Close Menu
  • Home
  • KEUSKUPAN
  • PUSPAS
  • DEKENAT
  • PAROKI
  • RENUNGAN
  • PENGUMUMAN
  • DOKUMEN GEREJA
Facebook X (Twitter) Instagram
Trending
  • Kecerdasan Manusiawi dan Kecerdasan Buatan menurut Ensiklik Magnifica Humanitas oleh Paus Leo XIV
  • Ribuan Umat Paroki Seon Sambut Kedatangan Sr. Maria Alfonsa SJMJ dalam Rangka Misa Syukur Kaul Kekal
  • Temu Persaudaraan se-Dekenat Malaka, Deken Malaka Ajak para Imam Teladani Hati Santo Yohanes Maria Vianney
  • Konkretisasi Pendidikan Plus dan Kurikulum Berbasis Cinta, SMAK Santa Filomena Mena Siapkan 76 Bedeng untuk Tanam Lombok
  • Pancasila sebagai Dasar Etika Cinta bagi Kurikulum Berbasis Cinta
  • Sosialisasi BKSN di Dekenat Mena, Peserta Diajak Mengenal Yesus sebagai Guru yang Penuh Kuasa
  • Iman Lahir dari Pendengaran, Tatapan Ekaristis Meneguhkannya
  • Tutup Jumpa Orang Muda se-Nusra, Ketua Komkep KWI Ajak OMK Jangan Kehilangan Arah
Facebook Instagram
  • Home
  • KEUSKUPAN
  • PUSPAS
  • DEKENAT
  • PAROKI
  • RENUNGAN
  • PENGUMUMAN
  • DOKUMEN GEREJA
Login
Keuskupanatambua.orgKeuskupanatambua.org
Home»Renungan Harian»Hukum dan Surga
Renungan Harian

Hukum dan Surga

Komsos Keuskupan AtambuaBy Komsos Keuskupan AtambuaMarch 23, 2022No Comments10 Views
Facebook WhatsApp Twitter Telegram Pinterest LinkedIn Reddit Email
Share
Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email

Yesus Datang Bukan Untuk Meniadakan Hukum Taurat, Melainkan Menggenapinya, catatanseorangofs.wordpress.com


Hukum dan aturan memang penting dalam kehidupan bersama. Dengan hukum dan aturan, maka keteraturan serta ketertiban akan terjadi. Namun, apabila satu pasal hukum atau satu peraturan dihilangkan, maka akan terjadi kepincangan. Sebab, satu pasal hukum atau satu peraturan berkaitan dengan pasal hukum atau peraturan yang lain. Hal ini juga yang dijelaskan oleh Yesus dalam Injil Matius hari ini.

Yesus menegaskan kembali bahwa Ia datang bukan untuk meniadakan Hukum Taurat atau Kitab Para Nabi melainkan untuk menggenapinya. Ini terlihat bagaimana Ia meringkas seluruh Hukum Taurat menjadi Hukum Cinta Kasih dan Ia sendiri telah melaksanakannya.

Hukum Cinta Kasih merupakan kegenapan dari Hukum Taurat dalam konteks Perjanjian Baru. Yesus sendiri tidak meniadakan satu titik pun dalam Hukum Taurat, sebab seluruh Hukum Taurat berisi Firman dan aturan dari Allah Bapa-Nya. Melalui pengajaran-Nya sendiri, Yesus sebenarnya mengecam dan memperingatkan seluruh pengajar Israel yang telah menduduki kursi Musa serta pemegang pengetahuan, agar tidak sembarangan dalam mengajar. Ia juga mendorong para pengajar Israel untuk mengajar Hukum Taurat dengan teliti. Sebab, kelalaian para pengajar Israel dalam mengajar juga berimbas pada keselamatan mereka kelak.

Yesus sudah menggenapi Hukum Taurat dan menyempurnakannya dalam Hukum Cinta Kasih. Ia juga menghendaki agar kita sekalian mau mengajarkan dan melaksanakan Hukum Cinta Kasih itu dengan teliti. Ia menghendaki agar kita tidak meniadakan salah satu hukum yang ada karena hukum yang satu berkaitan dengan hukum yang lain.

Jika kita setia mengajarkan Hukum Cinta Kasih dengan teliti dan tidak mengubah sekecil apa pun dalam hukum itu lalu setia melaksanakannya maka janji Yesus yakni masuk ke surga akan kita dapatkan dengan sukacita pula.

Jika kita berdoa dengan iman, maka doa-doa kita akan menerobos segala rintangan dengan kekuatan Roh Allah untuk menggenapkan kehendak-Nya dan kerinduan hati kita.

Tuhan Yesus, ajarilah kami dengan Sabda-Mu untuk melakukan karya pelayanan kasih. Semoga kami setia berbakti kepada-Mu dengan segenap hati dan senantiasa bersatu di dalam doa. Amin.

Selamat pagi dan selamat hari baru. Dalam Yesus kita bersaudara. Tuhan memberkati.
Salam Kasih dan Doa,
Romo Eman Kiik Mau, Pr

Share. Facebook WhatsApp Twitter Telegram Pinterest LinkedIn Tumblr Email

BERITA TERKAIT

Ego Sum Via Veritas Vita : Akulah Jalan, Kebenaran dan Hidup

May 16, 2025

Berilah Dengan Cuma-Cuma

December 7, 2024

Dalam Penderitaan, Ada Harapan Baru

November 28, 2024

Relakah Untuk Memberi?

November 25, 2024

Jangan Pernah Ragu

November 23, 2024

Mengusir Kepentingan Dunia

November 22, 2024

Comments are closed.

BERITA TERBARU

Kecerdasan Manusiawi dan Kecerdasan Buatan menurut Ensiklik Magnifica Humanitas oleh Paus Leo XIV

August 25, 2026

Ribuan Umat Paroki Seon Sambut Kedatangan Sr. Maria Alfonsa SJMJ dalam Rangka Misa Syukur Kaul Kekal

August 8, 2026

Temu Persaudaraan se-Dekenat Malaka, Deken Malaka Ajak para Imam Teladani Hati Santo Yohanes Maria Vianney

August 5, 2026

Konkretisasi Pendidikan Plus dan Kurikulum Berbasis Cinta, SMAK Santa Filomena Mena Siapkan 76 Bedeng untuk Tanam Lombok

August 4, 2026

Pancasila sebagai Dasar Etika Cinta bagi Kurikulum Berbasis Cinta

August 1, 2026

Sosialisasi BKSN di Dekenat Mena, Peserta Diajak Mengenal Yesus sebagai Guru yang Penuh Kuasa

July 25, 2026
KALENDER LITURGI

Tentang Kami
Tentang Kami

Keuskupanatambua.org merupakan website resmi Keuskupan Atambua yang menyajikan update informasi seputar Keuskupan Atambua dan paroki-paroki di wilayah keuskupan tersebut.

Alamat

Alamat:
Jl. Nela Raya No. 17, Lalian Tolu, Atambua 85702, Timor – Nusa Tenggara Timur.

Media Sosial
  • Facebook
  • Instagram
  • YouTube
  • TikTok
© 2026 Keuskupanatambua.org. Designed by Tim Keuskupan Atambua.

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.

Sign In or Register

Welcome Back!

Login to your account below.

Lost password?