Bendahara yang cerdik. renunganpdkk.blogspot.com
Bendahara adalah orang yang dipercaya untuk memegang dan mengelola uang yang bukan miliknya.
Dalam Injil Lukas hari ini, si bendahara dipuji tuannya sebagai bendahara yang cerdik. Kecerdikan itu terletak pada kemampuan dia untuk mengelola uang dan harta benda tuannya dengan murah hati.
Kita tahu bersama bahwa mereka yang berutang adalah orang yang membutuhkan sehingga pantas diberi kemurahan hati. Si bendahara itu memberi dengan murah hati, kendati yang diberi itu bukan miliknya sendiri melainkan harta tuannya.
Kita semua adalah bendahara yang dipercaya Tuhan untuk mengelola harta milik-Nya. Apa pun yang kita miliki ini bukanlah milik kita tetapi milik Tuhan yang dipercayakan kepada kita untuk kita kelola dengan baik. Tuhan tidak marah tetapi justru menghendaki dan memuji kita yang menggunakan harta tersebut dengan murah hati untuk menolong sesama.
Aneh. Masa orang tidak jujur kok dipuji? Ya memang terasa aneh. Namun, coba kita bandingkan dengan pernyataan ini, “Tuhan mengampuni kita orang yang berdosa ini karena kita memohon belas kasih-Nya atau Tuhan mengasihi kita orang yang berdosa ini karena Tuhan itu Maha Pengasih!”.
Pujian, pengampunan, dan kasih adalah energi positif yang lebih mujarab untuk menyadarkan orang akan kesalahan atau kekurangannya.
Sebaliknya, kemarahan, penghakiman dan penilaian negatif justru akan membuat orang takut dan sulit untuk maju. Marilah kita belajar terus-menerus untuk memuji, mengampuni dan mengasihi.
Selamat pagi dan selamat hari baru. Selamat Hari Jumat Pertama dalam Bulan November 2021. Dalam Yesus kita bersaudara. Tuhan memberkati.
Salam Kasih dan Doa,
Romo Eman Kiik Mau, Pr
**Editor : Okto Klau
