Browsing: Profil para Calon Diakon Keuskupan Atambua

Dari pengalaman-pengalaman itu, ia perlahan-lahan keluar dari zona nyaman, belajar dari kritik, dan semakin membuka diri. Masa TOP membuatnya menyadari bahwa pengalaman pastoral bukan tujuan akhir, melainkan bekal menuju relasi yang lebih intim dengan Tuhan. Karena itu, ia dengan tekad yang matang melanjutkan formasi calon imam dan studi teologi, dengan keyakinan bahwa menjadi imam berarti terus bertumbuh dalam iman, kepribadian, spiritualitas, dan intelektualitas.