar Keuskupan Atambua dan paroki-paroki di wilayah keuskupan tersebut.

Alamat

Alamat:
Jl. Nela Raya No. 17, Lalian Tolu, Atambua 85702, Timor – Nusa Tenggara Timur.

Media Sosial
  • Facebook
  • Instagram
  • YouTube
  • TikTok
© 2026 Keuskupanatambua.org. Designed by Tim Keuskupan Atambua.

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.

Sign In or Register

Welcome Back!

Login to your account below.

Lost password?