
Tanda Nabi Yunus. Sumber: heypasjon.com
Lukas 11:29: “Ketika orang banyak mengerumuni-Nya, berkatalah Yesus: “Angkatan ini adalah angkatan yang jahat. Mereka menghendaki suatu tanda, tetapi kepada mereka tidak akan diberikan tanda selain tanda nabi Yunus.”
Orang sekitar Yesus sudah mengalami banyak hal tapi masih menuntut suatu tanda dari Yesus. Tanda terbesar kasih Allah bagi dunia dalam sejarah hidup manusia adalah Yesus Kristus Putera Allah. Ia ada di tengah kita karena itu yang gagal mengenali-Nya akan meninggalkan kita dalam kegelapan. Ia telah membawa kita pada terang abadi lewat kebangkitan-Nya.
Peristiwa kebangkitan-Nya sudah didahului dengan peristiwa keluarnya Yunus dari perut ikan setelah selama tiga hari dalam perut ikan. Orang Ninive percaya akan seruan Allah dan mereka bertobat lalu Allah tidak menjatuhkan hukuman kepada mereka.
Saat kita dalam kegelapan Sang terang datang dan kita bertemu tanda Allah Yesus Kristus dan kepada kita diberi jaminan keselamatan kekal. Bagaimana dengan sikap kita pada Yesus? Percayakah kita pada Yesus? Ataukah Anda meragukan Dia? Ingatlah pengaruh dunia mana pun janganlah pernah melunturkan iman kita akan Yesus.
Ikutilah nasihat dan petunjuk-Nya dengan setia. Mulailah dari rumah tangga kita masing-masing dalam pendidikan keluarga kita yang sungguh bercorak Kristiani. Ingat pesan Santo Paulus di di dalam 1 Korintus 15:58 “Karena itu, saudara-saudaraku yang kekasih, berdirilah teguh, jangan goyah, dan giatlah selalu dalam pekerjaan Tuhan! Sebab kamu tahu, bahwa dalam persekutuan dengan Tuhan jerih payahmu tidak sia-sia.”
Kita berdoa: “Allah Bapa di surga. Kami percaya pada Putera-Mu utusan terang sejati. Dalam Dia kami hidup untuk mengabdi keluarga kami, sesama kami. Kuatkan kami agar tetap setia pada-Nya bersama putera-puteri kami. Demi Kristus Tuhan kami. Amin.”
Salam dan doa,
P. Vincentius Wun, SVD
