Santo Fransiskus de Sales, infokatolik.id
“Bersatu kita teguh, bercerai kita runtuh!”
Demikianlah peribahasa yang menggambarkan bahwa persatuan adalah sesuatu yang penting di dalam hidup manusia.
Persatuan memampukan manusia untuk melewati keras dan pahit kenyataan kehidupan. Dalam persatuan, manusia menemukan kekuatan untuk menyandarkan kepercayaan bahwa hidup akan selalu dilalui. Di dalam persatuan, manusia semakin kuat dalam pengharapan melewati cobaan hidup.
Bacaan-bacaan suci hari ini menunjukkan bahwa sejak zaman bani Israel, persatuan manusia dengan Allah adalah kekuatan yang sungguh besar. Daud karena bersatu dengan Allah, akhirnya mampu mempersatukan seluruh keturunan dan wilayah Israel di bawah kekuasaannya.
Persatuan Daud dengan Allah membawa persatuan pula di dalam kerajaannya. Kerajaan Israel menjadi kerajaan yang besar dan kuat, yang disegani oleh kerajaan-kerajaan di sekitarnya. Bahkan Daud sendiri memerintah sampai 40 tahun lamanya, sama dengan waktu pembuangan Israel di padang gurun sebelum Israel memasuki tanah terjanji.
Persatuan Yesus dengan Allah Bapa dan Roh Kudus, membuat Yesus disegani oleh masyarakat sezaman-Nya. Namun karena prasangka buruk orang-orang, Yesus malah dituduh bersekutu dengan iblis. Ahli Taurat, yang seharusnya mengerti bahwa kuasa Yesus adalah kuasa surga, membutakan hati mereka karena melihat latar belakang Yesus yang datang dari keluarga miskin dan tak terpandang. Yesus dipandang tidak layak untuk bersatu dengan Allah dan dianggap lebih layak dipandang untuk datang dari kuasa kegelapan.
Persatuan itu bukan hanya masalah kita datang dari mana, tapi juga masalah bagaimana kita memilih akan bersatu dengan siapa. Tentu sebagai orang Katolik, pilihan kita adalah bersatu dengan Allah Tritunggal Maha Kudus sendiri karena memang dari Allah kita semua berasal. Semoga kita senantiasa meluangkan hati untuk bersatu dengan Allah.
Hari ini Gereja memperingati Santo Fransiskus dari Sales, Uskup dan Pujangga Gereja. Ia lahir di Savoya, 21 Agustus 1567. Ia seorang yang cerdas dan berpendidikan tinggi. Ia ditahbiskan menjadi imam dan uskup. Ia membaktikan diri bagi kepentingan Gereja dan perkembangan iman umat.
Fransiskus adalah seorang kudus yang ramah, bijaksana dan sayang akan umatnya. Ia menjadi perintis penggunaan surat kabar dalam pewartaan iman. Ia diberi gelar sebagai Pujangga Gereja dan pelindung para Penulis dan Pers Katolik.
Selamat pagi dan selamat hari baru. Dalam Yesus kita bersaudara. Tuhan memberkati.
Salam Kasih dan Doa,
Romo Eman Kiik Mau, Pr
