
Lalian News — KeuskupanAtambua.org – Dalam upaya menumbuhkan minat dan budaya baca di lingkungan sekolah, SMAS Seminari Lalian menjajaki kerja sama spesifik dengan Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Kabupaten Belu.
Kerja sama ini difokuskan pada penyediaan dan peminjaman rutin buku-buku fiksi maupun nonfiksi guna memacu semangat literasi para peserta didik (para Seminaris).
Meskipun perpustakaan SMAS Seminari Lalian telah terdaftar sebagai bagian dari jaringan Perpustakaan Daerah Kabupaten Belu, komunikasi khusus ini dilakukan untuk memperkuat kolaborasi secara rutin dan berkelanjutan ke depannya.
Langkah awal kolaborasi ini dimulai melalui pertemuan yang berlangsung pada Selasa (20/10/2026) di ruang baca Perpustakaan Kabupaten Belu.
Mewakili SMAS Seminari Lalian, Rm. Stef Seran, Pr., bertemu langsung dengan Kepala Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Kabupaten Belu, Maximus Mali, S.STP., yang didampingi Pustakawan Ahli Muda, Nikolas Hale Bau, S.ST.
Kepala Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Kabupaten Belu, Maximus Mali, mengapresiasi tinggi inisiatif dan semangat membaca siswa SMAS Seminari Lalian.
Menurutnya, langkah kolaboratif ini sejalan dengan visi perpustakaan daerah, yaitu “Terwujudnya Budaya Baca dan Memori Arsip Daerah yang Berkualitas, Maju, dan Transparan.”
Komunikasi ini diharapkan dapat membantu pihak seminari, terutama peserta didik, dalam meningkatkan kemampuan literasinya di masa depan,” ujar Maximus Mali dalam pertemuan tersebut.
“Kunjungan Balasan dan Penyerahan Buku”
menindaklanjuti komunikasi awal tersebut, tim utusan dari Dinas Perpustakaan Daerah yang dipimpin oleh Frans Ferdinand Bere Mayor, S.Sos, selaku Kepala Bidang Layanan Otomasi dan Kerjasama serta Pelestarian Bahan Pustaka, bersama Yullyana Marlina Latuan, S.I.Pust., selaku Pustakawan Ahli Pertama dan Belarmina Natividade Pacheco sebagai Operator Layanan Operasional, melakukan kunjungan langsung ke SMAS Seminari Lalian pada Rabu (21/10/2026) pukul 11.00 WITA.
Kedatangan rombongan disambut hangat oleh Kepala Sekolah SMAS Seminari Lalian, Rm. Hironimus Masu, Pr., di ruang kerjanya. Selain untuk mengobservasi kondisi perpustakaan sekolah, pihak dinas juga membawa sejumlah eksemplar buku pilihan yang disesuaikan dengan minat baca para murid.
Dalam pertemuan tersebut, kedua pihak berdiskusi hangat mengenai berbagai program peningkatan budaya baca. Poin utama yang ditekankan adalah pentingnya literasi sebagai fondasi utama pertumbuhan dan perkembangan akademik peserta didik.
Melalui kemitraan ini, pihak sekolah dan dinas berharap semangat literasi siswa SMAS Seminari Lalian dapat terus meningkat. Lebih dari itu, kolaborasi ini diharapkan mampu menginspirasi sekolah-sekolah lain di Kabupaten Belu untuk turut memanfaatkan fasilitas buku yang tersedia di perpustakaan daerah demi mencerdaskan generasi muda,di masa depan. “Buku adalah jendela dunia, dan membaca adalah cara kita berkelana tanpa beranjak dari tempat duduk.”

Penulis: Alfa Manek. Editor – Yudel Neno

