
Kata-kata akan semakin berwibawa, jika diucapkan oleh pribadi yang berwibawa.
Allah menciptakan alam semesta dengan berkata. Tuhan Yesus mengadakan mukjizat dengan kata-kata. Dengan demikian, kata-kata bukan saja sebagai ungkapan gagasan seseorang atau semacam slogan, tetapi kata-kata itu mengungkapkan kuasa dan kekayaan batin.
Setiap hari kita berkata-kata. Namun pertanyaan ialah apakah kata-kata kita itu meneguhkan dan bukan mematikan, memuji dan bukan mencela?
Lebih dari itu, kita perlu menyadari bahwa kata-kata dapat memiliki kuasa dan wibawa, manakala kata-kata itu keluar dari iman yang sungguh kepada Tuhan.
Hari ini kita diajak untuk menjaga pikiran dan perkataan kita. Dari mulut kita akan keluar pujian dan peneguhan kepada setiap orang yang kita jumpai.
Ya Tuhan, tuntunlah kami untuk mampu berkata-kata dengan baik dalam terang kasih-Mu. Amin.
Selamat pagi dan selamat hari baru. Dalam Yesus kita bersaudara. Tuhan memberkati.
Salam Kasih dan Doa,
Romo Eman Kiik Mau, Pr
Trending
- Kecerdasan Manusiawi dan Kecerdasan Buatan menurut Ensiklik Magnifica Humanitas oleh Paus Leo XIV
- Ribuan Umat Paroki Seon Sambut Kedatangan Sr. Maria Alfonsa SJMJ dalam Rangka Misa Syukur Kaul Kekal
- Temu Persaudaraan se-Dekenat Malaka, Deken Malaka Ajak para Imam Teladani Hati Santo Yohanes Maria Vianney
- Konkretisasi Pendidikan Plus dan Kurikulum Berbasis Cinta, SMAK Santa Filomena Mena Siapkan 76 Bedeng untuk Tanam Lombok
- Pancasila sebagai Dasar Etika Cinta bagi Kurikulum Berbasis Cinta
- Sosialisasi BKSN di Dekenat Mena, Peserta Diajak Mengenal Yesus sebagai Guru yang Penuh Kuasa
- Iman Lahir dari Pendengaran, Tatapan Ekaristis Meneguhkannya
- Tutup Jumpa Orang Muda se-Nusra, Ketua Komkep KWI Ajak OMK Jangan Kehilangan Arah
