Close Menu
  • Home
  • KEUSKUPAN
  • PUSPAS
  • DEKENAT
  • PAROKI
  • RENUNGAN
  • PENGUMUMAN
  • DOKUMEN GEREJA
Facebook X (Twitter) Instagram
Trending
  • Berikanlah Sedekah dan Semuanya Menjadi Bersih
  • Menjadi Imam dari Padang Gurun dalam Kesadaran Tak Layak Membuka Tali Kasut
  • Para Agen Pastoral Paroki St. Paulus Wedomu Mengikuti Sosialisasi Migrasi Aman dan Prosedural dari Komisi KP-PMP Keuskupan Atambua
  • Paroki Katedral Atambua Menggelar Prosesi Tri Harta Iman ke-38
  • Kristus Tanda Keselamatan
  • TNI, POLRI MERAYAKAN SYUKUR HUT TNI KE 81, RD. YORIS SAMUEL GIRI TEGASKAN TANGGUNG JAWAB PRAJURIT.
  • Undangan Terbuka
  • Kebahagiaan Sejati: Lebih Dari Sekedar Hubungan Darah
Facebook Instagram
  • Home
  • KEUSKUPAN
  • PUSPAS
  • DEKENAT
  • PAROKI
  • RENUNGAN
  • PENGUMUMAN
  • DOKUMEN GEREJA
Login
Keuskupanatambua.orgKeuskupanatambua.org
Home»Renungan Harian»Mintalah, Carilah, Ketuklah!
Renungan Harian

Mintalah, Carilah, Ketuklah!

Komsos Keuskupan AtambuaBy Komsos Keuskupan AtambuaOctober 6, 2022No Comments21 Views
Facebook WhatsApp Twitter Telegram Pinterest LinkedIn Reddit Email
Share
Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email
Ilustrasi: cahayapengharapan.org

Hari ini, kita masih bicara tentang doa. Kadang ritme doa kita seperti berjalan ke arah jalan buntu. Saat ada masalah, ritme doa tinggi. Saat butuh sesuatu, perjalanan doa kita tanpa henti. Seolah-olah itulah kesempatan terakhir untuk berdoa. Namun begitu semua alasan itu selesai, doa juga selesai. Jadilah ritme itu seperti berhenti di jalan buntu.

Doa bukan berjalan menuju jalan buntu. Doa mesti berkesinambungan. Dan dengan ritme seperti ini, kita makin mengenal Allah. Hingga akhirnya, bukan kita yang mengenal Allah. Tetapi Dialah yang mengenal kita. Dia pun tahu apa yang kita butuhkan. Saat doa, inilah yang kita minta sebenarnya. Agar Tuhan membuka hati kita untuk menerima apa yang Tuhan berikan. Jangan sampai ada kekecewaan. Maka, berdoa jangan memakai patokan tertentu. Kita diajak berdoa tanpa henti, seperti kita mendaraskan Rosario bulan ini.

Tuhan Yesus mendorong para murid-Nya agar jangan berhenti berdoa. Berdoa bukan tanda kelemahan melainkan tanda cinta dan pengakuan atas perananan Tuhan di dalam hidup para murid.

Yesus pun senantiasa berdoa. Ia menunjukkan kepada para murid bahwa betapa pentingnya selalu punya kontak dengan Allah Bapa.

Dalam doa, manusia menajamkan suara hatinya sendiri, menumbuhkan kepekaan inti membedakan mana yang baik, mana yang buruk, dan mempertajam keinginan untuk mewujudkan cinta kepada Bapa dalam diri sesama.

“Mintalah, Carilah, Ketuklah!”

Kata-kata Yesus ini adalah garansi kemurahan hati Bapa. Tapi bagaimana cara kita memintanya? Kita awali dengan iman. Kita dukung dengan perbuatan konkret dalam pelayanan atau pembaruan diri. Doa tidak hanya berhenti sesudah kata-kata terucap, tetapi justru berlanjut dalam kehidupan nyata.

Yesus mengajarkan kegigihan dan ketekunan dalam hal doa. Kegigihan dan ketekunan inilah yang perlu kita bangun dalam kehidupan iman kita.

Di tengah zaman yang serba cepat dan instan, semoga kita tetap menjadi pribadi yang gigih dan tangguh, tidak mudah putus asa ketika tantangan, kesulitan, dan penderitaan melanda.

Mari kita tetap tekun, sabar, dan setia di saat doa-doa kita rasanya tak kunjung terkabulkan.

Berdoa tak kunjung henti adalah salah satu ciri kekudusan yang diserukan oleh Paus Fransiskus dalam seruan apostoliknya Gaudete dan Exultate – Bersukacitalah dan Bergembiralah.

Selamat pagi dan selamat hari baru. Dalam Yesus, kita bersaudara. Tuhan memberkati.
Salam Kasih dan Doa,
Romo Eman Kiik Mau, Pr
Share. Facebook WhatsApp Twitter Telegram Pinterest LinkedIn Tumblr Email

BERITA TERKAIT

Ego Sum Via Veritas Vita : Akulah Jalan, Kebenaran dan Hidup

May 16, 2025

Berilah Dengan Cuma-Cuma

December 7, 2024

Dalam Penderitaan, Ada Harapan Baru

November 28, 2024

Relakah Untuk Memberi?

November 25, 2024

Jangan Pernah Ragu

November 23, 2024

Mengusir Kepentingan Dunia

November 22, 2024

Comments are closed.

BERITA TERBARU

Berikanlah Sedekah dan Semuanya Menjadi Bersih

Sponsor: Pusat Pastoral Keuskupan AtambuaOctober 13, 2026

Menjadi Imam dari Padang Gurun dalam Kesadaran Tak Layak Membuka Tali Kasut

Sponsor: Pusat Pastoral Keuskupan AtambuaOctober 12, 2026

Para Agen Pastoral Paroki St. Paulus Wedomu Mengikuti Sosialisasi Migrasi Aman dan Prosedural dari Komisi KP-PMP Keuskupan Atambua

October 12, 2026

Paroki Katedral Atambua Menggelar Prosesi Tri Harta Iman ke-38

October 12, 2026

Kristus Tanda Keselamatan

Sponsor: Pusat Pastoral Keuskupan AtambuaOctober 12, 2026

TNI, POLRI MERAYAKAN SYUKUR HUT TNI KE 81, RD. YORIS SAMUEL GIRI TEGASKAN TANGGUNG JAWAB PRAJURIT.

October 11, 2026
KALENDER LITURGI

Tentang Kami
Tentang Kami

Keuskupanatambua.org merupakan website resmi Keuskupan Atambua yang menyajikan update informasi seputar Keuskupan Atambua dan paroki-paroki di wilayah keuskupan tersebut.

Alamat

Alamat:
Jl. Nela Raya No. 17, Lalian Tolu, Atambua 85702, Timor – Nusa Tenggara Timur.

Media Sosial
  • Facebook
  • Instagram
  • YouTube
  • TikTok
© 2026 Keuskupanatambua.org. Designed by Tim Keuskupan Atambua.

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.

Sign In or Register

Welcome Back!

Login to your account below.

Lost password?