
Atambua, KeuskupanAtambua.org – Suasana haru dan penuh khidmat menyelimuti Misa 40 Hari untuk mengenang kepergian Bapak Paulus Theo Nahak yang dipimpin oleh Vikaris Jenderal (Vikjen) Keuskupan Atambua, Pater Vincent Wun, SVD. Perayaan Ekaristi ini berlangsung pada Rabu, 26 Maret 2025, di rumah Almarhum – Kuburan Cina, jurusan SMPN 3 Atambua.

Misa ini dihadiri oleh 31 Imam, satu Bruder, para Suster, serta puluhan Frater. Selain itu, banyak umat turut hadir untuk mendoakan jiwa Almarhum, menunjukkan rasa solidaritas dan kebersamaan dalam iman.

Perayaan Ekaristi semakin syahdu dengan lantunan lagu-lagu rohani yang dibawakan oleh para Frater dari Seminari Tinggi Tahun Orientasi Rohani (TOR) Lo’o. Meski diguyur hujan, perayaan tetap berlangsung dengan penuh kekhusyukan.

Dalam kata pengantar dan homilinya, Pater Vikjen menegaskan pentingnya orang beriman untuk mendapatkan kekuatan dan penghiburan dalam Yesus. Ia menekankan bahwa iman yang teguh akan membawa ketenangan bagi mereka yang ditinggalkan serta menjadi harapan akan kehidupan kekal bagi yang telah berpulang.

Pada kesempatan yang sama, Pater Vikjen memberi ruang bagi Rm. John Seran Nahak, Pr., putra Almarhum, untuk menyampaikan sharingnya. Dalam ungkapannya, Rm. John mengenang Bapak Paulus sebagai sosok yang tegas dan keras dalam prinsip, namun penuh kasih sayang dan selalu merangkul keluarganya. Ia juga menggambarkan sang Ayah sebagai seorang pekerja keras dan tekun dalam menjalankan tugasnya.

Di penghujung Misa, Bapak Stef Nahak mewakili keluarga menyampaikan rasa terima kasih kepada Pater Vikjen, para Imam, Suster, Frater, dan seluruh umat yang telah hadir dalam Ekaristi untuk mendoakan Almarhum.

Sebagai informasi, Bapak Paulus Theo Nahak berpulang pada 13 Februari 2025. Ia meninggalkan istri tercinta, Mama Scholastika Hoar, serta tiga putra: Rm. John Seran Nahak, Pr., Engky Loi Nahak, dan Ito Nahak.

Perayaan ini menjadi momen reflektif bagi keluarga dan umat yang hadir, menegaskan kembali bahwa dalam iman, kepergian seseorang bukanlah akhir, melainkan awal dari kehidupan baru dalam Tuhan.
