
Santa Agatha, Sang Pelindung Penderita Kanker Payudara. Gambar via pirhal.com
Markus 6:31:”Lalu Ia berkata kepada mereka: “Marilah ke tempat yang sunyi, supaya kita sendirian, dan beristirahatlah seketika!” Sebab memang begitu banyaknya orang yang datang dan yang pergi, sehingga makan pun mereka tidak sempat.”
Setiap hari kita menjalankan banyak tugas yang penting. Tidak ada yang tidak penting tapi yang penting jangan sampai kita menjadi orang yang super sibuk sampai lupa diri. Perlu belajar dari alat yang kita gunakan setiap hari.
Parang yang banyak kali digunakan akan makin tumpul karena itu harus diasa agar tajam kembali dan mudah digunakan. Hp yang digunakan harus dicas agar bisa dipakai lagi.
Demikian kita yang terus melayani pada waktunya akan mengalami juga penyusutan semangat maka butuh pembaharuan.
Tuhan Yesus setelah melayani harus menyendiri untuk berdoa agar Ia semakin dengan semangat baru melayani orang. Tapi kita baca ternyata setelah berada di tempat berdoa banyak orang sudah menanti-Nya maka Ia siap melayani.
Sadarkah kita bahwa dalam aneka kesibukan melayani di rumah, di kantor, di kebun, di rumah sakit pada waktunya kita kita butuh saat teduh untuk berdoa? Ataukah kita melupakannya akhirnya pelayanan kita pun menurun mutunya?
Kita berdoa:” Tuhan Yesus ajarlah aku untuk tahu berdoa karena di situlah aku mendapat kekuatan untuk melayani dengan sepenuh hati. Santa Agatha doakan kami agar kami dapat berubah menjadi orang baik. Amin.”
Salam dan doa,
P.Vincentius Wun, SVD
