![]()
Oepuah, TTU — KeuskupanAtambua.org – Penjabat Desa Oepuah Utara, Yanner Bukifan, bersama perangkat desa melaksanakan aksi penanaman anakan pohon di sumber air Oepuah, Kecamatan Biboki Moenleu, Kabupaten Timor Tengah Utara (TTU), pada Selasa, 9 Desember 2025. Kegiatan ini berlangsung sebagai bentuk nyata kepedulian terhadap kelestarian lingkungan sekaligus upaya menjaga keberlanjutan sumber air bersih bagi warga setempat.

Aksi penanaman tersebut dilaksanakan bersama Uskup Atambua, Mgr. Dominikus Saku, Pr, bersama para pastor, frater, suster, dan umat, seusai rekoleksi kategorial di Dekenat Mena. Kehadiran unsur Gereja dan pihak pemerintah desa menegaskan semangat kolaborasi lintas sektor dalam merawat alam sebagai rumah bersama.

Dalam keterangannya, Yanner Bukifan menyampaikan bahwa penanaman pohon di sekitar sumber air merupakan tindakan konkret mencintai alam sekaligus bentuk kepedulian terhadap kebutuhan dasar masyarakat, terutama air bersih. Ia menegaskan bahwa lokasi yang dipilih merupakan sumber air utama bagi warga di sekitarnya. “Kami bersyukur karena aksi sederhana ini bertepatan dengan kehadiran Bapak Uskup Atambua bersama para pastor, suster, frater, dan umat,” ujarnya.

Jenis anakan yang ditanam meliputi pohon beringin dan jeruk di sekitar area sumber air. Uskup Atambua bersama Romo Deken Mena, Rm. Yohanes Seran Nahak, Pr, didaulat untuk melakukan penanaman perdana pada lubang yang telah disiapkan. Sejumlah imam lainnya, termasuk Romo Dius dan Romo Yudel, turut ambil bagian dalam kegiatan tersebut.

Atas aksi peduli lingkungan yang dilakukan oleh Penjabat Desa bersama perangkat Desa Oepuah Utara, Uskup Atambua, Romo Deken Mena, dan para pastor yang hadir menyampaikan apresiasi. Mereka menilai langkah ini sebagai wujud nyata kolaborasi yang harmonis antara pemerintah dan Gereja dalam menjaga alam serta merawat sumber air sebagai sumber kehidupan bagi masyarakat. Kegiatan ini diharapkan menjadi inspirasi bagi desa-desa lain untuk semakin peduli terhadap kelestarian lingkungan.
oleh Tim Komsos Paroki Mena. Editor – Yudel Neno
