Bapak Uskup juga mengakui keterbatasan jumlah klerus di Keuskupan Atambua, sehingga komunikasi yang efektif antara para agen pastoral dan pastor sangat diperlukan. Sebagai bentuk pemberdayaan umat, beliau memberikan tips praktis, seperti membangun kolam ikan dan menanam pepohonan di lingkungan sekolah. Selain itu, beliau menekankan pentingnya menjaga kesehatan jiwa dan raga, serta kesehatan dalam iman dan ilmu.
Trending
- Uskup Atambua Tahbiskan Gereja Santo Mikhael Stasi Bitefa Paroki Tunbaba
- Imaji Keilahian dalam Tekstur Visual Graha Maria Annai Velangkanni
- Di Setiap Jalan Kami Menemukan Saudara: Ketika Cinta, Ekologi, dan Keramahan Menjelma Menjadi Wajah Persaudaraan
- Buka Munas XV Unindo, Ketua KWI Tegaskan Kekudusan Imam Tumbuh dalam Persaudaraan
- Uskup Siprianus Hormat: Imam Bukan Dipanggil Menjadi Pusat, tetapi Menunjukkan Umat kepada Kristus
- Rasul Digital Tak Boleh Berhenti di Layar ; Kesaksian Romo Joseph di Hadapan Peserta Munas XV Unindo
- Romo Agung Nugroho: Imam Influencer Bukan Mewartakan Diri, tetapi Kristus
- Pentingnya Keadilan Representasi di Tengah Otoritas Simbolik Kamera dan Publikasi
