Close Menu
  • Home
  • KEUSKUPAN
  • PUSPAS
  • DEKENAT
  • PAROKI
  • RENUNGAN
  • PENGUMUMAN
  • DOKUMEN GEREJA
Facebook X (Twitter) Instagram
Trending
  • Gubernur NTT dan Etika Wajah Ekonomi Kreatif: Membaca Martabat Kerja dalam OVOP dan NTT Mart
  • Mgr. Dominikus Saku Kembali Memberikan Sakramen Krisma Kepada 376 Umat Paroki St. Dominikus Leon As Wekmidar
  • Tim Voli Putra Paroki Mena Juara, Menang 3-0 pada Final HKY 2026
  • Bupati TTU Ajak OMK Jadi Pelaku Perubahan dalam Perayaan HKY Dekenat Mena
  • Gubernur NTT Dorong OMK Rumuskan Bisnis Produk Lokal dalam Perayaan HKY Dekenat Mena
  • OMK se-Dekenat Mena Gelar Pameran Ekonomi Kreatif, Romo Marten dan Romo Vence Siap Sukseskan
  • Gubernur NTT Mendukung Perayaan HKY Dekenat Mena dan Mendorong Orang Muda Berpartisipasi Aktif
  • Perluas Wawasan: Panitia HKY 2026 Bakal Hadirkan Empat Narasumber dalam Seminar Hati Kudus Yesus
Facebook Instagram
  • Home
  • KEUSKUPAN
  • PUSPAS
  • DEKENAT
  • PAROKI
  • RENUNGAN
  • PENGUMUMAN
  • DOKUMEN GEREJA
Login
Keuskupanatambua.orgKeuskupanatambua.org
Home»Renungan Harian»Menjauhkan Diri dari Kemunafikan
Renungan Harian

Menjauhkan Diri dari Kemunafikan

Komsos Keuskupan AtambuaBy Komsos Keuskupan AtambuaAugust 23, 2021No Comments1 Views
Facebook WhatsApp Twitter Telegram Pinterest LinkedIn Reddit Email
Share
Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email

Bacaan I: 1Tes 1:2b-5.8b-10
Mazmur Tanggapan: Mzm 149:1-6a.9b
Bait Pengantar Injil: Yoh 10:27
Bacaan Injil: Mat 23:13-22

Perilaku hidup yang tidak sesuai dengan kehendak Allah tentu sangat merugikan jiwa kita. Hal itu harus diperingatkan dengan tegas agar tidak membawa kehancuran.

Dalam Injil hari ini, Yesus mengeritik dengan keras dan tegas orang-orang Farisi. Kritikan Yesus menggunakan kata-kata “celakalah”. Kata yang biasa digunakan oleh para nabi dalam Perjanjian Lama untuk menegur bangsa Israel. Di balik kata itu sebenarnya terkandung penolakan dari manusia.

Yesus menyebut orang-orang Farisi sebagai munafik. Orang yang munafik selalu hidup dalam kepalsuan. Apa yang nampak di luar tidak sama dengan apa yang ada di dalam.

Kata “munafik” dalam bahasa Yunani “hypocritos” juga dipakai untuk para aktor pemain drama atau teater. Di atas panggung mereka bisa memerankan apa saja dengan begitu memesona. Tapi itu hanya sekedar peran bukan menampilkan jati diri sesungguhnya.

Sebagai pengikut Kristus, kita harus menghindarkan diri dari kemunafikan. Kita harus hidup jujur dan tulus! Bukan bermain sandiwara dengan menampilkan yang baik-baik saja!

Semoga hidup kita dijauhkan dari kemunafikan!

Tuhan memberkati dan Ave Maria!

Rm. Frans Katino, Pr

Share. Facebook WhatsApp Twitter Telegram Pinterest LinkedIn Tumblr Email

BERITA TERKAIT

Ego Sum Via Veritas Vita : Akulah Jalan, Kebenaran dan Hidup

May 16, 2025

Berilah Dengan Cuma-Cuma

December 7, 2024

Dalam Penderitaan, Ada Harapan Baru

November 28, 2024

Relakah Untuk Memberi?

November 25, 2024

Jangan Pernah Ragu

November 23, 2024

Mengusir Kepentingan Dunia

November 22, 2024

Comments are closed.

BERITA TERBARU

Gubernur NTT dan Etika Wajah Ekonomi Kreatif: Membaca Martabat Kerja dalam OVOP dan NTT Mart

June 21, 2026

Mgr. Dominikus Saku Kembali Memberikan Sakramen Krisma Kepada 376 Umat Paroki St. Dominikus Leon As Wekmidar

June 18, 2026

Tim Voli Putra Paroki Mena Juara, Menang 3-0 pada Final HKY 2026

June 12, 2026

Bupati TTU Ajak OMK Jadi Pelaku Perubahan dalam Perayaan HKY Dekenat Mena

June 12, 2026

Gubernur NTT Dorong OMK Rumuskan Bisnis Produk Lokal dalam Perayaan HKY Dekenat Mena

June 12, 2026

OMK se-Dekenat Mena Gelar Pameran Ekonomi Kreatif, Romo Marten dan Romo Vence Siap Sukseskan

June 7, 2026
KALENDER LITURGI

Tentang Kami
Tentang Kami

Keuskupanatambua.org merupakan website resmi Keuskupan Atambua yang menyajikan update informasi seputar Keuskupan Atambua dan paroki-paroki di wilayah keuskupan tersebut.

Alamat

Alamat:
Jl. Nela Raya No. 17, Lalian Tolu, Atambua 85702, Timor – Nusa Tenggara Timur.

Media Sosial
  • Facebook
  • Instagram
  • YouTube
  • TikTok
© 2026 Keuskupanatambua.org. Designed by Tim Keuskupan Atambua.

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.

Sign In or Register

Welcome Back!

Login to your account below.

Lost password?