
Ciri-ciri hamba yang takut pada Allah. Sumber: republika.com
Lukas 12:5 : “Aku akan menunjukkan kepada kamu siapakah yang harus kamu takuti. Takutilah Dia, yang setelah membunuh, mempunyai kuasa untuk melemparkan orang ke dalam neraka. Sesungguhnya Aku berkata kepadamu, takutilah Dia!”
Dalam segalannya taat pada kehendak Allah yang harus ditempatkan pada tempat utama dari pada taat pada penguasa dunia yang hanya dapat membunuh tubuh fisik tapi tidak mampu melemparkan kita ke api abadi.
Kesepuluh hukum Allah haruslah mendapat tempat utama dalam hidup kita. Contohnya: Hari minggu hari yang dikuduskan, jangan dibatalkan hanya karena taat pada bos dunia yang menuntut kita untuk kerja di kantornya tanpa alasan yang mendesak.
Atau siapapun yang membunuh sesama harus ditentang karena nyawa manusia hanya bisa dihabisi oleh pemilik kehidupan sendiri yakni Allah pencipta kita. Janganlah meremehkan hukum Allah hanya karena kemauan daging.
Mari jadilah orang yang lebih taat pada Allah maka karya kita akan jadi berkat bagi bos kita di dunia dan sesama kita serta diri kita sendiri.
Kita berdoa: “Allah Bapa di surga sertailah kami agar kami selalu menjadi umat yang lebih taat pada perintah-Mu dalam hidup kami dari pada taat pada penguasa dunia yang tak mampu selamatkan jiwa kami untuk keabadian. Amin.”
Salam dan doa,
P. Vincentius Wun, SVD
