
Doa sumber kekuatan orang beriman. Katolisitas.org
Lukas 6:12-13: “Pada waktu itu pergilah Yesus ke bukit untuk berdoa dan semalam-malaman Ia berdoa kepada Allah.
Ketika hari siang, Ia memanggil murid-murid-Nya kepada-Nya, lalu memilih dari antara mereka dua belas orang, yang disebut-Nya rasul:”
Yesus menyendiri untuk berdoa sebelum Ia memilih 12 rasul yang harus menyertai Dia dan kelak melanjutkan misi perutusan-Nya ke seluruh penjuru dunia. Kontak personal Yesus dengan Bapa-Nya di surga dalam doa merupakan kekuatan dalam misi perutusan-Nya.
Doa sumber kekuatan dalam pelayanan Yesus karena itu Ia sering menyendiri untuk berdoa. Karena kebiasaan-Nya berdoa maka pada suatu waktu murid-murid-Nya memohon kepada-Nya untuk mengajari mereka bagaimana harus berdoa.
Hal ini kita temukan dalam Lukas 11:1: “Pada suatu kali Yesus sedang berdoa di salah satu tempat. Ketika Ia berhenti berdoa, berkatalah seorang dari murid-murid-Nya kepada-Nya: “
Tuhan, ajarlah kami berdoa, sama seperti yang diajarkan Yohanes kepada murid-muridnya.” Pada hari ini mari kita bertanya pada diri kita apakah dalam karya kita saat mengawali suatu apakah kita awali dengan doa? Atau saat berhadapan dengan persoalan baik dalam keluarga maupun pekerjaan kita di mana saja, apakah kita hadapi dengan doa ataukah tanpa doa seolah semuanya bisa kita tangani sendiri?
Yesus saja masih mengandalkan Bapa-Nya di surga apalagi kita yang lemah penuh kekurangan ini. Kita masih sangat butuh bantuan dan bimbingan Tuhan. Jadikan doa kebiasaan kita dalam hidup keluarga dan karya kita sehari-hari apalagi saat akan memulai suatu pekerjaan yang penting.
Mari kita berdoa: “Tuhan Yesus terima kasih atas teladan-Mu dalam hal berdoa. Kami berjanji akan selalu menjadikan doa bagian awal dari setiap kegiatan kami karena tanpa bantuan-Mu segala yang kami lakukan akan sia-sia belaka.Tolonglah kami yang kurang percaya ini. Amin.”
Salam dan doa,
P. Vincentius Wun, SVD
