Close Menu
  • Home
  • KEUSKUPAN
  • PUSPAS
  • DEKENAT
  • PAROKI
  • RENUNGAN
  • PENGUMUMAN
  • DOKUMEN GEREJA
Facebook X (Twitter) Instagram
Trending
  • Ribuan Umat Paroki Seon Sambut Kedatangan Sr. Maria Alfonsa SJMJ dalam Rangka Misa Syukur Kaul Kekal
  • Temu Persaudaraan se-Dekenat Malaka, Deken Malaka Ajak para Imam Teladani Hati Santo Yohanes Maria Vianney
  • Konkretisasi Pendidikan Plus dan Kurikulum Berbasis Cinta, SMAK Santa Filomena Mena Siapkan 76 Bedeng untuk Tanam Lombok
  • Pancasila sebagai Dasar Etika Cinta bagi Kurikulum Berbasis Cinta
  • Sosialisasi BKSN di Dekenat Mena, Peserta Diajak Mengenal Yesus sebagai Guru yang Penuh Kuasa
  • Iman Lahir dari Pendengaran, Tatapan Ekaristis Meneguhkannya
  • Tutup Jumpa Orang Muda se-Nusra, Ketua Komkep KWI Ajak OMK Jangan Kehilangan Arah
  • Dari Ritapiret, Gubernur NTT Ajak OMK Menjadi Generasi Literat, Produktif, dan Kolaboratif
Facebook Instagram
  • Home
  • KEUSKUPAN
  • PUSPAS
  • DEKENAT
  • PAROKI
  • RENUNGAN
  • PENGUMUMAN
  • DOKUMEN GEREJA
Login
Keuskupanatambua.orgKeuskupanatambua.org
Home»Opini»Yesus Sahabat Bagi Mereka Yang Kehilangan
Opini

Yesus Sahabat Bagi Mereka Yang Kehilangan

Komsos Keuskupan AtambuaBy Komsos Keuskupan AtambuaSeptember 17, 2021Updated:September 17, 2021No Comments19 Views
Facebook WhatsApp Twitter Telegram Pinterest LinkedIn Reddit Email
Share
Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email

Oleh Fr. Joni Lae
Frater TOP Paroki Santa Filomena Mena

Pada pekan ini (Senin, 13 – Sabtu 18/09/2021), Gereja diharapkan melangsungkan katekese bahan BKSN subtema yang kedua yakni Yesus Sahabat Bagi Mereka Yang Kehilangan. Tema ini didasarkan pada Injil Yohanes 11 : 1-44. Injil ini berkisah tentang salah satu peristiwa mukjizat yang dilakukan oleh Yesus. Penulis Injil Yohanes menyebut peristiwa ini sebagai tanda. Tentu ada maknanya tersendiri untuk penyebutan ‘tanda’ atau ‘mukjizat’. Tetapi secara umum tanda atau mukjizat dalam Kitab Suci merujuk kepada satu hal yakni legitimasi diri Yesus sebagai pribadi yang memiliki kuasa atas kehidupan dan kematian.

Benarkah peristiwa kehilangan itu memilukan? Tentu benar. Sebagaimana dikisahkan dalam perikop Injil Yohanes di atas, bahwa saudara Lazarus, Maria dan Marta merasa sedih sekali karena kehilangan orang yang mereka cintai.

Bahkan Yesus saja ketika melihat mereka, Ia meneteskan air mata-Nya. Hal ini jelas bahwa setiap pengalaman kehilangan, apalagi kehilangan orang-orang terdekat kita, akan menyisakkan duka yang mendalam.

Semua kita tentu pernah merasa kehilangan atau bahkan akan merasa kehilangan seperti yang dialami oleh Maria dan Marta.

Banyak perasaan yang dirasa atau akan dirasakan. Tentu suatu keberatan jika hal ini berkaitan dengan kehilangan orang-orang terdekat kita, semisal ayah atau ibu kita meninggal, pasti kita akan merasakan duka yang mendalam.

Tetapi sekiranya lewat pendalaman bahan katekese pada pertemuan kedua ini, kita disadarkan bahwa dalam peristiwa kehilangan Tuhan tidak pernah meninggalkan kita. Bahkan Tuhan sendirilah yang akan datang dan mengunjungi kita yang sedang merasa kehilangan.

Yesus haruslah menjadi sandaran pertama dan utama dalam menyikapi peristiwa kehilangan, sebab dengan demikian peristiwa tersebut akan dihadapi dengan baik.

Mari kita belajar untuk senantiasa bersandar hanya kepada Tuhan.

***Editor : Okto Klau



Share. Facebook WhatsApp Twitter Telegram Pinterest LinkedIn Tumblr Email

BERITA TERKAIT

Gubernur NTT dan Etika Wajah Ekonomi Kreatif: Membaca Martabat Kerja dalam OVOP dan NTT Mart

June 21, 2026

Kecakapan Discernment Imamat di Tengah Viralitas dan Popularitas Publikasi Media Sosial

January 28, 2026

Ekologi Media dan Pentingnya Kesadaran Subjektif

December 12, 2025

ELEMEN ESTETIKA DAN PENJIWAAN DALAM RAGAM TRADISI MUSIK – Catatan ke-2 untuk Konser Musik Trans Timor Barat

November 12, 2025

MUSIK SEBAGAI KATHARSIS – PENGALAMAN ESTETIS DALAM KONSER Calpestando La Terra – Sostenendo il Cielo

November 11, 2025

July 4, 2025

Comments are closed.

BERITA TERBARU

Ribuan Umat Paroki Seon Sambut Kedatangan Sr. Maria Alfonsa SJMJ dalam Rangka Misa Syukur Kaul Kekal

August 8, 2026

Temu Persaudaraan se-Dekenat Malaka, Deken Malaka Ajak para Imam Teladani Hati Santo Yohanes Maria Vianney

August 5, 2026

Konkretisasi Pendidikan Plus dan Kurikulum Berbasis Cinta, SMAK Santa Filomena Mena Siapkan 76 Bedeng untuk Tanam Lombok

August 4, 2026

Pancasila sebagai Dasar Etika Cinta bagi Kurikulum Berbasis Cinta

August 1, 2026

Sosialisasi BKSN di Dekenat Mena, Peserta Diajak Mengenal Yesus sebagai Guru yang Penuh Kuasa

July 25, 2026

Iman Lahir dari Pendengaran, Tatapan Ekaristis Meneguhkannya

July 23, 2026
KALENDER LITURGI

Tentang Kami
Tentang Kami

Keuskupanatambua.org merupakan website resmi Keuskupan Atambua yang menyajikan update informasi seputar Keuskupan Atambua dan paroki-paroki di wilayah keuskupan tersebut.

Alamat

Alamat:
Jl. Nela Raya No. 17, Lalian Tolu, Atambua 85702, Timor – Nusa Tenggara Timur.

Media Sosial
  • Facebook
  • Instagram
  • YouTube
  • TikTok
© 2026 Keuskupanatambua.org. Designed by Tim Keuskupan Atambua.

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.

Sign In or Register

Welcome Back!

Login to your account below.

Lost password?