
Orang Kaya dan Lazarus, Sumber Gambar: cahayapengharapan.org
Lukas 16:24: “Lalu ia berseru, katanya: Bapa Abraham, kasihanilah aku. Suruhlah Lazarus, supaya ia mencelupkan ujung jarinya ke dalam air dan menyejukkan lidahku, sebab aku sangat kesakitan dalam nyala api ini.”
Inilah seruan orang kaya dalam derita akibat tidak ada rasa kasian pada yang menderita di depan matanya sendiri. Studi para ilmuwan menyatakan pada umumnya orang yang sudah mencapai sukses, posisi sosial dan kekayaan rasa belaskasihan mereka pada orang kecil menurun.
Orang kaya dalam kisah Lazarus harus menderita akibat dari menikmati kemewahan yang berlimpah sampai melupakan si miskin yang mengemis di gerbang rumahnya.
Mari di masa prapaska ini kita belajar memiliki rasa belaskasihan pada yang miskin dan yang berkekurangan di sekitar kita. Semoga usaha puasa dan pantang kita membantu kita memiliki hati bagi yang menderita.
Kita berdoa: “Tuhan Yesus aneka berkat kami terima dari Bapa di surga. Ajarlah kami memiliki hati untuk mencintai dan membantu yang berkekurangan di sekirar kami sebagaimana Engkau telah memberikan banyak sekali contoh kepada kami. Amin.”
Salam dan doa,
P. Vincentius Wun, SVD
