Close Menu
  • Home
  • KEUSKUPAN
  • PUSPAS
  • DEKENAT
  • PAROKI
  • RENUNGAN
  • PENGUMUMAN
  • DOKUMEN GEREJA
Facebook X (Twitter) Instagram
Trending
  • Tidak Bermuka Dua
  • Menjadi Imam dengan Paradigma Kosmopolitan dan Daya Dobrak Melampaui Sekat
  • Ketika Teologi tentang Salib Berpuncak secara Misioner pada Kesetiaan di Bawah Kaki Salib
  • Iman yang Berbuah Kasih
  • Berikanlah Sedekah dan Semuanya Menjadi Bersih
  • Menjadi Imam dari Padang Gurun dalam Kesadaran Tak Layak Membuka Tali Kasut
  • Para Agen Pastoral Paroki St. Paulus Wedomu Mengikuti Sosialisasi Migrasi Aman dan Prosedural dari Komisi KP-PMP Keuskupan Atambua
  • Paroki Katedral Atambua Menggelar Prosesi Tri Harta Iman ke-38
Facebook Instagram
  • Home
  • KEUSKUPAN
  • PUSPAS
  • DEKENAT
  • PAROKI
  • RENUNGAN
  • PENGUMUMAN
  • DOKUMEN GEREJA
Login
Keuskupanatambua.orgKeuskupanatambua.org
Home»Renungan Harian»Efata: Terbukalah!
Renungan Harian

Efata: Terbukalah!

Komsos Keuskupan AtambuaBy Komsos Keuskupan AtambuaFebruary 11, 20221 Comment62 Views
Facebook WhatsApp Twitter Telegram Pinterest LinkedIn Reddit Email
Share
Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email


Yesus menyembuhkan seorang Tuli dan Gagap, sumber: komsosmanado.com


Injil Markus hari ini menceritakan tentang bagaimana Yesus menyembuhkan seorang yang tuli dan gagap.

Ada 2 tindakan Yesus yang menarik untuk kita renungkan bersama hari ini:

Pertama: Yesus memisahkan orang tersebut dari orang banyak. Yesus ingin berdua saja dengan orang tersebut. Ia ingin agar tercipta hubungan yang akrab dan personal antara Diri-Nya dan orang sakit itu. Dengan cara itu, Yesus ingin menyembuhkan ketulian dan kegagapan orang itu yang telah menghalangi relasinya dengan orang lain.

Kedua: Yesus menengadah ke atas dan menarik nafas. Dengan tindakan ini, Yesus menjalin hubungan dengan Bapa-Nya. Ia sadar bahwa kuasa yang ada dalam diri-Nya berasal dari Allah. Apa saja yang dilakukan oleh Yesus terjadi dalam kehendak Allah.

Dua tindakan Yesus di atas menyatakan bagaimana Yesus selalu berusaha membangun hubungan yang akrab dan personal dengan orang yang sakit dan dengan Bapa-Nya. Tuhan pun mau agar kita tidak jadi tuli dan gagap dengan mengusahakan hubungan yang baik dengan sesama dan dengan Tuhan.

Marilah kita datang pada Yesus untuk menyembuhkan ketulian dan kegagapan kita.

Hari ini, Jumat, 11 Februari 2022, Gereja Katolik memperingati Santa Perawan Maria dari Lourdes.

Bertepatan dengan peringatan ini, Santo Yohanes Paulus II pada 30 tahun yang lalu, menetapkan 11 Februari sebagai Hari Orang Sakit Sedunia.

Kita patut bersukacita dan bersyukur atas anugerah ini karena Gereja di seluruh dunia ikut memerhatikan lembaga-lembaga kesehatan, rumah sakit, rumah rehabilitasi untuk memerhatikan orang sakit, mereka yang paling miskin, terpinggirkan, yang lemah dan tak berdaya.

Hari Orang Sakit Sedunia tahun ini, mengangkat tema, “Hendaklah kamu murah hati, sama seperti Bapamu adalah murah hati.” Luk 6:36

Bapa Suci Paus Fransiskus mengajarkan kita untuk melihat jati diri Allah yang sejati, yaitu murah hati. Allah yang kaya akan rahmat-Nya dengan belas kasih kebapaan dan kelembutan hati seorang ibu, Allah selalu ingin memberikan kehidupan kepada kita anak-anaknya.

Hari Orang Sakit Sedunia ini, menjadi kesempatan bagi Gereja untuk memerhatikan lembaga-lembaga kesehatan, rumah rehabilitasi, mereka yang berkecimpung dalam pelayanan orang sakit, para dokter, perawat, asisten dan pengasuh orang sakit, sukarelawan dan secara khusus para pasien, baik yang di rumah sakit maupun di rumah sendiri.

Mari, kita satukan doa-doa kita bersama mereka yang sakit. Semoga di hari khusus ini, menjadi tanda kasih dan kemurahan hati Allah melalui sapaan, doa-doa, peneguhan, kekuatan, penghiburan untuk mereka.

Tuhan Yesus, kobarkanlah semangat kami untuk senantiasa beriman teguh pada-Mu. Santa Maria dari Lourdes, doakanlah kami. Amin.

Selamat pagi dan selamat hari baru. Dalam Yesus kita bersaudara. Tuhan memberkati.
Salam Kasih dan Doa,
Romo Eman Kiik Mau, Pr

Share. Facebook WhatsApp Twitter Telegram Pinterest LinkedIn Tumblr Email

BERITA TERKAIT

Ego Sum Via Veritas Vita : Akulah Jalan, Kebenaran dan Hidup

May 16, 2025

Berilah Dengan Cuma-Cuma

December 7, 2024

Dalam Penderitaan, Ada Harapan Baru

November 28, 2024

Relakah Untuk Memberi?

November 25, 2024

Jangan Pernah Ragu

November 23, 2024

Mengusir Kepentingan Dunia

November 22, 2024

1 Comment

  1. Pingback: Poin-Poin Refleksi Paus Fransiskus Pada Hari Orang Sakit se-Dunia

BERITA TERBARU

Tidak Bermuka Dua

Sponsor: Pusat Pastoral Keuskupan AtambuaOctober 15, 2026

Menjadi Imam dengan Paradigma Kosmopolitan dan Daya Dobrak Melampaui Sekat

Sponsor: Komsos Keuskupan Atambua October 14, 2026

Ketika Teologi tentang Salib Berpuncak secara Misioner pada Kesetiaan di Bawah Kaki Salib

Sponsor: Komsos Keuskupan Atambua October 14, 2026

Iman yang Berbuah Kasih

Sponsor: Pusat Pastoral Keuskupan AtambuaOctober 14, 2026

Berikanlah Sedekah dan Semuanya Menjadi Bersih

Sponsor: Pusat Pastoral Keuskupan AtambuaOctober 13, 2026

Menjadi Imam dari Padang Gurun dalam Kesadaran Tak Layak Membuka Tali Kasut

Sponsor: Pusat Pastoral Keuskupan AtambuaOctober 12, 2026
KALENDER LITURGI

Tentang Kami
Tentang Kami

Keuskupanatambua.org merupakan website resmi Keuskupan Atambua yang menyajikan update informasi seputar Keuskupan Atambua dan paroki-paroki di wilayah keuskupan tersebut.

Alamat

Alamat:
Jl. Nela Raya No. 17, Lalian Tolu, Atambua 85702, Timor – Nusa Tenggara Timur.

Media Sosial
  • Facebook
  • Instagram
  • YouTube
  • TikTok
© 2026 Keuskupanatambua.org. Designed by Tim Keuskupan Atambua.

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.

Sign In or Register

Welcome Back!

Login to your account below.

Lost password?