
Radikal sebenarnya berasal dari kata “radix” yang berarti akar. Radikal bisa diartikan “mengakar”. Jika demikian, semua orang Kristen seharusnya radikal. Artinya, semua orang Kristen harus makin mengakar dalam kristus dan berbuah dalam kasih sesuai ajaran-Nya. Sayangnya, pada masa sekarang, kata “radikal” telah menjadi negatif dan bahkan menakutkan. Orang-orang beragama yang radikal dianggap tidak ramah, suka menghakimi dan suka mengafirkan orang lain. Orang-orang radikal dianggap tidak cocok untuk hidup dalam masyarakat modern.
Ahli-ahli Taurat dan orang-orang Farisi pada masa Yesus juga adalah orang-orang yang radikal secara agamawi. Mereka menguasai Kitab Taurat dan Hukum Musa. Sayangnya kemampuan tersebut justru dipakai untuk menghakimi dan bukannya menyelamatkan sesama. Dalam Injil Lukas hari ini dikatakan bahwa, “Mereka mengamat-amati Yesus, kalau-kalau Ia menyembuhkan orang pada hari Sabat.” Inilah yang diubah oleh Tuhan Yesus. Pemahaman akan ilmu agama bukanlah alat untuk menghakimi melainkan untuk menyelamatkan. Kedalaman religius seseorang diukur bukan dengan semakin banyak ayat dan hukum yang dihafalkan, melainkan karena semakin banyak mencintai sesama.
Dalam dunia riil dan virtual, kita bisa menjumpai banyak “ilmu agama”. Kita bisa mengakses ilmu Teologi, Kitab Suci dan Liturgi. Semua itu arahnya agar orang Kristiani semakin radikal dalam mengasihi Tuhan dan sesama. Semoga kekayaan iman dan agama yang kita peroleh, tidak menjadikan kita “panitia akhirat” yang menentukan siapa yang masuk surga atau neraka, melainkan membuat kita semakin rendah hati dan mencintai tanpa batas.
Cinta akan kebaikan itu selalu menjadi prioritas utama dalam hidup orang beriman. Dalam situasi tertentu, kebaikan menjadi sebuah kemendesakan yang harus diutamakan. Hal ini sudah ditunjukkan oleh Yesus dalam karya-karya-Nya. Meskipun Yesus tahu mata orang-orang Farisi dan dan petinggi-petinggi Yahudi selalu tertuju pada-Nya, namun Yesus tak gentar sedikit pun untuk tetap mewartakan Kerajaan Allah lewat tindakan dan perkataan meski pada hari Sabat sekali pun. Manakah yang lebih baik menolong sesama pada hari Sabat atau berbuat jahat? Yesus melakukan kebaikan namun justru menjadi bahan bagi mereka untuk menyerang-Nya.
Hidup kita pun demikian. Tak jarang kita dijauhi dan dikucilkan karena kebaikan yang kita lakukan. Namun Kisah Yesus menjadi kekuatan bagi kita, untuk tetap teguh dan berjuang dalam kebenaran untuk kelak mendapat keagungan dan kemuliaan.
Rasul Paulus telah setia menjadi pelayan jemaat, untuk menyampaikan rahasia yang tersembunyi dari abad ke abad. Kristus hadir. Dialah harapan dan kemuliaan sejati. Dalam Dialah tersembunyi segala harta hikmat dan pengetahuan.
Kisah Jejak-jejak Kaki
Pada suatu malam seorang pria bermimpi. Ia berjalan menyisir pantai bersama Tuhan. Di cakrawala terhampar adegan kehidupannya. Pada tiap adegan, ia melihat ada dua pasang jejak kaki di pasir. Sepasang jejak kakinya dan sepasang lagi itu jejak kaki Tuhan.
Setelah adegan akhir kehidupannya terhampar, ia menoleh ke belakang melihat jejak-jejak kaki di pasir. Ia melihat bahwa seringkali dalam kehidupannya hanya ada sepasang jejak kaki. Ia juga melihat bahwa saat tersebut merupakan saat-saat paling mencekam dan menyedihkan di dalam hidupnya.
Hal itu sungguh mengherankannya dan ia pun bertanya kepada Tuhan tentang hal tersbut. “Tuhan, Engkau mengatakan bahwa sekali aku memutuskan untuk mengikuti-Mu, Engkau akan selalu berjalan bersamaku. Tetapi, aku melihat bahwa pada saat-saat paling susah dalam hidupku, hanya ada sepasang jejak kaki. Aku tidak mengerti mengapa saat aku sangat membutuhkan-Mu, Engkau justru meninggalkan aku.” Tuhan lalu menjawab, “Anak-Ku, engkau sangat berharga di mata-Ku. Aku mengasihimu dan Aku tidak akan meninggalkanmu. Sewaktu engkau dalam bahaya dan penderitaan, engkau hanya melihat sepasang jejak kaki, karena waktu itu Aku sedang menggendongmu.” Sampai pada masa tuamu, Aku tetap setia dan sampai masa putih rambutmu Aku setia menggendongmu. Amin.
Romo Eman Kiik Mau, Pr
***Renungan live dapat dilihat di youtube Komisi Kitab Suci KA : https://www.youtube.com/watch?v=GT1JTo0zaE4
