Talenta yang tak ternilai
Bacaan Injil Lukas hari ini kembali mengajak kita untuk merenungkan bagaimana kesetiaan dan tanggung jawab kita dalam menjalankan tugas perutusan yang telah dipercayakan Tuhan kepada kita.
Bacaan Injil Lukas hari ini bicara tentang talenta. Talenta merupakan anugerah Tuhan yang dipercayakan kepada kita untuk dikembangkan. Uang mina juga merupakan anugerah yang dipercayakan kepada kita. Dalam konteks bacaan hari ini jelas meminta untuk dilipatgandakan melalui usaha dagang.
Konteks Injil Lukas hari ini bukan bicara tentang memperdagangkan atau komersialisasi talenta atau anugerah, namun ingin menunjukkan tanggung jawab yang lebih berat. Tuhan menuntut dan mengutus setiap kita untuk mengembangkan talenta dan anugerah ini supaya berbuah berlipat ganda.
Tuhan itu adil dan murah hati. Ia menganugerahkan segala sesuatu kepada kita sesuai dengan takarannya. Ada yang besar, ada yang kecil. Ada yang banyak, ada yang sedikit.
Kita tidak boleh iri, dengki, cemburu atas kebaikan Tuhan itu. Kita terima kasih karunia-Nya dengan penuh syukur. Kita kembangkan agar berlipat ganda dan kita bagikan kepada sesama sebagai persembahan kepada Tuhan. Inilah wujud syukur kita atas karunia Tuhan.
Refleksi bagi kita, apakah kita sudah setia dan sungguh bertanggung jawab mengembangkan talenta dan anugerah yang Tuhan berikan? Apakah kita sudah menghasilkan buah berlipat ganda dalam wujud tindakan nyata pada sesama?
Ya Tuhan, tuntunlah kami untuk setia dan tanggung jawab dalam tugas perutusan yang Dikau percayakan kepada kami di tengah dunia ini. Amin.
Selamat pagi dan selamat hari baru. Dalam Yesus, kita bersaudara. Tuhan memberkati. Amin.
Salam Kasih dan Doa
Romo Eman Kiik Mau Pr
Trending
- Kecerdasan Manusiawi dan Kecerdasan Buatan menurut Ensiklik Magnifica Humanitas oleh Paus Leo XIV
- Ribuan Umat Paroki Seon Sambut Kedatangan Sr. Maria Alfonsa SJMJ dalam Rangka Misa Syukur Kaul Kekal
- Temu Persaudaraan se-Dekenat Malaka, Deken Malaka Ajak para Imam Teladani Hati Santo Yohanes Maria Vianney
- Konkretisasi Pendidikan Plus dan Kurikulum Berbasis Cinta, SMAK Santa Filomena Mena Siapkan 76 Bedeng untuk Tanam Lombok
- Pancasila sebagai Dasar Etika Cinta bagi Kurikulum Berbasis Cinta
- Sosialisasi BKSN di Dekenat Mena, Peserta Diajak Mengenal Yesus sebagai Guru yang Penuh Kuasa
- Iman Lahir dari Pendengaran, Tatapan Ekaristis Meneguhkannya
- Tutup Jumpa Orang Muda se-Nusra, Ketua Komkep KWI Ajak OMK Jangan Kehilangan Arah
