Lalian News – KeuskupanAtambua.org – SMAS Seminari Lalian resmi menjalin kerja sama dengan Badan Narkotika Nasional (BNN) Kabupaten Belu melalui Deklarasi “Sekolah Bersinar” (Bersih Narkoba) pada Senin (5/10/2026). Deklarasi ini merupakan wujud nyata implementasi program nasional Ananda Bersinar (Aksi Nasional Anti Narkotika Dimulai dari Anak).

Rangkaian kegiatan diawali dengan upacara bendera bersama di lapangan upacara SMAS Seminari Lalian tepat pukul 07.00 WITA. Upacara tersebut dipimpin langsung oleh Kepala BNN Kabupaten Belu, Suroso, S.Sos., M.M., dan dihadiri oleh seluruh civitas akademika SMAS Seminari Lalian.

Turut hadir dalam kegiatan ini jajaran dari BNN Kabupaten Belu, yaitu Felisia Taolin, S.Si., Mohamad A. Usman, S.I.Kom., dan Yoseph J. Bisik, A.Md. Selain itu, hadir pula Tim Pencegahan dan Pemberdayaan Masyarakat (P2M) selaku penyelenggara program yang terdiri dari Dominikus Bria Seran, S.Kep., Trifonia T. Mau, S.H., Kamarudin I. Bedho, S.H., serta Virgilius Taolin.

Dalam amanatnya, Kepala BNN Kabupaten Belu, Suroso, S.Sos., M.M., menegaskan pentingnya sinergi dan kolaborasi dari seluruh pihak, khususnya di lingkungan sekolah, untuk mencegah dan memberantas penyalahgunaan narkoba di kalangan anak dan remaja.
“BNN hadir di sekolah-sekolah untuk menjaga anak-anak bangsa sebagai generasi penerus agar terhindar dari penyalahgunaan narkoba dan obat-obatan terlarang. Kami sangat mengharapkan kerja sama, komunikasi, dan keterbukaan informasi apabila terdapat indikasi penyalahgunaan di lingkungan sekolah,” tegas Bapak Suroso.
Sementara itu, dalam wawancaranya, Felisia Taolin, S.Si., menjelaskan bahwa fokus utama program Ananda Bersinar adalah membangun pencegahan dini dan ketahanan diri pada anak serta remaja. Melalui program ini, para siswa diharapkan dapat menjadi penggerak dan teladan pencegahan narkoba di lingkungan pendidikan maupun masyarakat.

Program Ananda Bersinar memiliki lima pilar utama pelaksanaan, yaitu Pencegahan: Penguatan karakter, peningkatan literasi bahaya narkoba, kesadaran ancaman digital, serta pelatihan keterampilan menolak narkoba. Ketahanan Keluarga & Sekolah: Mewujudkan program Sekolah BERSINAR (Bersih Narkoba, Edukatif, Ramah Anak) dan mengintegrasikan edukasi pencegahan ke dalam kurikulum pendidikan. Rehabilitasi: Penyediaan dan penguatan kapasitas layanan rehabilitasi khusus bagi anak dan remaja. Pemberdayaan & Edukasi Digital: Menghadirkan portal/hotspot edukasi serta mengoptimalkan ruang siber untuk kampanye positif. Kolaborasi Lintas Sektor: Sinergi antara BNN, pemerintah daerah, sekolah, komunitas, dan orang tua.

Usai upacara bendera, kegiatan dilanjutkan dengan pembacaan deklarasi bersama anti-narkoba serta penandatanganan komitmen bersama seluruh warga sekolah untuk mewujudkan lingkungan SMAS Seminari Lalian yang bersih dan bebas dari narkoba serta obat-obatan terlarang. (Momen deklarasi bersama dapat disaksikan melalui unggahan video pada tautan berikut: https://vt.tiktok.com/ZSb4r6FRJ/)
Seluruh rangkaian acara berlangsung khidmat, lancar, dan memberikan kesan mendalam bagi para siswa. Pihak SMAS Seminari Lalian menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada Tim P2M serta BNN Kabupaten Belu atas terselenggaranya kegiatan ini, sekaligus berharap kerja sama ini berlanjut pada sesi sosialisasi dan edukasi pencegahan yang lebih komprehensif di masa mendatang.
Penulis: Lalian Literasi.@com.id. Editor – Yudel Neno

