
Yohanes 6:51: “Akulah roti hidup yang telah turun dari sorga. Jikalau seorang makan dari roti ini, ia akan hidup selama-lamanya, dan roti yang Kuberikan itu ialah daging-Ku, yang akan Kuberikan untuk hidup dunia.”
Mengapa Yesus mengatakan “roti yang Kuberikan ialah dagingKu untuk hidup dunia” dan “jika seseorang makan roti ini akan hidup selamanya.”
Hal itu dikatakan-Nya karena kita butuh pengalaman akan Allah dan Yesus. Pengalaman adalah hal yang sangat pokok dalam hidup setiap orang. Jika seorang anak memegang ekor kucing biarkan saja. Nanti pengalaman akan mengajarinya untuk tidak melakukannya lagi dari pada ingatkan berkali kali dengan kata-kata.
Tragedi yang dialami seseorang akan membuat orang tersebut bertobat. Bagaimana kita bisa mengerti arti cinta kalau kita belum mengalaminya?
Yesus tahu kita butuh pengalaman bersama Dia secara pribadi dan mendalam. Tidak cukup hanya mendengarkan tentang Dia atau Sabda-Nya saja. Kita harus mengalami hidup-Nya, cinta-Nya yang menggerakkan kita.
Inilah yang akan membangun iman kita: pengalaman pribadi yang menyentuh kita dan membangkitkan iman. Gunakan kesempatan bagaimana mengalami hubungan pribadi dengan Allah dan Yesus Putera-Nya dalam hidup kita, keluarga kita atau pengalaman-pengalaman pribadi di mana kita bisa mengalami kehadiran Tuhan yang meneguhkan kita dan membaharui iman kita.
Kita berdoa: “Tuhan Yesus penyelamatku, aku rindukan kehadiran-Mu, janganlah jauh dari pada-Ku. Kehadiran-Mu amat meneguhkanku. Amin.”
Salam dan doa
P. Vincentius Wun, SVD
