
Atambua, LALIAN NEWS – KeuskupanAtambua.org — SMAS Seminari Lalian menggelar Forum Komunikasi Komite Sekolah (FK2S) bersama orang tua dan wali seminaris di Aula Seminari Lalian, Sabtu (19/9/2026), mulai pukul 08.00 WITA. Melalui pemaparan program dan dialog bersama pengelola sekolah serta asrama, pertemuan ini membahas peningkatan mutu pendidikan, pembinaan seminaris, dan dukungan sarana prasarana.

Forum tersebut menjadi ruang untuk menyelaraskan tanggung jawab keluarga dan seminari dalam mendampingi perkembangan siswa. Sebagai lembaga pendidikan berasrama Katolik di bawah naungan Keuskupan Atambua, Seminari Lalian menyelenggarakan pembinaan yang mencakup kegiatan akademik, kehidupan rohani, serta keseharian seminaris di asrama.

Kepala SMAS Seminari Lalian, Rm. Hironimus Masu, Pr., menekankan pentingnya partisipasi semua pihak, termasuk orang tua, dalam meningkatkan mutu sekolah. Dalam pemaparannya, ia juga menyoroti persiapan menghadapi akreditasi sekolah pada 2029.
Dukungan orang tua menjadi bagian dari upaya membangun kesinambungan pembinaan antara keluarga dan lembaga pendidikan. Melalui FK2S, program sekolah dapat dibicarakan bersama, dievaluasi, dan didukung sesuai kebutuhan.
Wakil Kepala Sekolah Bidang Kesiswaan sekaligus Prefek atau Pamong Rumah Seminaris, Rm. Arnoldus Lema, Pr., memaparkan tata tertib kehidupan di sekolah dan asrama. Pemaparan ini memberikan pemahaman kepada orang tua mengenai aturan yang menjadi pedoman keseharian para seminaris.
Sementara itu, Wakil Kepala Sekolah Bidang Kurikulum, Drs. Marselinus Seran, membahas kualifikasi akademik dan pencapaian kurikulum yang perlu dipertahankan serta ditingkatkan. Aspek akademik menjadi bagian penting dalam pembinaan calon imam dan pemimpin masa depan.

Kebutuhan sarana prasarana turut mendapat perhatian. Wakil Kepala Sekolah Bidang Sarana dan Prasarana, Rm. Vinsen Kolo, Pr., menguraikan dinamika kebutuhan hidup seminaris, baik di asrama maupun di sekolah, yang memerlukan dukungan finansial memadai.

Pembahasan tersebut menempatkan FK2S sebagai sarana komunikasi mengenai kebutuhan dan keberlangsungan pendidikan di seminari. Forum ini juga menjadi wadah transparansi program serta penggalangan dukungan bagi pengembangan sekolah.
Dialog bersama orang tua dipimpin Ketua FK2S Godefridus Zufri Ngampu, S.Pd., M.M., dan Sekretaris FK2S Gerardus Heriberus Nahak, S.Pd., Gr. Rangkaian pembahasan berlangsung hingga menghasilkan keputusan akhir sidang.

Di sela-sela dialog, para siswa pemenang perlombaan menampilkan karya seni berupa penampilan band, musikalisasi puisi, dan musik ansambel. Imakulata Band, yang didampingi Rm. Filto Bowe, Pr., turut membawakan sejumlah lagu.

Penampilan siswa menambah semarak pertemuan sekaligus memperlihatkan pengembangan bakat seni di lingkungan seminari. Bagi orang tua dan wali yang berasal dari berbagai paroki, kegiatan ini juga menjadi kesempatan untuk bersilaturahmi.

Seluruh rangkaian acara berlangsung lancar dan kondusif. Melalui forum tersebut, kerja sama antara pengelola seminari dan orang tua diharapkan semakin kuat dalam mendukung pembinaan seminaris serta peningkatan mutu pendidikan di Seminari Lalian.
Penulis: Lalian Literasi.@com.id
Editor – Yudel Neno
