Close Menu
  • Home
  • KEUSKUPAN
  • PUSPAS
  • DEKENAT
  • PAROKI
  • RENUNGAN
  • PENGUMUMAN
  • DOKUMEN GEREJA
Facebook X (Twitter) Instagram
Trending
  • Berikanlah Sedekah dan Semuanya Menjadi Bersih
  • Menjadi Imam dari Padang Gurun dalam Kesadaran Tak Layak Membuka Tali Kasut
  • Para Agen Pastoral Paroki St. Paulus Wedomu Mengikuti Sosialisasi Migrasi Aman dan Prosedural dari Komisi KP-PMP Keuskupan Atambua
  • Paroki Katedral Atambua Menggelar Prosesi Tri Harta Iman ke-38
  • Kristus Tanda Keselamatan
  • TNI, POLRI MERAYAKAN SYUKUR HUT TNI KE 81, RD. YORIS SAMUEL GIRI TEGASKAN TANGGUNG JAWAB PRAJURIT.
  • Undangan Terbuka
  • Kebahagiaan Sejati: Lebih Dari Sekedar Hubungan Darah
Facebook Instagram
  • Home
  • KEUSKUPAN
  • PUSPAS
  • DEKENAT
  • PAROKI
  • RENUNGAN
  • PENGUMUMAN
  • DOKUMEN GEREJA
Login
Keuskupanatambua.orgKeuskupanatambua.org
Home»Renungan Harian»Rindu Lihat Yesus
Renungan Harian

Rindu Lihat Yesus

Komsos Keuskupan AtambuaBy Komsos Keuskupan AtambuaNovember 15, 2022No Comments546 Views
Facebook WhatsApp Twitter Telegram Pinterest LinkedIn Reddit Email
Share
Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email


Zakeus. Sumber: sesawi.net


Tanpa kerinduan, keinginan bertemu Yesus hanyalah sia-sia. Atau boleh hanya angan-angan. Sekadar tampilan luar untuk menarik perhatian.

Kerinduan Zakheus untuk melihat Yesus mengantar dia sampai memanjat pohon. Itulah usahanya untuk mewujudkan keinginannya. Ia ingin mengalami kehadiran Yesus di dalam dirinya.

Zakheus orang pendek itu kiranya jadi teladan. Pendek fisiknya tapi panjang akalnya. Ia tahu benar, bagaimana bisa melihat Yesus. Keinginan yang besar itu nyata lewat usahanya. Naik ke atas pohon agar bisa melihat ke bawah. Bentuk fisiknya menghalangi dia melihat Yesus. Ditambah kerumunan massa yang memupuskan harapannya. Tapi akal panjangnya menemukan jalan keluar.

Bagi Zakheus, pertemuan dengan Yesus membawa perubahan. Di sanalah ia alami pertobatan yang besar. Ia yang kaya dari pajak mau buka pintu bantuan bagi yang miskin. Bahkan ia ubah pikirannya dengan mengembalikan empat kali lipat dari barang yang dianggap rampasan hak orang lain. Pertemuan dengan Yesus bagj Zakheus mesti bawa perubahan. Jalan ke sana memang tidak mudah.

Zakheus rindu untuk bertemu Yesus terjawab. Yesus sendiri yang memanggil, menyapa Zakheus untuk segera turun. Yesus mau datang dan bertamu di rumah Zakheus. Misi Yesus jelas yakni membawa semua kepada keselamatan melalui pertobatan.

Kedatangan Yesus di tengah para pendosa, seperti seorang dokter yang hendak menemui pasiennya. Tuhan Yesus selalu terbuka hati-Nya bagi semua orang yang mau datang kepada-Nya.

Seperti Zakheus, kita juga perlu buka pintu hati kita, dan berani untuk datang pada Yesus. Kedatangan kita itu demi keselamatan kita. Kita datang berarti kita membutuhkan Tuhan yang menjadi kekuatan utama kita. Yesus selalu siap dan terbuka hati menerima siapa saja yang mau datang kepada-Nya. Itulah sukacita Tuhan.

Cinta Tuhan abadi selamanya. Di hadapan Tuhan, kita semua berharga. Kita laksana sebutir debu di atas neraca. Namun Tuhan selalu memberikan cinta-Nya dan tidak memperhatikan dosa, agar manusia kembali berbalik kepada Tuhan.

Zakheus bergembira dan bersukacita menerima kehadiran Yesus. Walaupun Zakheus tidak disukai banyak orang sebagai pemungut cukai, namun ia mau menerima cinta Yesus. Hal itu juga yang menggerakkan hatinya untuk berbagi cinta juga dengan orang lain.

Yesus sungguh hadir dalam hidup kita. Cinta-Nya nyata dan bisa dirasakan. Sebesar apa pun dosa kita, kasih setia Tuhan tak pernah berubah, karena Ia selalu mengharapkan kita kembali percaya dan hidup sesuai kehendak-Nya.

Cinta Tuhan banyak bentuknya. Sudahkah kita peka dan menyadari besarnya cinta Tuhan dalam hidup kita setiap hari?

Marilah kita selalu berusaha dan berjuang untuk datang kepada Yesus di tengah segala tawaran dunia lainnya.

Selamat pagi dan selamat hari baru. Dalam Yesus kita bersaudara. Tuhan memberkati.
Salam Kasih dan Doa,
Romo Eman Kiik Mau, Pr

Share. Facebook WhatsApp Twitter Telegram Pinterest LinkedIn Tumblr Email

BERITA TERKAIT

Ego Sum Via Veritas Vita : Akulah Jalan, Kebenaran dan Hidup

May 16, 2025

Berilah Dengan Cuma-Cuma

December 7, 2024

Dalam Penderitaan, Ada Harapan Baru

November 28, 2024

Relakah Untuk Memberi?

November 25, 2024

Jangan Pernah Ragu

November 23, 2024

Mengusir Kepentingan Dunia

November 22, 2024

Comments are closed.

BERITA TERBARU

Berikanlah Sedekah dan Semuanya Menjadi Bersih

Sponsor: Pusat Pastoral Keuskupan AtambuaOctober 13, 2026

Menjadi Imam dari Padang Gurun dalam Kesadaran Tak Layak Membuka Tali Kasut

Sponsor: Pusat Pastoral Keuskupan AtambuaOctober 12, 2026

Para Agen Pastoral Paroki St. Paulus Wedomu Mengikuti Sosialisasi Migrasi Aman dan Prosedural dari Komisi KP-PMP Keuskupan Atambua

October 12, 2026

Paroki Katedral Atambua Menggelar Prosesi Tri Harta Iman ke-38

October 12, 2026

Kristus Tanda Keselamatan

Sponsor: Pusat Pastoral Keuskupan AtambuaOctober 12, 2026

TNI, POLRI MERAYAKAN SYUKUR HUT TNI KE 81, RD. YORIS SAMUEL GIRI TEGASKAN TANGGUNG JAWAB PRAJURIT.

October 11, 2026
KALENDER LITURGI

Tentang Kami
Tentang Kami

Keuskupanatambua.org merupakan website resmi Keuskupan Atambua yang menyajikan update informasi seputar Keuskupan Atambua dan paroki-paroki di wilayah keuskupan tersebut.

Alamat

Alamat:
Jl. Nela Raya No. 17, Lalian Tolu, Atambua 85702, Timor – Nusa Tenggara Timur.

Media Sosial
  • Facebook
  • Instagram
  • YouTube
  • TikTok
© 2026 Keuskupanatambua.org. Designed by Tim Keuskupan Atambua.

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.

Sign In or Register

Welcome Back!

Login to your account below.

Lost password?