Sabtu, minggu biasa XVII.St.Ignatius Loyola-Pendiri Tarekat SJ
Matius 14:3-4:”Sebab memang Herodes telah menyuruh menangkap Yohanes, membelenggunya dan memenjarakannya, berhubung dengan peristiwa Herodias, isteri Filipus saudaranya.
Karena Yohanes pernah menegurnya, katanya: “Tidak halal engkau mengambil Herodias!” Cerita pemenggalan kepala Yohanes Pembaptis mengandung banyak pesan berguna bagi kita. Herodes mengingatkan kita bahwa ambisi dan haus akan kuasa dapat merusak pikiran orang dan masyarakat. Herodias mengingatkan kita akan egoisme, nafsu dan ketamakan yang menjadi penyebab kematian dan kehancuran dunia. Sedangkan putrinya hendak menunjukkan bahwa hidup foya-foya dapat menjerumuskan orang dalam situasi hidup yang membahayakan diri. Yohanes Pembaptis memberi kita pelajaran bahwa segalanya dapat dikorbankan termasuk hidup sendiri demi mempertahankan kesusilaan, kebenaran dan keadilan. Masih adakah sikap Yohanes Pemandi ini di zaman post modern ini? Sebuah zaman di mana masyarakatnya sangat materialistik dan sangat egosentrik. Kita sendiri yang harus memberikan jawaban dan ditantang untuk berjuang bersama Yohanes melawan arus dunia yang menyesatkan. Disemangati oleh St.Ignasius kitapun mau berjuang demi kemuliaan Allah apapun risikonya. Kita berdoa:” Tuhan segalanya Engkau berikan kepadaku, kini aku persembahkan seluruh diriku kepada-Mu. St.Ignatius doakan kami. Amin.”
Salam dan doa. Sukses selalu.

P. Vincentius Wun, SVD

Editor: Okto Klau

SHARE