Close Menu
  • Home
  • KEUSKUPAN
  • PUSPAS
  • DEKENAT
  • PAROKI
  • RENUNGAN
  • PENGUMUMAN
  • DOKUMEN GEREJA
Facebook X (Twitter) Instagram
Trending
  • 274 OMK Paroki Hati Yesus yang Mahakudus Noemuti Dilantik, Pastor Paroki Dorong Semangat Pelayanan
  • 28 Anak Terima Sakramen Baptis di Gereja Hati Yesus Yang Mahakudus Noemuti
  • Paroki Kristus Raja Seon Selenggarakan Misa Penutupan Kursus Persiapan Perkawinan
  • Paroki Fafinesu Gelar Dialog Gereja Berdikari
  • Paroki Naekake Gelar Giat Animasi dan Pendampingan Lektor
  • Peserta Diklat Kesekretariatan Kembali Bersemangat lewat Sesi Ice Breaking di Emaus
  • Bekali Sekretaris Paroki Se-Keuskupan Atambua Keterampilan Menulis Berita, Ini Kata Romo Yudel Neno
  • Sekretaris Paroki se-Keuskupan Atambua Antusias Ikuti Diklat Kesekretariatan
Facebook Instagram
  • Home
  • KEUSKUPAN
  • PUSPAS
  • DEKENAT
  • PAROKI
  • RENUNGAN
  • PENGUMUMAN
  • DOKUMEN GEREJA
Login
Keuskupanatambua.orgKeuskupanatambua.org
Home»Profil para Calon Diakon Keuskupan Atambua»Profil dan Refleksi Panggilan Frater Handrianus Agustinus Nahak yang akan ditahbiskan menjadi Diakon
Profil para Calon Diakon Keuskupan Atambua

Profil dan Refleksi Panggilan Frater Handrianus Agustinus Nahak yang akan ditahbiskan menjadi Diakon

Komsos Keuskupan AtambuaBy Komsos Keuskupan AtambuaMay 31, 2025No Comments165 Views
Facebook WhatsApp Twitter Telegram Pinterest LinkedIn Reddit Email
Share
Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email

Kupang, KeuskupanAtambua.org – Profil dan Refleksi Panggilan Frater Handrianus Agustinus Nahak yang akan ditahbiskan menjadi Diakon, Motto: “Karena itu Aku berkata kepadamu: Janganlah khawatir tentang hidupmu” (Matius 6:25b)

“Apa yang akan saya buat dan lakukan jika memilih jalan ini?” Pertanyaan inilah yang selalu hadir dalam batin setiap pribadi yang sedang berproses menjawab panggilan Tuhan menjadi imam. Demikian pula yang dialami oleh Frater Handrianus Agustinus Nahak. Dalam refleksi panggilannya, ia menyadari keterbatasan yang dimiliki dan merasa khawatir akan pilihan hidup yang sedang ditempuh. Situasi ini membuatnya sempat berada dalam dilema, namun akhirnya ia menemukan jawaban dan penguatan dari sabda Yesus dalam Injil Matius: “Karena itu Aku berkata kepadamu: Janganlah khawatir tentang hidupmu”. Kutipan ini memberikan inspirasi dan kekuatan, bahwa Tuhan tidak pernah gagal membentuk orang yang setia mengikuti-Nya.

Data Diri

Handrianus Agustinus Nahak, yang akrab disapa Gusti Nahak atau Guna, lahir pada tanggal 25 Agustus 1997. Ia adalah putra bungsu dari enam bersaudara, anak dari pasangan Gabriel Nahak dan Yasintha Soy, keduanya pensiunan guru. Sebagai anak bungsu, ia mendapatkan perhatian dan dukungan penuh dari keluarga.

Dengan postur tubuh yang ideal, wajah yang rupawan, dan kepribadian terbuka, ceria, serta mudah akrab dengan siapa saja, Guna dikenal sebagai pribadi yang hangat dan bersahabat. Meski berasal dari keluarga terpandang, ia tidak pernah menutup diri atau bersikap tinggi hati, justru sebaliknya, ia senantiasa membangun relasi dengan banyak orang.

Ia dibaptis pada 20 Maret 1998 di Paroki St. Mikhael Kada oleh Rm. Kornelis Salem, Pr, dengan saksi baptis Wilhelmus Luan dan Ketona Hoar. Komuni Pertama diterima tahun 2006 di Paroki Sta. Maria Immculata Katedral Atambua oleh Rm. Agustinus Berek, Pr. Sakramen Krisma diterimanya di Paroki Seon pada tahun 2017 oleh mendiang Uskup Mgr. Anton Pain Ratu, SVD.

Riwayat Pendidikan

Guna mengenyam pendidikan di SDK Uarau (2003–2008), lalu pindah dan menyelesaikan pendidikan dasar di SDI Mamakun pada tahun 2009. Ia melanjutkan ke SMPK St. Yoseph Seon (2009–2012), kemudian memilih masuk ke SMA Seminari Menengah St. Maria Imakulata Lalian (2012–2016). Setelah tamat dari Lalian, ia melamar sebagai calon imam Keuskupan Atambua dan diterima untuk mengikuti Tahun Orientasi Rohani (TOR) di Lo’o Damian Nenuk (2016–2017).

Setelah menyelesaikan TOR, ia melanjutkan pendidikan di Seminari Tinggi St. Mikhael Penfui-Kupang dan kuliah filsafat di Universitas Katolik Widya Mandira Kupang (2017–2021). Selama empat tahun di sana, ia menempuh pembinaan dan studi filsafat sambil terus mematangkan panggilannya.

Selanjutnya, ia menjalani Tahun Orientasi Pastoral (TOP) di Paroki Sta. Maria Imakulata Katedral Atambua selama dua tahun (2021–2023), sesuai SK dari Keuskupan Atambua. Kini, ia sedang menyelesaikan masa studi teologi di Seminari Tinggi St. Mikhael Kupang (2023–2025) sebagai tahap akhir sebelum menerima tahbisan imamat.

Identitas Keluarga

Diakon Guna adalah anak ke-6 dari 6 bersaudara: Jonisius Melkhianus Nahak (Guru), Gaudensius Oktovianus Nahak (Wiraswasta), Aloysius Gonzaga Nahak (Wiraswasta), Elfrida Nahak (Ibu Rumah Tangga), Ermelinda Nahak (Tenaga Honorer Desa). Seluruh anggota keluarganya beragama Katolik dan selalu mendukung panggilan hidupnya.

Perkembangan dan Refleksi Panggilan

Panggilan Guna mulai tumbuh ketika ia duduk di bangku SMP. Ia tertarik dengan cara hidup para seminaris yang mengadakan aksi panggilan, serta cerita-cerita menarik seputar kehidupan di Seminari Menengah Lalian, seperti adanya fasilitas pengembangan talenta dan banyaknya alat musik serta kebun buah-buahan. Dorongan itu membawanya melamar ke Seminari Lalian tanpa sepengetahuan orang tuanya.

Meski sempat kesulitan beradaptasi dengan lingkungan belajar yang kompetitif, ia berhasil menyelesaikan pendidikan di Lalian. Setelah itu, ia menjalani TOR selama setahun dan merasakan kedalaman spiritualitas yang membentuk dirinya secara rohani. Ia lalu melanjutkan ke Seminari Tinggi St. Mikhael Penfui-Kupang dan meraih gelar Sarjana Filsafat setelah empat tahun perjuangan.

Sebagai kelanjutan dari formasi calon imam, ia menjalani Tahun Orientasi Pastoral (TOP) di Paroki Katedral Atambua. Tantangan dan dinamika umat yang kompleks justru memperkuat tekadnya. Ia belajar untuk melayani, bekerjasama dalam tim, mengembangkan diri bersama orang muda, dan membentuk relasi yang akrab dengan umat.

Dari pengalaman-pengalaman itu, ia perlahan-lahan keluar dari zona nyaman, belajar dari kritik, dan semakin membuka diri. Masa TOP membuatnya menyadari bahwa pengalaman pastoral bukan tujuan akhir, melainkan bekal menuju relasi yang lebih intim dengan Tuhan. Karena itu, ia dengan tekad yang matang melanjutkan formasi calon imam dan studi teologi, dengan keyakinan bahwa menjadi imam berarti terus bertumbuh dalam iman, kepribadian, spiritualitas, dan intelektualitas.

 

Disusun oleh: Frater Tingkat III Keuskupan Atambua
Diedit oleh: Rm. Yudelfianus Fon Neno, Pr
Diterbitkan dalam rangka: Tahbisan Diakonat oleh Mgr. Dominikus Saku, Pr
Tanggal: Sabtu, 31 Mei 2025
Tempat: Kapela Seminari Tinggi Santo Mikhael Penfui, Kupang

Share. Facebook WhatsApp Twitter Telegram Pinterest LinkedIn Tumblr Email

BERITA TERKAIT

Profil dan Refleksi Frater Marianus Tubani Nainaif (Calon Diakon Keuskupan Atambua) yang akan Ditahbiskan menjadi Diakon

May 31, 2025

Comments are closed.

BERITA TERBARU

274 OMK Paroki Hati Yesus yang Mahakudus Noemuti Dilantik, Pastor Paroki Dorong Semangat Pelayanan

April 19, 2026

28 Anak Terima Sakramen Baptis di Gereja Hati Yesus Yang Mahakudus Noemuti

April 18, 2026

Paroki Kristus Raja Seon Selenggarakan Misa Penutupan Kursus Persiapan Perkawinan

April 16, 2026

Paroki Fafinesu Gelar Dialog Gereja Berdikari

April 16, 2026

Paroki Naekake Gelar Giat Animasi dan Pendampingan Lektor

April 16, 2026

Peserta Diklat Kesekretariatan Kembali Bersemangat lewat Sesi Ice Breaking di Emaus

April 15, 2026
KALENDER LITURGI

Tentang Kami
Tentang Kami

Keuskupanatambua.org merupakan website resmi Keuskupan Atambua yang menyajikan update informasi seputar Keuskupan Atambua dan paroki-paroki di wilayah keuskupan tersebut.

Alamat

Alamat:
Jl. Nela Raya No. 17, Lalian Tolu, Atambua 85702, Timor – Nusa Tenggara Timur.

Media Sosial
  • Facebook
  • Instagram
  • YouTube
  • TikTok
© 2026 Keuskupanatambua.org. Designed by Tim Keuskupan Atambua.

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.

Sign In or Register

Welcome Back!

Login to your account below.

Lost password?