Close Menu
  • Home
  • KEUSKUPAN
  • PUSPAS
  • DEKENAT
  • PAROKI
  • RENUNGAN
  • PENGUMUMAN
  • DOKUMEN GEREJA
Facebook X (Twitter) Instagram
Trending
  • Kecerdasan Manusiawi dan Kecerdasan Buatan menurut Ensiklik Magnifica Humanitas oleh Paus Leo XIV
  • Ribuan Umat Paroki Seon Sambut Kedatangan Sr. Maria Alfonsa SJMJ dalam Rangka Misa Syukur Kaul Kekal
  • Temu Persaudaraan se-Dekenat Malaka, Deken Malaka Ajak para Imam Teladani Hati Santo Yohanes Maria Vianney
  • Konkretisasi Pendidikan Plus dan Kurikulum Berbasis Cinta, SMAK Santa Filomena Mena Siapkan 76 Bedeng untuk Tanam Lombok
  • Pancasila sebagai Dasar Etika Cinta bagi Kurikulum Berbasis Cinta
  • Sosialisasi BKSN di Dekenat Mena, Peserta Diajak Mengenal Yesus sebagai Guru yang Penuh Kuasa
  • Iman Lahir dari Pendengaran, Tatapan Ekaristis Meneguhkannya
  • Tutup Jumpa Orang Muda se-Nusra, Ketua Komkep KWI Ajak OMK Jangan Kehilangan Arah
Facebook Instagram
  • Home
  • KEUSKUPAN
  • PUSPAS
  • DEKENAT
  • PAROKI
  • RENUNGAN
  • PENGUMUMAN
  • DOKUMEN GEREJA
Login
Keuskupanatambua.orgKeuskupanatambua.org
Home»Renungan Harian»Sahabat Sejati!
Renungan Harian

Sahabat Sejati!

Komsos Keuskupan AtambuaBy Komsos Keuskupan AtambuaFebruary 25, 2022No Comments92 Views
Facebook WhatsApp Twitter Telegram Pinterest LinkedIn Reddit Email
Share
Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email

Sumber Gambar: idntimes.com


Salah satu hal yang paling membahagiakan tetapi sekaligus paling menyedihkan ialah masalah persahabatan. Seiring dengan bertambahnya usia kita, pengalaman persahabatan kita juga bertambah.

Mari kita kenang, berapa banyak sahabat telah kita miliki sejak masa kecil atau kanak-kanak, remaja, muda dan setelah dewasa. Lihat saja, berapa teman saat kita masih di Sekolah Dasar dahulu yang masih bisa kita kontak? Barangkali banyak yang sudah hilang kontak. Meskipun dengan grup-grup Whatsapp, kita dapat menjalin kontak dengan teman-teman lama…., kita selalu punya sahabat-sahabat baru dalam perjalanan: keluarga kita sendiri, kawan di tempat kerja atau grup-grup baru kita.

Sahabat sejati, yakni yang selalu bertahan menjadi sahabat kita di kala senang atau pun susah adalah pelindung yang kuat, laksana kita menemukan harta yang tak ternilai dan harganya tak terbayar. Kalau Yesus mengharapkan perkawinan itu tak terceraikan, tentulah Tuhan meminta para murid memiliki jiwa sahabat sejati, sahabat yang setia untuk suami istri tersebut.

Kata cerai hanya ada dalam benak atau pikiran manusia. Dalam pikiran Tuhan, tidak ada kata cerai. Tuhan selalu menginginkan persatuan dan kesatuan bukannya perpecahan, perceraian atau perpisahan. Kata cerai, justru menunjukkan bahwa manusia sulit untuk setia, sulit untuk berkomitmen. Mrk 10:1-12.

Marilah kita belajar menjadi sahabat sejati dan sahabat yang setia satu sama lain. Menjadi sahabat yang sejati bagi sesama kita sungguh tidak mudah.

Satu-satunya teladan sempurna hanyalah Yesus Kristus Tuhan kita, yang bahkan untuk mereka yang membenci Dia yakni orang-orang yang menyalibkan Dia, Yesus tetap mendoakan dan mengampuni.

Bagi Allah, tidak ada seorang pun yang menjadi musuh, seperti dikatakan Paus Fransiskus. Bagi Tuhan Yesus, tidak ada seorang pun yang dibenci atau dianggap musuh. Manakah rahasianya? Rahasianya terletak pada kasih Allah yang begitu menguasai diri Yesus Kristus. Memohon kasih Allah yang sepenuhnya dalam diri kita adalah titik awal dan pokok untuk dapat menjadi sahabat sejati bagi sesama.

Marilah kita mohon pada Yesus, Sahabat Sejati kita semua, agar dianugerahi cinta Yesus yang menyatukan kita semua. Dalam Yesus kita bersatu. Dalam Yesus kita bersaudara. Yesuslah Sahabat dan Saudara kita semua, selalu dan selamanya.

Selamat pagi dan selamat hari baru. Dalam Yesus kita bersaudara. Tuhan memberkati.
Salam Kasih dan Doa,
Romo Eman Kiik Mau, Pr

Share. Facebook WhatsApp Twitter Telegram Pinterest LinkedIn Tumblr Email

BERITA TERKAIT

Ego Sum Via Veritas Vita : Akulah Jalan, Kebenaran dan Hidup

May 16, 2025

Berilah Dengan Cuma-Cuma

December 7, 2024

Dalam Penderitaan, Ada Harapan Baru

November 28, 2024

Relakah Untuk Memberi?

November 25, 2024

Jangan Pernah Ragu

November 23, 2024

Mengusir Kepentingan Dunia

November 22, 2024

Comments are closed.

BERITA TERBARU

Kecerdasan Manusiawi dan Kecerdasan Buatan menurut Ensiklik Magnifica Humanitas oleh Paus Leo XIV

August 25, 2026

Ribuan Umat Paroki Seon Sambut Kedatangan Sr. Maria Alfonsa SJMJ dalam Rangka Misa Syukur Kaul Kekal

August 8, 2026

Temu Persaudaraan se-Dekenat Malaka, Deken Malaka Ajak para Imam Teladani Hati Santo Yohanes Maria Vianney

August 5, 2026

Konkretisasi Pendidikan Plus dan Kurikulum Berbasis Cinta, SMAK Santa Filomena Mena Siapkan 76 Bedeng untuk Tanam Lombok

August 4, 2026

Pancasila sebagai Dasar Etika Cinta bagi Kurikulum Berbasis Cinta

August 1, 2026

Sosialisasi BKSN di Dekenat Mena, Peserta Diajak Mengenal Yesus sebagai Guru yang Penuh Kuasa

July 25, 2026
KALENDER LITURGI

Tentang Kami
Tentang Kami

Keuskupanatambua.org merupakan website resmi Keuskupan Atambua yang menyajikan update informasi seputar Keuskupan Atambua dan paroki-paroki di wilayah keuskupan tersebut.

Alamat

Alamat:
Jl. Nela Raya No. 17, Lalian Tolu, Atambua 85702, Timor – Nusa Tenggara Timur.

Media Sosial
  • Facebook
  • Instagram
  • YouTube
  • TikTok
© 2026 Keuskupanatambua.org. Designed by Tim Keuskupan Atambua.

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.

Sign In or Register

Welcome Back!

Login to your account below.

Lost password?