Close Menu
  • Home
  • KEUSKUPAN
  • PUSPAS
  • DEKENAT
  • PAROKI
  • RENUNGAN
  • PENGUMUMAN
  • DOKUMEN GEREJA
Facebook X (Twitter) Instagram
Trending
  • Kecerdasan Manusiawi dan Kecerdasan Buatan menurut Ensiklik Magnifica Humanitas oleh Paus Leo XIV
  • Ribuan Umat Paroki Seon Sambut Kedatangan Sr. Maria Alfonsa SJMJ dalam Rangka Misa Syukur Kaul Kekal
  • Temu Persaudaraan se-Dekenat Malaka, Deken Malaka Ajak para Imam Teladani Hati Santo Yohanes Maria Vianney
  • Konkretisasi Pendidikan Plus dan Kurikulum Berbasis Cinta, SMAK Santa Filomena Mena Siapkan 76 Bedeng untuk Tanam Lombok
  • Pancasila sebagai Dasar Etika Cinta bagi Kurikulum Berbasis Cinta
  • Sosialisasi BKSN di Dekenat Mena, Peserta Diajak Mengenal Yesus sebagai Guru yang Penuh Kuasa
  • Iman Lahir dari Pendengaran, Tatapan Ekaristis Meneguhkannya
  • Tutup Jumpa Orang Muda se-Nusra, Ketua Komkep KWI Ajak OMK Jangan Kehilangan Arah
Facebook Instagram
  • Home
  • KEUSKUPAN
  • PUSPAS
  • DEKENAT
  • PAROKI
  • RENUNGAN
  • PENGUMUMAN
  • DOKUMEN GEREJA
Login
Keuskupanatambua.orgKeuskupanatambua.org
Home»Renungan Harian»Dum Spiro Spero: Aku Berharap Selagi Aku Masih Bernafas
Renungan Harian

Dum Spiro Spero: Aku Berharap Selagi Aku Masih Bernafas

Komsos Keuskupan AtambuaBy Komsos Keuskupan AtambuaDecember 2, 2022No Comments546 Views
Facebook WhatsApp Twitter Telegram Pinterest LinkedIn Reddit Email
Share
Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email

ILustrasi dari Soundcloud.com

Dum Spiro Spero – Aku Berharap Selagi Aku Masih Bernafas

Inilah yang kita petik dari bacaan Injil Matius pada hari Jumat Pertama Bulan Desember 2022.

Hari ini kita dengar kisah Yesus menyembuhkan 2 orang buta. Dua orang buta itu minta belas kasih Yesus. Yesus menanggapi mereka dengan sebuah pertanyaan, “Percayakah kamu bahwa Aku dapat melakukannya? Dan ke-2 orang buta itu percaya. Yesus pun menyembuhkan mereka.”

1. Harapan:

Seperti dua orang buta yang terus berharap disembuhkan oleh Yesus dengan setia mengikuti-Nya dan berseru-seru, kita pun diajak untuk terus memiliki harapan dalam setiap persoalan dan pergumulan hidup setiap hari.

Milikilah selalu harapan. Letakkanlah harapan dan imanmu pada Yesus.

2. Iman:

Yesus bertanya kepada 2 orang buta, “Percayakah kamu? Ke-2 orang buta itu menjawab, “Ya, kami percaya!”

Iman berarti percaya. Di sinilah kita diajak untuk terus beriman di tengah pelbagai godaan dan cobaan yang seringkali buat kita jadi BUTA – Banyak Urusan Tanpa Allah.

Iman itu mendapatkan jawaban dan sama sekali tidak dikecewakan. Yesus berkata, “Jadilah kepadamu menurut imanmu.” Sambil berkata demikian, Yesus menjamah mata mereka dan keduanya pun sembuh dari kebutaan.

3. Kasih:

Seperti Yesus yang penuh kasih, kita pun diajak untuk memiliki kasih terhadap sesama yang terbelenggu oleh ketakberdayaan karena jelaslah bahwa kasih akan memberikan keterbukaan dan bukan keterbutaan. Itulah KASIH – Karena Allah Selalu Ingin Hadir.

Hari ini kita diundang untuk belajar dari iman kedua orang buta itu. Ketika kita mengalami masalah dan penderitaan hidup, janganlah kita segan untuk datang kepada Yesus dan berseru-seru memohon pertolongan-Nya.

Seringkali kita menjadi pribadi yang penuntut dengan meminta Tuhan untuk melakukan ini dan itu sesuai dengan yang kita inginkan, lalu kecewa ketika dalam kenyataan yang terjadi tidak seperti yang kita harapkan. Iman kita terlalu tipis, sehingga kita kurang meyakini penyelenggaraan Tuhan.

Belajar dari kedua orang buta itu, satu-satunya yang perlu kita mohon dari Tuhan adalah belas kasihan. Kalau Tuhan berbelaskasihan kepada kita, itu sudah lebih cukup, sebab belas kasih Tuhan sudah mencakup segala sesuatu yang kita butuhkan dalam hidup di dunia ini.

Ya Yesus Sang Dokter Ilahi. Bersama 2 orang buta hari ini, yang terus-menerus mengikuti dan menyerukan nama-Mu, kami mohon, bantulah kami juga untuk setia mengikuti-Mu dan menyerukan nama-Mu. Datanglah dan sentuhlah hati kami dengan rahmat-Mu agar selalu memiliki harapan, iman dan kasih yang sejati. Amin.

Selamat pagi dan selamat hari baru. Selamat hari Jumat Pertama dalam bulan Desember 2022. Dalam Yesus kita bersaudara. Tuhan memberkati.
Salam Kasih dan Doa,
Romo Eman Kiik Mau, Pr

Share. Facebook WhatsApp Twitter Telegram Pinterest LinkedIn Tumblr Email

BERITA TERKAIT

Ego Sum Via Veritas Vita : Akulah Jalan, Kebenaran dan Hidup

May 16, 2025

Berilah Dengan Cuma-Cuma

December 7, 2024

Dalam Penderitaan, Ada Harapan Baru

November 28, 2024

Relakah Untuk Memberi?

November 25, 2024

Jangan Pernah Ragu

November 23, 2024

Mengusir Kepentingan Dunia

November 22, 2024

Comments are closed.

BERITA TERBARU

Kecerdasan Manusiawi dan Kecerdasan Buatan menurut Ensiklik Magnifica Humanitas oleh Paus Leo XIV

August 25, 2026

Ribuan Umat Paroki Seon Sambut Kedatangan Sr. Maria Alfonsa SJMJ dalam Rangka Misa Syukur Kaul Kekal

August 8, 2026

Temu Persaudaraan se-Dekenat Malaka, Deken Malaka Ajak para Imam Teladani Hati Santo Yohanes Maria Vianney

August 5, 2026

Konkretisasi Pendidikan Plus dan Kurikulum Berbasis Cinta, SMAK Santa Filomena Mena Siapkan 76 Bedeng untuk Tanam Lombok

August 4, 2026

Pancasila sebagai Dasar Etika Cinta bagi Kurikulum Berbasis Cinta

August 1, 2026

Sosialisasi BKSN di Dekenat Mena, Peserta Diajak Mengenal Yesus sebagai Guru yang Penuh Kuasa

July 25, 2026
KALENDER LITURGI

Tentang Kami
Tentang Kami

Keuskupanatambua.org merupakan website resmi Keuskupan Atambua yang menyajikan update informasi seputar Keuskupan Atambua dan paroki-paroki di wilayah keuskupan tersebut.

Alamat

Alamat:
Jl. Nela Raya No. 17, Lalian Tolu, Atambua 85702, Timor – Nusa Tenggara Timur.

Media Sosial
  • Facebook
  • Instagram
  • YouTube
  • TikTok
© 2026 Keuskupanatambua.org. Designed by Tim Keuskupan Atambua.

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.

Sign In or Register

Welcome Back!

Login to your account below.

Lost password?