Close Menu
  • Home
  • KEUSKUPAN
  • PUSPAS
  • DEKENAT
  • PAROKI
  • RENUNGAN
  • PENGUMUMAN
  • DOKUMEN GEREJA
Facebook X (Twitter) Instagram
Trending
  • Kecerdasan Manusiawi dan Kecerdasan Buatan menurut Ensiklik Magnifica Humanitas oleh Paus Leo XIV
  • Ribuan Umat Paroki Seon Sambut Kedatangan Sr. Maria Alfonsa SJMJ dalam Rangka Misa Syukur Kaul Kekal
  • Temu Persaudaraan se-Dekenat Malaka, Deken Malaka Ajak para Imam Teladani Hati Santo Yohanes Maria Vianney
  • Konkretisasi Pendidikan Plus dan Kurikulum Berbasis Cinta, SMAK Santa Filomena Mena Siapkan 76 Bedeng untuk Tanam Lombok
  • Pancasila sebagai Dasar Etika Cinta bagi Kurikulum Berbasis Cinta
  • Sosialisasi BKSN di Dekenat Mena, Peserta Diajak Mengenal Yesus sebagai Guru yang Penuh Kuasa
  • Iman Lahir dari Pendengaran, Tatapan Ekaristis Meneguhkannya
  • Tutup Jumpa Orang Muda se-Nusra, Ketua Komkep KWI Ajak OMK Jangan Kehilangan Arah
Facebook Instagram
  • Home
  • KEUSKUPAN
  • PUSPAS
  • DEKENAT
  • PAROKI
  • RENUNGAN
  • PENGUMUMAN
  • DOKUMEN GEREJA
Login
Keuskupanatambua.orgKeuskupanatambua.org
Home»Renungan Harian»Teguh Beriman
Renungan Harian

Teguh Beriman

Komsos Keuskupan AtambuaBy Komsos Keuskupan AtambuaJanuary 18, 2023No Comments25 Views
Facebook WhatsApp Twitter Telegram Pinterest LinkedIn Reddit Email
Share
Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email
Ilustrasi beriman teguh dalam berbagai tantangan. Sumber:infokatolik.id

Markus 3:4: “Kemudian kata-Nya kepada mereka: “Manakah yang diperbolehkan pada hari Sabat, berbuat baik atau berbuat jahat, menyelamatkan nyawa orang atau membunuh orang?” Tetapi mereka itu diam saja.”

Lagi-lagi orang Farisi mengamati Yesus di hari Sabat karena ada seseorang yang lumpuh tangannya berada di kenisah. Karena mereka mengamati-Nya maka Yesus mengucapkan kalimat di atas.

Kita ingat di dalam Injil (Mat.12:11-12) Yesus menyatakan kepada orang Farisi kalau di hari Sabat ada binatang piaraan yang terjerumus ke dalam perigi apa dibiarkan? Manusia lebih berhaga dari binatang. Intinya berbuatlah baik pada hari Sabat.

Injil mengajar tentang tujuan dari hukum: hukum harus menjamin kebebasan dan membangun hidup yang baik, juga hendaknya menempatkan hidup sebagai pusat. Yesus tetap pada prinsip menyembuhkan orang lumpuh itu. Dengan akibat mereka bersekongkol membunuh Dia.

Bagaimana dengan penghayatan iman kita? Militansi dalam beriman ada ataukah longgar ikut yang dikehendaki dunia di mana kita disanjung, tidak ada tantangan karena ikut arus tapi justru mengkhianati Yesus?

Sebagai pengikut Kristus jadilah bapak mama keluarga yang setia pada Yesus, didiklah putra putri anda untuk setia beragama, jangan pernah loyo dalam iman. Yesus adalah jaminan keselamatan kita, tidak ada yang lain. Jangan mengikuti kaum Farisi yang kalah dengan Yesus, lalu bersekongkol membunuh-Nya. Kalau kalah politik atau kalah bertanding akuilah kehebatan sesama bukan bermusuhan. Apalagi antar sesama umat Kristen saling bermusuhan dan saling menjatuhkan. Kita harus hidup bersatu sebagai murid Yesus agar dunia percaya Yesus sungguh anak Allah.

Kita berdoa: “Allah Bapa di surga di dalam dunia ini iman kami diuji terus menerus. Teguhkan kami untuk tetap setia pada-Mu, setia pada jalan yang difirmankan Putera-Mu kepada kami. Semoga dengan doa kami, umat Kristen sedunia dapat bersatu sebagai putra dan putri-Mu. Selalu belajar berbuat baik dimana saja. Demi Kristus Tuhan kami. Amin.”
Salam dan doa,
P. Vincentius Wun, SVD

Share. Facebook WhatsApp Twitter Telegram Pinterest LinkedIn Tumblr Email

BERITA TERKAIT

Ego Sum Via Veritas Vita : Akulah Jalan, Kebenaran dan Hidup

May 16, 2025

Berilah Dengan Cuma-Cuma

December 7, 2024

Dalam Penderitaan, Ada Harapan Baru

November 28, 2024

Relakah Untuk Memberi?

November 25, 2024

Jangan Pernah Ragu

November 23, 2024

Mengusir Kepentingan Dunia

November 22, 2024

Comments are closed.

BERITA TERBARU

Kecerdasan Manusiawi dan Kecerdasan Buatan menurut Ensiklik Magnifica Humanitas oleh Paus Leo XIV

August 25, 2026

Ribuan Umat Paroki Seon Sambut Kedatangan Sr. Maria Alfonsa SJMJ dalam Rangka Misa Syukur Kaul Kekal

August 8, 2026

Temu Persaudaraan se-Dekenat Malaka, Deken Malaka Ajak para Imam Teladani Hati Santo Yohanes Maria Vianney

August 5, 2026

Konkretisasi Pendidikan Plus dan Kurikulum Berbasis Cinta, SMAK Santa Filomena Mena Siapkan 76 Bedeng untuk Tanam Lombok

August 4, 2026

Pancasila sebagai Dasar Etika Cinta bagi Kurikulum Berbasis Cinta

August 1, 2026

Sosialisasi BKSN di Dekenat Mena, Peserta Diajak Mengenal Yesus sebagai Guru yang Penuh Kuasa

July 25, 2026
KALENDER LITURGI

Tentang Kami
Tentang Kami

Keuskupanatambua.org merupakan website resmi Keuskupan Atambua yang menyajikan update informasi seputar Keuskupan Atambua dan paroki-paroki di wilayah keuskupan tersebut.

Alamat

Alamat:
Jl. Nela Raya No. 17, Lalian Tolu, Atambua 85702, Timor – Nusa Tenggara Timur.

Media Sosial
  • Facebook
  • Instagram
  • YouTube
  • TikTok
© 2026 Keuskupanatambua.org. Designed by Tim Keuskupan Atambua.

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.

Sign In or Register

Welcome Back!

Login to your account below.

Lost password?