Close Menu
  • Home
  • KEUSKUPAN
  • PUSPAS
  • DEKENAT
  • PAROKI
  • RENUNGAN
  • PENGUMUMAN
  • DOKUMEN GEREJA
Facebook X (Twitter) Instagram
Trending
  • Kecerdasan Manusiawi dan Kecerdasan Buatan menurut Ensiklik Magnifica Humanitas oleh Paus Leo XIV
  • Ribuan Umat Paroki Seon Sambut Kedatangan Sr. Maria Alfonsa SJMJ dalam Rangka Misa Syukur Kaul Kekal
  • Temu Persaudaraan se-Dekenat Malaka, Deken Malaka Ajak para Imam Teladani Hati Santo Yohanes Maria Vianney
  • Konkretisasi Pendidikan Plus dan Kurikulum Berbasis Cinta, SMAK Santa Filomena Mena Siapkan 76 Bedeng untuk Tanam Lombok
  • Pancasila sebagai Dasar Etika Cinta bagi Kurikulum Berbasis Cinta
  • Sosialisasi BKSN di Dekenat Mena, Peserta Diajak Mengenal Yesus sebagai Guru yang Penuh Kuasa
  • Iman Lahir dari Pendengaran, Tatapan Ekaristis Meneguhkannya
  • Tutup Jumpa Orang Muda se-Nusra, Ketua Komkep KWI Ajak OMK Jangan Kehilangan Arah
Facebook Instagram
  • Home
  • KEUSKUPAN
  • PUSPAS
  • DEKENAT
  • PAROKI
  • RENUNGAN
  • PENGUMUMAN
  • DOKUMEN GEREJA
Login
Keuskupanatambua.orgKeuskupanatambua.org
Home»Renungan Harian»Diutus Untuk Mewartakan Kerajaan Allah
Renungan Harian

Diutus Untuk Mewartakan Kerajaan Allah

Komsos Keuskupan AtambuaBy Komsos Keuskupan AtambuaSeptember 22, 2021No Comments197 Views
Facebook WhatsApp Twitter Telegram Pinterest LinkedIn Reddit Email
Share
Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email


Bacaan I: Ezr 9:5-9
Mazmur Tanggapan: Tb 13:2.3-4a.4bcd.5.8
Bait Pengantar Injil: Mrk 1:15
Bacaan Injil: Luk 9:1-6

Sebagai orang Kristiani kita dipanggil dan diutus Allah untuk menjadi saksi kebaikan Tuhan. Kita diutus untuk mewartakan Sabda pembebasan. Kita diutus untuk membawa kelegaan, damai dan sukacita bagi orang yang sedang berada dalam aneka beban berat.

Dalam bacaan Injil hari ini, Yesus mengutus para murid-Nya untuk mewartakan keselamatan. Tugas utama mereka adalah mewartakan Kerajaan Allah.
“Dan Ia mengutus mereka untuk memberitakan Kerajaan Allah dan untuk menyembuhkan orang” (Luk 9:2). Mereka juga diperlengkapi dengan rahmat pengusiran setan dan penyembuhan orang sakit.

Dalam tugas perutusan itu, Yesus menghendaki agar mereka tetap fokus pada pelayanan. Mereka tetap fokus pada pewartaan Kerajaan Allah. Mereka harus tetap dalam kesatuan dengan-Nya. Sehingga tidak terobsesi dengan segala bentuk pewartaan dan pemujaan terhadap yang lain.

Untuk itu Yesus memberi sejumlah larangan yang harus dihindari dalam tugas perutusan itu. “Jangan membawa apa-apa dalam perjalanan, jangan membawa tongkat atau bekal, roti atau uang, atau dua helai baju.” (Luk 9:3). Dengan kata lain, Yesus menghendaki agar mereka tetap percaya pada penyelenggaraan Ilahi. Mereka harus selalu mengandalkan diri-Nya. Mereka tidak perlu khawatir terhadap hal-hal duniawi yang mereka butuhkan. Tuhan dengan caranya akan memenuhi semua yang mereka butuhkan.

Perutusan para murid mengingatkan kita pada tugas perutusan kita sebagai umat beriman. Kita telah disatukan dengan Kristus melalui baptisan dan kini kita diutus untuk mewartakan kebaikan Tuhan di tengah-tengah dunia. Iman yang bertumbuh dalam diri kita mesti kita gunakan untuk membantu dan menyelamatkan banyak orang.

Kita diutus untuk saling meringankan beban. Kita didorong untuk mengulurkan tangan membantu membebaskan sesama dari segala bentuk penderitaan yang membelenggu hidup mereka.

Oleh karena itu marilah menjalankan tugas perutusan dengan penuh tanggung jawab. Kita tetap fokus terhadap perutusan kita masing-masing.

Kita juga senantiasa percaya akan penyelenggaraan Ilahi dalam karya-karya baik kita. Kita tetap mengandalkan Dia yang senantiasa menyertai kita. Kita tidak perlu khawatir dan takut akan apa yang kita butuhkan. Percayalah, Dia yang mengutus akan menyelesaikan semuanya!

Tuhan memberkati dan Ave Maria!
Romo Frans Katino, Pr
**Renungan singkat ini dapat dibaca juga dalam blog berikut : https://myoasissabda.blogspot.com/2021/09/diutus-untuk-mewartakan-kerajaan-allah.html?m=1
***Editor : Okto Klau

Share. Facebook WhatsApp Twitter Telegram Pinterest LinkedIn Tumblr Email

BERITA TERKAIT

Ego Sum Via Veritas Vita : Akulah Jalan, Kebenaran dan Hidup

May 16, 2025

Berilah Dengan Cuma-Cuma

December 7, 2024

Dalam Penderitaan, Ada Harapan Baru

November 28, 2024

Relakah Untuk Memberi?

November 25, 2024

Jangan Pernah Ragu

November 23, 2024

Mengusir Kepentingan Dunia

November 22, 2024

Comments are closed.

BERITA TERBARU

Kecerdasan Manusiawi dan Kecerdasan Buatan menurut Ensiklik Magnifica Humanitas oleh Paus Leo XIV

August 25, 2026

Ribuan Umat Paroki Seon Sambut Kedatangan Sr. Maria Alfonsa SJMJ dalam Rangka Misa Syukur Kaul Kekal

August 8, 2026

Temu Persaudaraan se-Dekenat Malaka, Deken Malaka Ajak para Imam Teladani Hati Santo Yohanes Maria Vianney

August 5, 2026

Konkretisasi Pendidikan Plus dan Kurikulum Berbasis Cinta, SMAK Santa Filomena Mena Siapkan 76 Bedeng untuk Tanam Lombok

August 4, 2026

Pancasila sebagai Dasar Etika Cinta bagi Kurikulum Berbasis Cinta

August 1, 2026

Sosialisasi BKSN di Dekenat Mena, Peserta Diajak Mengenal Yesus sebagai Guru yang Penuh Kuasa

July 25, 2026
KALENDER LITURGI

Tentang Kami
Tentang Kami

Keuskupanatambua.org merupakan website resmi Keuskupan Atambua yang menyajikan update informasi seputar Keuskupan Atambua dan paroki-paroki di wilayah keuskupan tersebut.

Alamat

Alamat:
Jl. Nela Raya No. 17, Lalian Tolu, Atambua 85702, Timor – Nusa Tenggara Timur.

Media Sosial
  • Facebook
  • Instagram
  • YouTube
  • TikTok
© 2026 Keuskupanatambua.org. Designed by Tim Keuskupan Atambua.

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.

Sign In or Register

Welcome Back!

Login to your account below.

Lost password?