Close Menu
  • Home
  • KEUSKUPAN
  • PUSPAS
  • DEKENAT
  • PAROKI
  • RENUNGAN
  • PENGUMUMAN
  • DOKUMEN GEREJA
Facebook X (Twitter) Instagram
Trending
  • Kecerdasan Manusiawi dan Kecerdasan Buatan menurut Ensiklik Magnifica Humanitas oleh Paus Leo XIV
  • Ribuan Umat Paroki Seon Sambut Kedatangan Sr. Maria Alfonsa SJMJ dalam Rangka Misa Syukur Kaul Kekal
  • Temu Persaudaraan se-Dekenat Malaka, Deken Malaka Ajak para Imam Teladani Hati Santo Yohanes Maria Vianney
  • Konkretisasi Pendidikan Plus dan Kurikulum Berbasis Cinta, SMAK Santa Filomena Mena Siapkan 76 Bedeng untuk Tanam Lombok
  • Pancasila sebagai Dasar Etika Cinta bagi Kurikulum Berbasis Cinta
  • Sosialisasi BKSN di Dekenat Mena, Peserta Diajak Mengenal Yesus sebagai Guru yang Penuh Kuasa
  • Iman Lahir dari Pendengaran, Tatapan Ekaristis Meneguhkannya
  • Tutup Jumpa Orang Muda se-Nusra, Ketua Komkep KWI Ajak OMK Jangan Kehilangan Arah
Facebook Instagram
  • Home
  • KEUSKUPAN
  • PUSPAS
  • DEKENAT
  • PAROKI
  • RENUNGAN
  • PENGUMUMAN
  • DOKUMEN GEREJA
Login
Keuskupanatambua.orgKeuskupanatambua.org
Home»Renungan Harian»Syukur dan Taat
Renungan Harian

Syukur dan Taat

Komsos Keuskupan AtambuaBy Komsos Keuskupan AtambuaAugust 8, 2022No Comments16 Views
Facebook WhatsApp Twitter Telegram Pinterest LinkedIn Reddit Email
Share
Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email

Santo Dominikus. Sumber: mb.com.ph


Kata orang bijak, salah satu resep panjang umur dan bahagia ialah mampu bersyukur atas hidup dan anugerah yang ada.

Syukur merupakan sebuah sikap beriman. Syukur berarti penegasan serta pengakuan atas daya hidup dan ketergantungan dari Yang Ilahi.

Yesus hidup dalam budaya manusia. Budaya mengajarkan kearifan dan kebijaksanaan dalam bersikap dan bertatalaku terhadap sesama dan alam, serta menata sikap hormat dan penghargaan atas nilai-nilai hidup setiap hari. Yesus menunjukkan keterlibatan dan kepedulian walau Ia sadar akan konsekuensi keberpihakan pada kebenaran. Keterlibatan dan kepedulian itu menyata meski sederhana.

Kerapkali kita kurang menaruh perhatian terhadap kebaikan dan kepedulian dari dan bagi sesama. Dengan pelbagai cara kita terbuai dalam keangkuhan pribadi maupun keangkuhan religius. Sikap syukur dan taat mampu mengajari kita untuk memiliki kerendahan hati sebagaimana ditunjukkan oleh Yesus dalam hidup-Nya.

Hari ini Gereja memperingati Santo Dominikus, Pendiri Ordo Dominikan atau Ordo Predicatorum atau Ordo Pengkotbah, OP. Ia lahir di Kaleruega, Spanyol, tahun 1170. Kedua orangtuanya saleh dan taat beragama.

Semasa mudanya, ia sudah menunjukkan tanda-tanda kesucian dan semangat belajar tinggi. Pada usia 24 tahun, ia masuk biara di Osma dan tak lama kemudian ditahbiskan menjadi imam. Cinta dan pelayanannya yang tulus lahir dari doa kontemplatif yang dihayati hari demi hari.

Tahun 1215, Dominikus mendirikan sebuah Tarekat Religius, yang berciri kontemplatif dan aktif, yang kemudian diberi nama: Ordo Dominikan atau Ordo Predicatorum atau Ordo Pengkotbah, OP.

Para imam Dominikan berkotbah tentang iman yang benar, serta berusaha meluruskan kembali ajaran-ajaran sesat yang disebut bidaah yang berkembang pada masa itu. Mereka berhasil menyelamatkan orang-orang yang telah menjadi pengikut bidaah, baik melalui kotbah maupun dengan doa, teristimewa dengan doa Rosario.

Dominikus berkata, “Satu-satunya buku yang saya gunakan untuk menyiapkan kotbah adalah buku cinta yakni Injil Yesus Kristus.”

Dominikus meninggal dunia dalam usia 51 tahun di Bologna, Italia, 6 Agustus 1221 dan dinyatakan sebagai Santo oleh Paus Gregorius IX pada 13 Juli 1234.

Sebelum meninggal, Dominikus berpesan, “Tetaplah penuh dalam cinta kasih dan kerendahan hati dan janganlah tinggalkan kemiskinan!”

Tuhan Yesus, syukur kepada-Mu atas segala kasih yang boleh kami terima lewat teladan para kudus-Mu. Semoga teladan para kudus-Mu, membuat kami berani menjadi “cahaya” yang mau setia berdoa, bersyukur dan berbagi kasih-Mu setiap harinya. Amin.

Selamat pagi dan selamat hari baru. Dalam Yesus, kita bersaudara. Tuhan memberkati.
Salam Kasih dan Doa,
Romo Eman Kiik Mau, Pr

Share. Facebook WhatsApp Twitter Telegram Pinterest LinkedIn Tumblr Email

BERITA TERKAIT

Ego Sum Via Veritas Vita : Akulah Jalan, Kebenaran dan Hidup

May 16, 2025

Berilah Dengan Cuma-Cuma

December 7, 2024

Dalam Penderitaan, Ada Harapan Baru

November 28, 2024

Relakah Untuk Memberi?

November 25, 2024

Jangan Pernah Ragu

November 23, 2024

Mengusir Kepentingan Dunia

November 22, 2024

Comments are closed.

BERITA TERBARU

Kecerdasan Manusiawi dan Kecerdasan Buatan menurut Ensiklik Magnifica Humanitas oleh Paus Leo XIV

August 25, 2026

Ribuan Umat Paroki Seon Sambut Kedatangan Sr. Maria Alfonsa SJMJ dalam Rangka Misa Syukur Kaul Kekal

August 8, 2026

Temu Persaudaraan se-Dekenat Malaka, Deken Malaka Ajak para Imam Teladani Hati Santo Yohanes Maria Vianney

August 5, 2026

Konkretisasi Pendidikan Plus dan Kurikulum Berbasis Cinta, SMAK Santa Filomena Mena Siapkan 76 Bedeng untuk Tanam Lombok

August 4, 2026

Pancasila sebagai Dasar Etika Cinta bagi Kurikulum Berbasis Cinta

August 1, 2026

Sosialisasi BKSN di Dekenat Mena, Peserta Diajak Mengenal Yesus sebagai Guru yang Penuh Kuasa

July 25, 2026
KALENDER LITURGI

Tentang Kami
Tentang Kami

Keuskupanatambua.org merupakan website resmi Keuskupan Atambua yang menyajikan update informasi seputar Keuskupan Atambua dan paroki-paroki di wilayah keuskupan tersebut.

Alamat

Alamat:
Jl. Nela Raya No. 17, Lalian Tolu, Atambua 85702, Timor – Nusa Tenggara Timur.

Media Sosial
  • Facebook
  • Instagram
  • YouTube
  • TikTok
© 2026 Keuskupanatambua.org. Designed by Tim Keuskupan Atambua.

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.

Sign In or Register

Welcome Back!

Login to your account below.

Lost password?