
Siapa beterkun di dalam penderitaan disayang Allah. Sumber: rubrikkristen.com
Lukas 21:18-19: “Tetapi tidak sehelai pun dari rambut kepalamu akan hilang. Kalau kamu tetap bertahan, kamu akan memperoleh hidupmu.”
Yesus meramalkan nasib para pengikutnya bahwa mereka akan menderita penganiayaan. Sejarah telah membuktikan itu. Dunia membenci mereka yang tidak mau mengikuti nilai yang dianutnya.
Walaupun demikian penganiayaan yang kita alami menjadi peluang terbaik untuk bertahan dan memihak pada Kristus. Dan siapa yang bertahan terhadap janji Yesus, ia akan dilindungi Tuhan bahkan sehelai rambutnya pun tak hilang dari padanya.
Itu arti selamat di tangan Allah. Entah diancam membunuh, godaan, kekerasan, dan pembunuhan para martir tetap setia pada Kristus. Yesus saja telah melewati jalan itu dan telah merebut kemenangan dengan cara itu maka kita umat Kristiani yang melewatinya juga akan menang.
Karena itu sahabat-sahabatku, yang mau setia pada Yesus Kristus janganlah tergiur dengan dunia ini lalu melupakan Allah karena takut menderita. Mari teguhkan iman kita maju bersama Yesus Kristus untuk menang sehingga kelak bisa berjumpa dengan Allah Bapa kita.
Kita berdoa: “Allah Bapa yang penuh belaskasih kami diingatkan Putera-Mu akan derita yang akan kami alami tapi dengan janji Putera-Mu siapa yang setia dia dilindungi Bapa. Kami percaya akan janji Putera-Mu maka kami mau tetap setia pada-Mu. Demi Kristus Tuhan kami. Amin.”
Salam dan doa. RIP mama Imelda Jini,
P. Vincentius Wun, SVD
