
Bacaan I: Ezr 9:5-9
Mazmur Tanggapan: Tb 13:2.3-4a.4bcd.5.8
Bait Pengantar Injil: Mrk 1:15
Bacaan Injil: Luk 9:1-6
Sebagai orang Kristiani kita dipanggil dan diutus Allah untuk menjadi saksi kebaikan Tuhan. Kita diutus untuk mewartakan Sabda pembebasan. Kita diutus untuk membawa kelegaan, damai dan sukacita bagi orang yang sedang berada dalam aneka beban berat.
Dalam bacaan Injil hari ini, Yesus mengutus para murid-Nya untuk mewartakan keselamatan. Tugas utama mereka adalah mewartakan Kerajaan Allah.
“Dan Ia mengutus mereka untuk memberitakan Kerajaan Allah dan untuk menyembuhkan orang” (Luk 9:2). Mereka juga diperlengkapi dengan rahmat pengusiran setan dan penyembuhan orang sakit.
Dalam tugas perutusan itu, Yesus menghendaki agar mereka tetap fokus pada pelayanan. Mereka tetap fokus pada pewartaan Kerajaan Allah. Mereka harus tetap dalam kesatuan dengan-Nya. Sehingga tidak terobsesi dengan segala bentuk pewartaan dan pemujaan terhadap yang lain.
Untuk itu Yesus memberi sejumlah larangan yang harus dihindari dalam tugas perutusan itu. “Jangan membawa apa-apa dalam perjalanan, jangan membawa tongkat atau bekal, roti atau uang, atau dua helai baju.” (Luk 9:3). Dengan kata lain, Yesus menghendaki agar mereka tetap percaya pada penyelenggaraan Ilahi. Mereka harus selalu mengandalkan diri-Nya. Mereka tidak perlu khawatir terhadap hal-hal duniawi yang mereka butuhkan. Tuhan dengan caranya akan memenuhi semua yang mereka butuhkan.
Perutusan para murid mengingatkan kita pada tugas perutusan kita sebagai umat beriman. Kita telah disatukan dengan Kristus melalui baptisan dan kini kita diutus untuk mewartakan kebaikan Tuhan di tengah-tengah dunia. Iman yang bertumbuh dalam diri kita mesti kita gunakan untuk membantu dan menyelamatkan banyak orang.
Kita diutus untuk saling meringankan beban. Kita didorong untuk mengulurkan tangan membantu membebaskan sesama dari segala bentuk penderitaan yang membelenggu hidup mereka.
Oleh karena itu marilah menjalankan tugas perutusan dengan penuh tanggung jawab. Kita tetap fokus terhadap perutusan kita masing-masing.
Kita juga senantiasa percaya akan penyelenggaraan Ilahi dalam karya-karya baik kita. Kita tetap mengandalkan Dia yang senantiasa menyertai kita. Kita tidak perlu khawatir dan takut akan apa yang kita butuhkan. Percayalah, Dia yang mengutus akan menyelesaikan semuanya!
Tuhan memberkati dan Ave Maria!
Romo Frans Katino, Pr
**Renungan singkat ini dapat dibaca juga dalam blog berikut : https://myoasissabda.blogspot.com/2021/09/diutus-untuk-mewartakan-kerajaan-allah.html?m=1
***Editor : Okto Klau
Trending
- Gubernur NTT dan Etika Wajah Ekonomi Kreatif: Membaca Martabat Kerja dalam OVOP dan NTT Mart
- Mgr. Dominikus Saku Kembali Memberikan Sakramen Krisma Kepada 376 Umat Paroki St. Dominikus Leon As Wekmidar
- Tim Voli Putra Paroki Mena Juara, Menang 3-0 pada Final HKY 2026
- Bupati TTU Ajak OMK Jadi Pelaku Perubahan dalam Perayaan HKY Dekenat Mena
- Gubernur NTT Dorong OMK Rumuskan Bisnis Produk Lokal dalam Perayaan HKY Dekenat Mena
- OMK se-Dekenat Mena Gelar Pameran Ekonomi Kreatif, Romo Marten dan Romo Vence Siap Sukseskan
- Gubernur NTT Mendukung Perayaan HKY Dekenat Mena dan Mendorong Orang Muda Berpartisipasi Aktif
- Perluas Wawasan: Panitia HKY 2026 Bakal Hadirkan Empat Narasumber dalam Seminar Hati Kudus Yesus
