Bacaan I: 1Tes 1:2b-5.8b-10
Mazmur Tanggapan: Mzm 149:1-6a.9b
Bait Pengantar Injil: Yoh 10:27
Bacaan Injil: Mat 23:13-22
Perilaku hidup yang tidak sesuai dengan kehendak Allah tentu sangat merugikan jiwa kita. Hal itu harus diperingatkan dengan tegas agar tidak membawa kehancuran.
Dalam Injil hari ini, Yesus mengeritik dengan keras dan tegas orang-orang Farisi. Kritikan Yesus menggunakan kata-kata “celakalah”. Kata yang biasa digunakan oleh para nabi dalam Perjanjian Lama untuk menegur bangsa Israel. Di balik kata itu sebenarnya terkandung penolakan dari manusia.
Yesus menyebut orang-orang Farisi sebagai munafik. Orang yang munafik selalu hidup dalam kepalsuan. Apa yang nampak di luar tidak sama dengan apa yang ada di dalam.
Kata “munafik” dalam bahasa Yunani “hypocritos” juga dipakai untuk para aktor pemain drama atau teater. Di atas panggung mereka bisa memerankan apa saja dengan begitu memesona. Tapi itu hanya sekedar peran bukan menampilkan jati diri sesungguhnya.
Sebagai pengikut Kristus, kita harus menghindarkan diri dari kemunafikan. Kita harus hidup jujur dan tulus! Bukan bermain sandiwara dengan menampilkan yang baik-baik saja!
Semoga hidup kita dijauhkan dari kemunafikan!
Tuhan memberkati dan Ave Maria!
Rm. Frans Katino, Pr
Trending
- Gubernur NTT dan Etika Wajah Ekonomi Kreatif: Membaca Martabat Kerja dalam OVOP dan NTT Mart
- Mgr. Dominikus Saku Kembali Memberikan Sakramen Krisma Kepada 376 Umat Paroki St. Dominikus Leon As Wekmidar
- Tim Voli Putra Paroki Mena Juara, Menang 3-0 pada Final HKY 2026
- Bupati TTU Ajak OMK Jadi Pelaku Perubahan dalam Perayaan HKY Dekenat Mena
- Gubernur NTT Dorong OMK Rumuskan Bisnis Produk Lokal dalam Perayaan HKY Dekenat Mena
- OMK se-Dekenat Mena Gelar Pameran Ekonomi Kreatif, Romo Marten dan Romo Vence Siap Sukseskan
- Gubernur NTT Mendukung Perayaan HKY Dekenat Mena dan Mendorong Orang Muda Berpartisipasi Aktif
- Perluas Wawasan: Panitia HKY 2026 Bakal Hadirkan Empat Narasumber dalam Seminar Hati Kudus Yesus
