
Gereja percaya bahwa Tuhan Allah memberikan kepada setiap orang beriman seorang Malaikat Pelindung.
Kepercayaan akan perlindungan malaikat sebagai utusan Allah sudah ada semenjak Perjanjian Lama.
Bacaan pertama dalam Misa Kudus hari ini menunjukkan bahwa Tuhan memberikan malaikat-Nya sebagai pelindung dan penasehat bangsa Yahudi.
“Sesungguhnya Aku mengutus seorang malaikat berjalan di depanmu, untuk melindungi engkau di jalan dan untuk membawa engkau ke tempat yang telah Kusediakan…” Kel 23:22.
Bangsa Yahudi harus selalu mendengarkan para Malaikat Pelindung agar bisa selamat. Allah mengirimkan malaikat yang setia menuntun dan melindungi mereka. Allah selalu menghadirkan kegembiraan sebagai orang beriman sejauh umat beriman konsisten dan berkomitmen mengikuti kehendak Allah. Kel 23:20-23a.
Dalam Injil Matius hari ini Yesus mengatakan, “Ingatlah, janganlah menganggap rendah seorang dari anak-anak kecil ini. Karena Aku berkata kepadamu: Ada malaikat mereka di surga yang selalu memandang wajah Bapa-Ku yang di surga.” Mat 18:10.
Setiap kita punya seorang Malaikat Pelindung. Ia bertugas melindungi, membimbing dan mempersembahkan doa dan karya-karya kita kepada Allah. Kita harus selalu menghormati Malaikat Pelindung kita, karena dialah sahabat kita yang ditugaskan untuk mendampingi kita dalam hidup ini.
Sampai saat ini, saya masih ingat baik doa kepada Malaikat Pelindung yang diajarkan oleh Bapak Ibu Guruku di SDI Bikane tahun 1982 yang lalu:
Malaikatku Pelindungku. Jaga aku anakmu, supaya aku tak berdosa. Turut perintah Allahku, sampai saat ajalku. Amin.
Selamat pagi dan selamat hari baru. Selamat memperingati para Malaikat Pelindung. Dalam Yesus, kita bersaudara. Tuhan memberkati.
Salam Kasih dan Doa:
Romo Eman Kiik Mau, Pr
Editor : Okto Klau
