Yesus Gembala Yang Baik, Sumber Gambar: radarntt.co
Yesus Gembala Baik. Gembala yang menyerahkan nyawa bagi domba-domba-Nya.
Kita bersyukur kepada Tuhan, karena Tuhan tetap memilih dari antara kita orang-orang yang menggembalakan umat dalam ketergantungan pada Sang Gembala Agung, Yesus Kristus. Mereka itu ialah Imam, Biarawan, Biarawati dan Rasul Awam. Kita doakan mereka, supaya mereka tekun dan komitmen akan panggilan ikut Yesus seutuhnya. Kita berdoa supaya atas berkat Tuhan, keluarga-keluarga Katolik tetap jadi tanah yang subur untuk pertumbuhan dan perkembangan panggilan.
Syukur dan pujilah Tuhan, kita ikut dan imani Yesus sebagai Gembala yang mempersatukan, menjaga, menuntun dan memelihara kita. Pesan permenungan hari ini ialah, “Siapkah kita ikut jejak Kristus menjadi ‘gembala yang berbau domba’ sebagaimana diserukan Paus Fransiskus?
Santo Damian de Veuster memberikan testimoni mengenai spiritualitas gembala yang sejati ketika masih menjadi seorang imam. Ketika seorang penderita kusta memberitahukan kepada Pater Damian supaya jangan mendekatinya, sebab akan dijangkiti kusta. Pater Damian menjawab, “Jika tubuhku hancur karena kusta, Tuhan akan memberikan aku satu tubuh baru yang jauh lebih cemerlang!”
Yesus, Pastor Bonus. Gembala yang memberi diri, total, full, bukan seperti orang sewaan, kontrakan, atau tenaga outsourcing. Yang mengenal dalam arti mencintai domba-dombanya, secara personal, pribadi. Yang tidak lari, menghindar, mencari keamanan pribadi tetapi yang berani memberikan hidup agar yang lain selamat.
Yesus menyebut diri-Nya sebagai Gembala yang baik. Dialah Pemilik domba dan merawat mereka setiap hari. Yesus peduli. Ia tahu nama domba-domba-Nya. Ia tahu kebutuhan mereka yang terdalam.
Paus Fransiskus mengajak kita untuk berupaya menjadi domba yang baik dan gembala yang baik bagi satu sama lain.
Seorang gembala harus melayani dengan sukacita, penuh pengabdian diri, rendah hati dan mampu menjadi teladan yang baik.
Selamat pagi dan selamat hari baru. Dalam Yesus kita bersaudara. Tuhan memberkati.
Salam Kasih dan Doa
Romo Eman Kiik Mau, Pr
