Close Menu
  • Home
  • KEUSKUPAN
  • PUSPAS
  • DEKENAT
  • PAROKI
  • RENUNGAN
  • PENGUMUMAN
  • DOKUMEN GEREJA
Facebook X (Twitter) Instagram
Trending
  • Kecerdasan Manusiawi dan Kecerdasan Buatan menurut Ensiklik Magnifica Humanitas oleh Paus Leo XIV
  • Ribuan Umat Paroki Seon Sambut Kedatangan Sr. Maria Alfonsa SJMJ dalam Rangka Misa Syukur Kaul Kekal
  • Temu Persaudaraan se-Dekenat Malaka, Deken Malaka Ajak para Imam Teladani Hati Santo Yohanes Maria Vianney
  • Konkretisasi Pendidikan Plus dan Kurikulum Berbasis Cinta, SMAK Santa Filomena Mena Siapkan 76 Bedeng untuk Tanam Lombok
  • Pancasila sebagai Dasar Etika Cinta bagi Kurikulum Berbasis Cinta
  • Sosialisasi BKSN di Dekenat Mena, Peserta Diajak Mengenal Yesus sebagai Guru yang Penuh Kuasa
  • Iman Lahir dari Pendengaran, Tatapan Ekaristis Meneguhkannya
  • Tutup Jumpa Orang Muda se-Nusra, Ketua Komkep KWI Ajak OMK Jangan Kehilangan Arah
Facebook Instagram
  • Home
  • KEUSKUPAN
  • PUSPAS
  • DEKENAT
  • PAROKI
  • RENUNGAN
  • PENGUMUMAN
  • DOKUMEN GEREJA
Login
Keuskupanatambua.orgKeuskupanatambua.org
Home»Renungan Harian»Engkau adalah Mesias dari Allah
Renungan Harian

Engkau adalah Mesias dari Allah

Komsos Keuskupan AtambuaBy Komsos Keuskupan AtambuaSeptember 24, 2021No Comments65 Views
Facebook WhatsApp Twitter Telegram Pinterest LinkedIn Reddit Email
Share
Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email


Bacaan I: Hag 2:1b-10
Mazmur Tanggapan: Mzm 43:1.2.3.4
Bait Pengantar Injil: Mrk 10:45
Bacaan Injil: Luk 9:19-22

Bacaan Injil hari ini mengungkapkan pengakuan Petrus tentang siapa Yesus sesungguhnya. Dia adalah Mesias yang datang dari Allah. Dan apa yang diungkapkannya adalah benar adanya! Yesus memang seorang Mesias yang datang untuk membawa pembebasan bagi umat manusia.

Namun, konsep Petrus tentang mesias berbeda dengan konsep Yesus. Petrus memiliki pandangan bahwa Mesias adalah raja dengan segala keagungan dan kekuasaan. Mesias adalah seorang yang datang penuh dengan kemegahan. Mesias adalah seorang yang berbahagia karena dilayani! Dan secara politis, mesias adalah dia yang datang untuk membebaskan mereka dari penjajahan dan menjadikan bangsa mereka merdeka.

Konsep Petrus ini dilatarbelakangi oleh konsep mesias orang-orang Yahudi pada waktu itu. Kata Mesias sendiri berasal dari bahasa Ibrani “mashiah” berarti “Yang Diurapi”. Hal ini berakar dari pemahaman orang-orang Yahudi akan datangnya seorang tokoh di masa depan yang datang dari Allah untuk membawa keselamatan bagi bangsa Yahudi kala itu.

Sementara Yesus memberikan gambaran tentang Mesias dengan paradigma yang berbeda. Bagi Yesus, Mesias adalah Dia yang harus menanggung segala penderitaan. Mesias adalah Dia yang akan ditolak dan disingkirkan. Mesias adalah Dia yang akan ditangkap dan dibunuh. Dan diri-Nya sebagai Mesias akan mengalami penderitaan, penganiayaan, dan dibunuh!

“Anak Manusia harus menanggung banyak penderitaan dan ditolak oleh tua-tua, imam-imam kepala dan ahli-ahli Taurat, lalu dibunuh dan dibangkitkan pada hari ketiga.” (Luk 9:22).

Tentu gambaran Mesias versi Yesus ini membuat Petrus tidak nyaman. Di Injil lain Petrus digambarkan seakan merajuk dan membujuk Yesus agar tidak mengalami itu. Namun Yesus menegurnya dengan keras dan pedas: “Enyahlah Iblis, sebab engkau bukan memikirkan apa yang dipikirkan Allah, melainkan apa yang dipikirkan manusia.” (Mrk 8:33).

Injil hari ini mengajak kita untuk semakin mengenal secara personal siapa Yesus sesungguhnya. Kedekatan kita dengan-Nya akan semakin menjernihkan pengenalan kita terhadap Yesus.

Selain itu, Injil hari ini mengingatkan kita untuk menyadari konsekuensi kita sebagai para pengikut Kristus. Kemesiasan-Nya menyertakan salib, perjuangan dan pengorbanan. Setiap pengikut-Nya pun harus siap memikul salib dan bahkan siap mempertaruhkan nyawa. Dengan kata lain, mengikuti Yesus tak berarti menerima ‘tiket gratis’ namun membutuhkan komitmen, kesetiaaan dan siap berjuang serta berkorban. Inilah militansi seorang pengikut Kristus. Menjadi pengikut Kristus berarti rela untuk memikul salib.

Semoga kita semakin setia dan tekun dalam menjalin kesatuan dengan Kristus. Kita semakin mengenal Yesus secara pribadi. Dan kita belajar untuk berkurban!

Tuhan memberkati dan Ave Maria!
Romo Frans Katino, Pr
**Renungan ini dapat dibaca juga dalam blog berikut : https://myoasissabda.blogspot.com/2021/09/engkau-adalah-mesias-dari-allah.html?m=1
***Editor : Okto Klau

Share. Facebook WhatsApp Twitter Telegram Pinterest LinkedIn Tumblr Email

BERITA TERKAIT

Ego Sum Via Veritas Vita : Akulah Jalan, Kebenaran dan Hidup

May 16, 2025

Berilah Dengan Cuma-Cuma

December 7, 2024

Dalam Penderitaan, Ada Harapan Baru

November 28, 2024

Relakah Untuk Memberi?

November 25, 2024

Jangan Pernah Ragu

November 23, 2024

Mengusir Kepentingan Dunia

November 22, 2024

Comments are closed.

BERITA TERBARU

Kecerdasan Manusiawi dan Kecerdasan Buatan menurut Ensiklik Magnifica Humanitas oleh Paus Leo XIV

August 25, 2026

Ribuan Umat Paroki Seon Sambut Kedatangan Sr. Maria Alfonsa SJMJ dalam Rangka Misa Syukur Kaul Kekal

August 8, 2026

Temu Persaudaraan se-Dekenat Malaka, Deken Malaka Ajak para Imam Teladani Hati Santo Yohanes Maria Vianney

August 5, 2026

Konkretisasi Pendidikan Plus dan Kurikulum Berbasis Cinta, SMAK Santa Filomena Mena Siapkan 76 Bedeng untuk Tanam Lombok

August 4, 2026

Pancasila sebagai Dasar Etika Cinta bagi Kurikulum Berbasis Cinta

August 1, 2026

Sosialisasi BKSN di Dekenat Mena, Peserta Diajak Mengenal Yesus sebagai Guru yang Penuh Kuasa

July 25, 2026
KALENDER LITURGI

Tentang Kami
Tentang Kami

Keuskupanatambua.org merupakan website resmi Keuskupan Atambua yang menyajikan update informasi seputar Keuskupan Atambua dan paroki-paroki di wilayah keuskupan tersebut.

Alamat

Alamat:
Jl. Nela Raya No. 17, Lalian Tolu, Atambua 85702, Timor – Nusa Tenggara Timur.

Media Sosial
  • Facebook
  • Instagram
  • YouTube
  • TikTok
© 2026 Keuskupanatambua.org. Designed by Tim Keuskupan Atambua.

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.

Sign In or Register

Welcome Back!

Login to your account below.

Lost password?