Close Menu
  • Home
  • KEUSKUPAN
  • PUSPAS
  • DEKENAT
  • PAROKI
  • RENUNGAN
  • PENGUMUMAN
  • DOKUMEN GEREJA
Facebook X (Twitter) Instagram
Trending
  • Kecerdasan Manusiawi dan Kecerdasan Buatan menurut Ensiklik Magnifica Humanitas oleh Paus Leo XIV
  • Ribuan Umat Paroki Seon Sambut Kedatangan Sr. Maria Alfonsa SJMJ dalam Rangka Misa Syukur Kaul Kekal
  • Temu Persaudaraan se-Dekenat Malaka, Deken Malaka Ajak para Imam Teladani Hati Santo Yohanes Maria Vianney
  • Konkretisasi Pendidikan Plus dan Kurikulum Berbasis Cinta, SMAK Santa Filomena Mena Siapkan 76 Bedeng untuk Tanam Lombok
  • Pancasila sebagai Dasar Etika Cinta bagi Kurikulum Berbasis Cinta
  • Sosialisasi BKSN di Dekenat Mena, Peserta Diajak Mengenal Yesus sebagai Guru yang Penuh Kuasa
  • Iman Lahir dari Pendengaran, Tatapan Ekaristis Meneguhkannya
  • Tutup Jumpa Orang Muda se-Nusra, Ketua Komkep KWI Ajak OMK Jangan Kehilangan Arah
Facebook Instagram
  • Home
  • KEUSKUPAN
  • PUSPAS
  • DEKENAT
  • PAROKI
  • RENUNGAN
  • PENGUMUMAN
  • DOKUMEN GEREJA
Login
Keuskupanatambua.orgKeuskupanatambua.org
Home»Renungan Harian»Merdeka
Renungan Harian

Merdeka

Komsos Keuskupan AtambuaBy Komsos Keuskupan AtambuaApril 6, 2022No Comments45 Views
Facebook WhatsApp Twitter Telegram Pinterest LinkedIn Reddit Email
Share
Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email


Sumber Gambar: satelit.gkagloria.id


Semakin dewasa, semakin banyak tuntutan hidup yang harus dihadapi. Orang muda harus bergumul dengan dunia pendidikan, orang dewasa bergumul dengan dunia pekerjaan. Belum lagi tuntutan dari pergaulan sosial dan dari tanggung jawab sebagai anggota keluarga. Terkadang tugas dan tanggung jawab menjadi beban hidup, terlebih ketika apa yang dikehendaki tidak berjalan sesuai dengan impian. Dalam keadaan seperti itu, siapa saja ingin hidup merdeka, yakni bebas dari segala macam tuntutan.

Orang tentu berpikir soal hidup berdasarkan keinginan diri sendiri, yakni ikut kemauan diri sendiri saja. Namun orang yang demikian menjadi semakin tidak merdeka, karena ia dibelenggu oleh keinginannya sendiri. Itulah orang yang putus asa dan lari dari kenyataan hidup.

Sabda Tuhan hari ini bicara tentang hidup dalam kemerdekaan sebagai buah tentang tahu dari kebenaran. Kebenaran itu sendiri adalah Yesus, Sabda yang hidup. Dengan mengenal Yesus, orang memperoleh kelegaan sejati. Ia melepaskan orang dari belenggu dosa.

Hidup dalam Yesus menuntut setiap orang untuk melepaskan keinginan pribadinya dan melupakan sejenak segala hal di luar dirinya terhadap pekerjaan dan macam-macam kesibukan. Itu dapat terjadi dalam doa. Hal yang dibutuhkan ialah penyerahan sempurna. Yesus berkuasa terhadap segala sesuatu, termasuk apa yang terjadi dalam hidup manusia. Untuk itu, orang tidak perlu cemas untuk mempercayakan hidupnya kepada Yesus.

Keteguhan iman Sadrakh, Mesakh dan Abednego, mendapatkan tantangan yang berat. Kesetiaan mereka pada Allah berbuah hukuman yang berat. Namun, di sanalah kuasa Allah bekerja dan membuka mata orang yang melawan Allah. Kuasa manusia tidak mampu mengalahkan kuasa Allah. Allah datang menyelamatkan setiap orang yang percaya dan setia kepada-Nya (Dan 3:14-20.24.25-28).

Selamat pagi dan selamat hari baru. Dalam Yesus kita bersaudara. Tuhan memberkati.

Salam Kasih dan Doa,
Romo Eman Kiik Mau, Pr

Share. Facebook WhatsApp Twitter Telegram Pinterest LinkedIn Tumblr Email

BERITA TERKAIT

Ego Sum Via Veritas Vita : Akulah Jalan, Kebenaran dan Hidup

May 16, 2025

Berilah Dengan Cuma-Cuma

December 7, 2024

Dalam Penderitaan, Ada Harapan Baru

November 28, 2024

Relakah Untuk Memberi?

November 25, 2024

Jangan Pernah Ragu

November 23, 2024

Mengusir Kepentingan Dunia

November 22, 2024

Comments are closed.

BERITA TERBARU

Kecerdasan Manusiawi dan Kecerdasan Buatan menurut Ensiklik Magnifica Humanitas oleh Paus Leo XIV

August 25, 2026

Ribuan Umat Paroki Seon Sambut Kedatangan Sr. Maria Alfonsa SJMJ dalam Rangka Misa Syukur Kaul Kekal

August 8, 2026

Temu Persaudaraan se-Dekenat Malaka, Deken Malaka Ajak para Imam Teladani Hati Santo Yohanes Maria Vianney

August 5, 2026

Konkretisasi Pendidikan Plus dan Kurikulum Berbasis Cinta, SMAK Santa Filomena Mena Siapkan 76 Bedeng untuk Tanam Lombok

August 4, 2026

Pancasila sebagai Dasar Etika Cinta bagi Kurikulum Berbasis Cinta

August 1, 2026

Sosialisasi BKSN di Dekenat Mena, Peserta Diajak Mengenal Yesus sebagai Guru yang Penuh Kuasa

July 25, 2026
KALENDER LITURGI

Tentang Kami
Tentang Kami

Keuskupanatambua.org merupakan website resmi Keuskupan Atambua yang menyajikan update informasi seputar Keuskupan Atambua dan paroki-paroki di wilayah keuskupan tersebut.

Alamat

Alamat:
Jl. Nela Raya No. 17, Lalian Tolu, Atambua 85702, Timor – Nusa Tenggara Timur.

Media Sosial
  • Facebook
  • Instagram
  • YouTube
  • TikTok
© 2026 Keuskupanatambua.org. Designed by Tim Keuskupan Atambua.

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.

Sign In or Register

Welcome Back!

Login to your account below.

Lost password?